IHSG Dibuka Menguat 1,42 Persen, Bursa Asia Kompak Reli
– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (12/6/2026), sejalan dengan reli yang terjadi di mayoritas bursa saham Asia.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 5.960,41 dan langsung bergerak naik hingga menyentuh 5.994,98.
Hingga awal sesi perdagangan, indeks berada di level 5.969,54 atau menguat 83,51 poin (1,42 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya di 5.886,03.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak dalam rentang 5.952,85 hingga 5.994,98. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 3,701 triliun dengan volume perdagangan 5,788 miliar saham.
Baca juga: IHSG Dibuka Peluang Rebound, Ini Strategi yang Disarankan untuk Investor Ritel
Sebanyak 515 saham menguat, 125 saham melemah, dan 319 saham bergerak stagnan. Frekuensi transaksi tercatat mencapai 403.000 kali.
Penguatan juga terjadi pada sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 naik 1,44 persen ke level 595,29, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 2,54 persen ke 356,04, ISSI naik 1,73 persen ke 204,51, IDX30 bertambah 1,41 persen ke 339,12, dan JII70 menguat 2,10 persen ke level 138,85.
Bursa Asia Melanjutkan Reli
Sentimen positif di pasar saham domestik sejalan dengan penguatan bursa Asia yang melanjutkan reli pada perdagangan Jumat.
Indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan dengan melonjak 7,63 persen ke level 8.356,16.
Selanjutnya, indeks Nikkei 225 Jepang naik 3,69 persen ke 66.586,94, S&P/ASX 200 Australia menguat 1,96 persen ke 8.802,40, Hang Seng Hong Kong naik 1,59 persen ke 24.635,77, dan SSE Composite China bertambah 1,38 persen ke 4.042,12.
Baca juga: Asing Net Sell Rp 78,33 Triliun, Analis Sarankan Investor Ritel Akumulasi Saham Selektif
Penguatan pasar saham Asia didorong meningkatnya optimisme investor terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Presiden AS, Donald Trump pada Kamis (11/6/2026) menyatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran berpotensi ditandatangani paling cepat akhir pekan ini.
Menurut Trump, negosiasi telah mencapai tahap tertinggi dan mendapat dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.
Harapan tercapainya perdamaian turut menekan harga minyak dunia ke level terendah dalam dua bulan terakhir.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 1,9 persen ke 86,08 dollar AS per barel, sementara minyak Brent melemah 1,5 persen ke 89,08 dollar AS per barel.
Penurunan harga energi dan meredanya kekhawatiran inflasi mendorong minat investor kembali ke aset berisiko, termasuk pasar saham, sehingga menopang penguatan bursa di kawasan Asia pada perdagangan hari ini.
Tag: #ihsg #dibuka #menguat #persen #bursa #asia #kompak #reli