Israel 2.073 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza: Serang RS Lagi, 4 Tewas
Asap membubung dari bangunan yang diserang Israel di kamp pengungsian Bureij di tengah Jalur Gaza, Palestina, Minggu (19/10/2025). Serangan terjadi ketika gencatan senjata Gaza berlaku.(AFP/EYAD BABA)
14:54
5 April 2026

Israel 2.073 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza: Serang RS Lagi, 4 Tewas

- Israel kembali melancarkan serangan terhadap sekelompok warga sipil di wilayah Palestina pada Minggu (5/4/2026).

Badan pertahanan sipil dan sebuah rumah sakit di Gaza melaporkan bahwa serangan tersebut menewaskan empat orang dan melukai beberapa lainnya.

"Serangan udara Israel sebelum fajar menewaskan empat orang dan melukai beberapa lainnya," lapor badan pertahanan sipil dilansir AFP, Minggu (5/4/2026).

Rumah Sakit Al Shifa Gaza mengkonfirmasi jumlah korban dan mengatakan, serangan tersebut dilakukan oleh drone Israel.

Baca juga: Sibuk Perang dengan Iran, Trump Tunda Perundingan untuk Akhiri Konflik Gaza


"Empat orang yang gugur dan lima orang yang terluka tiba di rumah sakit pagi ini setelah sebuah drone Israel menembakkan dua rudal ke sekelompok warga sipil," isi pernyataan rumah sakit.

Sebelumnya, kantor berita Palestina Wafa, pada Minggu (5/4/2026) memberitakan tiga warga Palestina tewas pada Minggu pagi setelah pesawat tempur Israel menargetkan kerumunan warga sipil di sebelah timur Kota Gaza.

Serangan udara tersebut menghantam sekelompok warga sipil di dekat Lapangan Al-Shawwa di bagian timur kota.

Kondisi ini menambah jumlah warga Palestina yang tewas sejak dimulainya gencatan senjata pada Oktober 2025 menjadi 720 orang, dengan total korban luka lebih dari 1.900 orang.

Baca juga: Seperti Apa Tugas TNI di Gaza sebagai Pasukan ISF?

Israel berulang kali langgar gencatan senjata

Warga Gaza berkumpul di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada 10 Oktober 2025. Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan, Israel mulai mundur dari beberapa bagian wilayah tersebut, terutama di Kota Gaza dan Khan Younis.AFP/EYAD BABA Warga Gaza berkumpul di Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada 10 Oktober 2025. Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan, Israel mulai mundur dari beberapa bagian wilayah tersebut, terutama di Kota Gaza dan Khan Younis.

Sejak deklarasi gencatan senjata di Jalur Gaza pada 10 Oktober 2025, Israel telah melanggar perjanjian dengan melakukan serangan hampir setiap harinya.

Dilansir Al Jazeera, Kamis (2/4/2026), Israel diketahui telah melanggar perjanjian gencatan senjata setidaknya 2.073 kali selama periode 10 Oktober 2025 hingga 18 Maret 2026, melalui kelanjutan serangan udara, artileri, dan penembakan langsung.

Baca juga: Korban Tewas di Gaza Capai 75.000 Jiwa, Lebih Tinggi dari Laporan Resmi

Kantor Media Pemerintah di Gaza melaporkan, Israel menembaki warga sipil sebanyak 750 kali dan menyerbu daerah pemukiman di luar "garis kuning" sebanyak 87 kali.

Mereka juga membom dan menembaki Gaza sebanyak 973 kali dan menghancurkan harta benda warga sebanyak 263 kali.

Ditambah fakta bahwa Israel juga menahan 50 warga Palestina dari Gaza, memblokir bantuan kemanusiaan yang vital, serta menghancurkan rumah serta infrastruktur.

Tag:  #israel #2073 #kali #langgar #gencatan #senjata #gaza #serang #lagi #tewas

KOMENTAR