Akhiri Perang dalam 3 Minggu, Tanda Serangan Darat AS ke Iran Kian Nyata
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). Trump Ungkap Perang Melawan Iran Bakal berlangsung 3-4 Minggu hingga Lebih Lama(WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE)
12:54
2 April 2026

Akhiri Perang dalam 3 Minggu, Tanda Serangan Darat AS ke Iran Kian Nyata

- Amerika Serikat beberapa kali dilaporkan sedang mematangkan persiapan untuk melancarkan serangan darat ke Iran.

Serangan darat ini disebut bakal menargetkan Pulau Kharg, tempat ekspor minyak utama Iran di Teluk. Bahkan, Presiden AS Donald Trump optimis dapat merebut pulau itu dengan sangat mudah.

"Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah," kata Trump ditanya tentang kondisi pertahanan Iran di pulau itu, dikutip dari AFP, Senin (30/3/2026).

Dengan dua hingga tiga pekan tenggat waktu untuk mengakhiri perang seperti yang telah ditetapkannya, tanda-tanda AS rencanakan serangan darat ke Iran pun kian nyata.

Apalagi, Trump telah menyatakan bakal menyerang Iran dengan sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Baca juga: Drone Arash-2 Iran Diklaim Hancurkan Pesawat AWACS dan Pesawat Tanker AS

Tanda-tanda AS kerah pasukan darat di Iran

Dikutip dari Newsweek, AS disebut terus membangun kehadirannya di Timur Tengah, dengan secara eksplisit mengerahkan aset yang membawa ribuan pasukan. 

AS diperkirakan telah memiliki 50.000 personel di wilayah tersebut, tetapi telah mempertimbangkan untuk mengirim 3.000 pasukan terjun payung dari Divisi Lintas Udara ke-82 untuk bergabung dengan 5.000 Marinir.

Pekan lalu, laporan menunjukkan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan pengerahan 10.000 pasukan darat tambahan ke Timur Tengah.

Baca juga: Klaim Tujuan Perang Hampir Tercapai, Trump Sebut Militer Iran Telah Lumpuh

Sementara, beberapa kritikus menuduh peningkatan kekuatan militer tersebut merupakan tanda jelas niat untuk menempatkan pasukan di Iran.

Namun, Partai Republik terus mengatakan bahwa peningkatan kekuatan militer tersebut terpisah dari rencana invasi atau operasi darat apa pun.

"Hak presiden untuk dapat menempatkan pasukan di daerah tersebut, tetapi pengerahan pasukan darat adalah cerita yang berbeda," kata Senator James Lankford dari Oklahoma.

"Saya tidak menyalahkan presiden karena mampu memberikan tekanan tambahan pada Iran dengan mengatakan, datanglah ke meja perundingan. Mari kita selesaikan ini," sambungnya.

Baca juga: Bela Serangan ke Iran, Trump: Ini Investasi Sejati untuk Masa Depan Anak

Pentagon dilaporkan kirim bunker prefabrikasi

Gedung Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, saat difoto di Washington DC pada 3 Maret 2022.AFP/JOSHUA ROBERTS Gedung Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon, saat difoto di Washington DC pada 3 Maret 2022.

Wall Street Journal pekan lalu melaporkan, salah satu operasi yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah adalah menggunakan pasukan untuk mengekstraksi sekitar 450 kilogram uranium dari Iran.

Akan tetapi, Trump khawatir hal ini akan menempatkan pasukan AS di negara tersebut selama berhari-hari dan meningkatnya bahaya bagi pasukan selama waktu itu.

Meski demikian, ia tetap terbuka terhadap gagasan tersebut karena membantu mencapai tujuan mencegah Iran membuat senjata nuklir.

Task & Purpose melaporkan pekan lalu bahwa Pentagon mengeluarkan permintaan kepada kontraktor swasta untuk perkiraan jangka waktu pengiriman tiga hari, 15 hari, dan 30 hari terkait bunker prefabrikasi.

Baca juga: Trump Ancam Serang Keras Iran, Bawa Teheran ke Zaman Batu

Bunker itu mampu menahan tingkat ancaman tertinggi, termasuk desain untuk melindungi personel dari ancaman ledakan dan fragmentasi. 

Bunker apa pun yang memenuhi standar tersebut akan dikirim ke Yordania.

Hal ini menyusul pernyataan dari para pemimpin pengadaan terkemuka Departemen Angkatan Udara yang disampaikan pada sebuah simposium bulan lalu, beberapa hari sebelum Operasi Epic Fury dimulai.

Saat itu, disebutkan bahwa proses pengadaan perlu dibentuk ulang untuk memenuhi tuntutan peperangan modern, termasuk pergeseran fokus pada hasil misi dan seberapa cepat kemampuan operasional yang dapat diberikan.

Tag:  #akhiri #perang #dalam #minggu #tanda #serangan #darat #iran #kian #nyata

KOMENTAR