Klaim Tujuan Perang Hampir Tercapai, Trump Sebut Militer Iran Telah Lumpuh
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato mengenai energi di Port of Corpus Christi, Negara Bagian Texas, 27 Februari 2026.(AFP/MANDEL NGAN)
09:36
2 April 2026

Klaim Tujuan Perang Hampir Tercapai, Trump Sebut Militer Iran Telah Lumpuh

- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim bahwa misi militer AS di Iran sudah mendekati garis finis. 

Dalam pidato nasional yang disiarkan langsung pada Rabu (1/4/2026) malam, Trump menyatakan bahwa target-target strategis utama dalam konflik yang telah memasuki minggu kelima ini hampir sepenuhnya tuntas.

Trump merinci bahwa operasi gabungan yang dilancarkan sejak akhir Februari telah berhasil menghancurkan aset vital Teheran, mulai dari kekuatan udara hingga program strategis Iran.

"Malam ini, saya dengan senang hati menyampaikan bahwa tujuan-tujuan strategis inti ini hampir selesai," katanya, dikutip dari Reuters.

"Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," sambungnya.

Baca juga: Bela Serangan ke Iran, Trump: Ini Investasi Sejati untuk Masa Depan Anak

Serangan lebih keras dalam 2-3 minggu

Meski mengeklaim kemenangan sudah di depan mata, Trump menegaskan bahwa serangan AS ke Iran tidak akan berhenti. 

Bahkan, dalam dua hingga pekan ke dapan, militer AS akan menyerang Iran lebih keras.

"Kita akan menyelesaikan pekerjaan ini dan kita akan menyelesaikannya dengan sangat cepat. Kita sudah sangat dekat," tambahnya. 

Trump dan para penasihatnya telah memberikan penjelasan dan kronologi yang berubah-ubah untuk konflik yang kini memasuki minggu kelima. 

Beberapa sekutu mendesak Trump untuk meredakan kekhawatiran yang semakin meningkat di kalangan warga AS yang sebagian besar menentang konflik tersebut.

Baca juga: Trump Ancam Serang Keras Iran, Bawa Teheran ke Zaman Batu

Sebut harga BBM di AS akan turun

Presiden secara singkat menanggapi kekhawatiran warga mengenai pasokan minyak, dengan mengatakan bahwa harga akan kembali turun. 

Dia secara khusus tidak menetapkan jangka waktu untuk mengakhiri perang, dan mengatakan AS akan mulai menyerang target energi dan minyak jika dianggap perlu.

"Banyak warga Amerika prihatin melihat kenaikan harga bensin baru-baru ini di dalam negeri," jelas dia. 

"Kenaikan jangka pendek ini sepenuhnya merupakan akibat dari serangan teror gila-gilaan rezim Iran terhadap kapal tanker minyak komersial negara-negara tetangga yang tidak ada hubungannya dengan konflik tersebut," lanjutnya.

Baca juga: Sebut Perang Akan Usai, AS Malah Tambah Pesawat Serang ke Timur Tengah

Desak sekutu lebih berani

Presiden AS. Trump Akui Ingin Mengambil Minyak Iran, Akankah Bernasib Seperti Venezuela?AFP/JIM WATSON Presiden AS. Trump Akui Ingin Mengambil Minyak Iran, Akankah Bernasib Seperti Venezuela?

Dalam pidato itu, Trump juga mendesak sekutu AS untuk memiliki keberanian dalam merebut kembali kendali atas Selat Hormuz.

“Pergilah ke selat itu dan rebut saja, lindungi, gunakan untuk kepentingan kalian sendiri. Bagian tersulit sudah selesai, jadi seharusnya mudah,” tuturnya.

Pernyataan Trump merupakan pertanda terbaru bahwa ia berencana mengakhiri perang di Iran tanpa merebut kembali kendali atas selat tersebut.

Pada saat yang sama, ia bersikeras bahwa jalur pelayaran akan terbuka dengan sendirinya setelah perang.

Kendati demikian,  Iran berulang kali bersumpah untuk mempertahankan penutupan total atas jalur air yang bertanggung jawab atas perdagangan sekitar 20 persen minyak dunia itu.

Tag:  #klaim #tujuan #perang #hampir #tercapai #trump #sebut #militer #iran #telah #lumpuh

KOMENTAR