Produksi Beras Naik, Tapi Panen Padi April 2026 Turun 15 Persen
Ilustrasi panen, panen padi. (PIXABAY/CHULMIN1700)
13:44
2 Juni 2026

Produksi Beras Naik, Tapi Panen Padi April 2026 Turun 15 Persen

- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi beras nasional selama Januari-April 2026 mencapai 14,03 juta ton.

Angka tersebut naik tipis 0,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini mengatakan, kenaikan produksi beras sejalan dengan peningkatan produksi padi yang mencapai 24,36 juta ton gabah kering giling (GKG) atau tumbuh 0,12 persen secara tahunan.

Baca juga: Benih Padi Hasil Mutasi Iradiasi Nuklir BRIN Siap Diproduksi Industri

Ilustrasi panen padiPixabay/sarangib Ilustrasi panen padi

"Realisasi luas panen padi pada April 2026 tercatat 1,40 juta hektar atau turun 15,47 persen dibanding April 2025," kata Pudji dalam konferensi pers, Selasa (2/6/2026).

Meski secara kumulatif meningkat, kinerja produksi pada April 2026 justru menunjukkan penurunan dibandingkan April tahun lalu.

Penurunan luas panen tersebut berdampak pada turunnya produksi padi April 2026 menjadi 7,63 juta ton GKG dari 9,09 juta ton GKG pada April 2025.

Dengan kondisi tersebut, produksi beras April 2026 tercatat sekitar 4,40 juta ton atau turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: Kementan Kebut Tanam Padi Serentak di 38 Kabupaten Se-Jatim

Namun secara kumulatif selama empat bulan pertama tahun ini, luas panen padi mencapai 4,51 juta hektar atau meningkat 0,43 persen dibanding Januari-April 2025.

BPS juga memperkirakan produksi padi dalam tiga bulan ke depan masih menghadapi tekanan.

Potensi luas panen padi pada Mei-Juli 2026 diperkirakan mencapai 2,69 juta hektar atau turun 0,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ilustrasi beras. freepik.com Ilustrasi beras.

Sementara itu, potensi produksi padi pada periode tersebut diperkirakan sebesar 13,75 juta ton GKG atau turun 1,14 persen.

Baca juga: Pendampingan Usaha Bikin Petani Naik Kelas, dari Gagal Panen Jadi Cuan Rp 90 Juta Setahun

Adapun potensi produksi beras diperkirakan mencapai 7,92 juta ton, turun 1,16 persen.

Selain padi, BPS juga melaporkan perkembangan produksi jagung nasional.

Pada April 2026, luas panen jagung mencapai 0,24 juta hektar atau meningkat 4,90 persen dibandingkan April tahun lalu.

Peningkatan luas panen mendorong produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) menjadi 1,38 juta ton atau naik 8,15 persen secara tahunan.

Baca juga: Gudang Penuh, Bulog Tambah Sewa 1 Juta Ton untuk Tampung Panen

Secara kumulatif, produksi jagung sepanjang Januari-April 2026 mencapai 6,02 juta ton.

Meski naik, peningkatannya sangat tipis, yakni hanya 0,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk periode Mei-Juli 2026, BPS memperkirakan luas panen jagung mencapai 0,65 juta hektar atau turun 4,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan itu, produksi jagung pada periode tersebut diperkirakan turun 7,02 persen menjadi 3,74 juta ton.

Tag:  #produksi #beras #naik #tapi #panen #padi #april #2026 #turun #persen

KOMENTAR