Trump Ngamuk Perancis Blokir Pesawat AS ke Israel: Kami Akan Mengingatnya
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras kepada Perancis yang dianggap tidak membantu dalam perang melawan Iran.
Ia menuding Perancis tidak mengizinkan pesawat menuju Israel—yang membawa perlengkapan militer—melintasi wilayah udaranya.
Melalui unggahan di Truth Social pada Selasa (31/3/2026), ia menyampaikan kekecewaannya secara terbuka.
Baca juga: Berbalik Arah, Uni Emirat Arab Siap Ikut AS Lawan Iran demi Buka Selat Hormuz
“Negara Perancis tidak mengizinkan pesawat yang menuju Israel, yang membawa perlengkapan militer, terbang di atas wilayah Perancis,” tulis Trump, dikutip dari The Hill.
Ia juga menambahkan, “Perancis SANGAT TIDAK MEMBANTU terkait ‘Penjagal Iran,’ yang telah berhasil dieliminasi!”
Trump bahkan memperingatkan bahwa sikap tersebut akan diingat oleh Washington.
“Amerika Serikat akan mengingatnya!!!” tulisnya.
Menurut sumber yang dikutip Reuters, penolakan tersebut terjadi pada akhir pekan lalu dan menjadi pertama kalinya Perancis menolak akses wilayah udara sejak dimulainya Perang Iran.
Sekutu AS lain menolak bantu
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan ketidaksetujuan atas serangan AS dan Israel ke Iran.
Penolakan terhadap permintaan militer AS tidak hanya datang dari Perancis. Italia dilaporkan tidak mengizinkan pesawat perang AS mendarat di pangkalan di Sisilia.
Sementara itu, Spanyol menutup wilayah udaranya untuk pesawat militer AS yang terkait operasi di Iran.
Menteri Pertahanan Spanyol Margarita Robles menegaskan sikap negaranya sejak awal konflik.
“Hal ini telah dijelaskan kepada militer Amerika dan pasukannya sejak awal. Oleh karena itu, pangkalan tidak diizinkan, dan tentu saja penggunaan wilayah udara Spanyol juga tidak diizinkan untuk tindakan apa pun terkait perang di Iran,” ujarnya kepada wartawan.
Trump juga menyindir sekutu lainnya, termasuk Inggris. Ia menyinggung negara-negara yang terdampak krisis energi akibat situasi di Selat Hormuz namun tidak terlibat dalam operasi militer.
“Semua negara yang tidak bisa mendapatkan bahan bakar jet karena Selat Hormuz, seperti Inggris, yang menolak terlibat dalam ‘pemenggalan’ Iran, saya punya saran: pertama, beli dari AS, kami punya banyak, dan kedua, bangun sedikit keberanian yang tertunda, pergi ke selat itu, dan ambil sendiri,” kata Trump.
Baca juga: Trump Akan Tinggalkan Perang Iran meski Tanpa Kesepakatan, Abaikan Masalah Selat Hormuz
Ia menambahkan dengan nada keras, “Kalian harus mulai belajar berjuang untuk diri sendiri, Amerika Serikat tidak akan lagi ada untuk membantu kalian, seperti kalian yang tidak ada untuk kami.”
Respons Perancis
Pemerintah Perancis merespons kritik Trump dengan menyatakan keterkejutan atas pernyataan tersebut.
Kantor Presiden Emmanuel Macron menegaskan bahwa posisi Perancis tidak pernah berubah sejak awal konflik Iran.
“Kami terkejut dengan unggahan ini. Perancis tidak mengubah posisinya sejak hari pertama (konflik) dan kami menegaskan kembali keputusan ini,” demikian pernyataan kantor Macron.
Militer Perancis sebelumnya, pada 5 Maret, telah menyatakan bahwa mereka tidak akan mengizinkan penggunaan pangkalan militer oleh pesawat AS jika terlibat dalam serangan terhadap Iran.
Namun, Perancis masih membuka kemungkinan izin sementara jika penerbangan tersebut bertujuan mendukung pertahanan sekutu di kawasan.
Baca juga: AS Sebut Akhir Perang Iran Sudah Terlihat, Sinyal Damai Sebentar Lagi?
Tag: #trump #ngamuk #perancis #blokir #pesawat #israel #kami #akan #mengingatnya