Anak Meisya Siregar Alami ITP, Kenali Ciri-Ciri dan Gejalanya pada Anak
Memar yang muncul tiba-tiba tanpa sebab pada anak bisa menjadi tanda gangguan serius, bukan sekadar benturan biasa.
Kondisi ini terlihat pada anak Meisya Siregar, yang mengalami memar di tubuhnya secara mendadak meski tetap aktif dan tidak menunjukkan tanda sakit.
Dalam unggahan Instagram pribadinya @meisya__siregar pada Minggu (12/4/2026), Meisya menceritakan perubahan kondisi anaknya yang sebelumnya sehat.
“Ditemukan memar di lutut dan hari kedua muncul di seluruh badan lebih banyak lagi memarnya, tanpa demam, tanpa perubahan perilaku,” tulis Meisya.
Kondisi tersebut kemudian diketahui berkaitan dengan ITP atau immune thrombocytopenia, gangguan autoimun yang menyerang trombosit.
Baca juga: Anak Meisya Siregar Alami ITP, Ini Penyakit Langka yang Bikin Tubuh Mudah Memar
Memar tanpa sebab dan bintik merah di kulit
Melansir Cleveland Clinic (24/8/2023), ciri paling sering dari ITP adalah munculnya memar tanpa benturan yang jelas dan jumlahnya bisa bertambah dalam waktu singkat.
Memar ini terjadi karena trombosit dalam darah menurun, sehingga tubuh kesulitan menghentikan perdarahan kecil di bawah kulit.
Selain memar, tanda lain yang sering muncul adalah bintik merah kecil di kulit yang disebut petechiae, yang biasanya terlihat seperti ruam tetapi sebenarnya merupakan perdarahan kecil.
Jika memar dan bintik merah muncul bersamaan atau semakin banyak, kondisi ini perlu segera diperiksa karena bisa menjadi tanda gangguan pada trombosit.
Baca juga: Anak Meisya Siregar Tiba-tiba Memar Tanpa Sebab, Ini Penjelasan Medisnya
Perdarahan ringan seperti mimisan dan gusi berdarah
Tangkapan layar unggahan Instagram Meisya Siregar @meisya__siregar. Memar tiba-tiba tanpa benturan bisa jadi tanda penyakit serius seperti yang dialami anak Meisya Siregar.
ITP juga dapat menyebabkan perdarahan ringan yang terjadi tanpa pemicu jelas, seperti mimisan atau gusi berdarah. Perdarahan ini biasanya lebih sering terjadi atau lebih lama berhenti dibanding kondisi normal.
Mengutip National Library of Medicine (5/5/2024), hal ini disebabkan oleh terganggunya proses pembekuan darah akibat jumlah trombosit yang rendah.
Dalam beberapa kasus, perdarahan juga bisa muncul di bagian lain, seperti darah pada urine atau tinja, meski kondisi ini lebih jarang terjadi.
Baca juga: 3 Hal yang Terjadi jika Kuku Memar Tidak Segera Diobati
Anak tetap aktif, tetapi gejala terus muncul
Salah satu hal yang membuat ITP sulit dikenali adalah anak tetap terlihat aktif dan tidak tampak sakit.
Seperti yang dialami anak Meisya, gejala muncul tanpa disertai demam atau perubahan perilaku.
“Tanpa demam, tanpa perubahan perilaku, tanpa sakit,” tulisnya.
Kondisi ini sering membuat orangtua mengira tidak ada masalah serius, padahal tubuh sedang mengalami gangguan pada sistem darah.
Tanda lain dan kapan harus waspada
Selain memar dan perdarahan, sebagian anak juga bisa terlihat lebih mudah lelah dari biasanya.
Kombinasi beberapa gejala, seperti memar tanpa sebab, bintik merah, dan perdarahan ringan, perlu menjadi perhatian orangtua.
Jika gejala tersebut muncul bersamaan atau semakin sering, sebaiknya anak segera diperiksakan ke dokter.
Pemeriksaan darah diperlukan untuk memastikan jumlah trombosit dan menentukan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan ITP.
ITP pada anak sering bersifat sementara dan bisa membaik dalam beberapa minggu hingga bulan. Namun, kondisi ini tetap perlu dipantau untuk mencegah risiko perdarahan yang lebih serius.
Kasus anak Meisya Siregar menjadi pengingat bahwa perubahan kecil pada tubuh anak tidak boleh diabaikan.
Kesadaran orangtua dalam mengenali ciri-ciri awal menjadi kunci penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Baca juga: 6 Penyebab Payudara Memar dan Cara Mengatasinya
Tag: #anak #meisya #siregar #alami #kenali #ciri #ciri #gejalanya #pada #anak