Iran Sebut AS Gagal Selamatkan Kru Kedua F-15, 2 Hercules dan 2 Heli Hancur
Puing pesawat Hercules C-130 Amerika Serikat yang Iran klaim telah mereka hancurkan di Isfahan, Minggu (5/4/2026), dalam misi pencarian pilot F-15 AS.(X @ME_Observer_)
21:42
5 April 2026

Iran Sebut AS Gagal Selamatkan Kru Kedua F-15, 2 Hercules dan 2 Heli Hancur

- Militer Iran menyebut operasi Amerika Serikat (AS) untuk menyelamatkan pilot pesawat tempur F-15 yang jatuh "sepenuhnya digagalkan".

Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara komando pusat militer Iran Ebrahim Zolfaghari dalam video yang disiarkan televisi pemerintah, Minggu (5/4/2026).

Tayangan tersebut muncul setelah Presiden AS Donald Trump, pada hari yang sama, mengatakan bahwa kru F-15 kedua diselamatkan dalam operasi pencarian dengan "SELAMAT dan SEHAT".

"Operasi penyelamatan militer AS yang disebut-sebut, yang direncanakan sebagai misi penipuan dan pelarian di bandara yang ditinggalkan di selatan Isfahan dengan dalih menyelamatkan pilot pesawat yang jatuh, sepenuhnya digagalkan," kata Ebrahim dikutip dari AFP, Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Momen Genting di Balik Penyelamatan Kru F-15 AS, Sempat Ditembaki Iran


Ia mengatakan bahwa dua pesawat angkut militer Hercules C-130 dan dua helikopter Black Hawk hancur selama operasi tersebut.

Ebrahim juga menyindir pernyataan Trump dengan menganggapnya sebagai "retorika kosong dan pengalihan perhatian, meskipun kenyataan di lapangan menunjukkan posisi superior angkatan bersenjata Iran yang kuat."

Media Pemerintah Iran juga membagikan gambar puing-puing hangus yang tersebar di daerah gurun, dengan asap masih mengepul dari lokasi tersebut.

Dilaporkan juga bahwa serangan selama operasi penyelamatan lima orang tewas di barat daya, tetapi belum jelas apakah mereka warga sipil atau militer.

Baca juga: Cara AS Temukan Kru F-15 yang Hilang di Iran, Andalkan CIA dan Unit Khusus

Klaim terbaru Trump, sebut kru F-15 terluka parah

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa awak pesawat tempur F-15 yang diselamatkan di Iran mengalami luka serius.AFP/NATHAN HOWARD Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan bahwa awak pesawat tempur F-15 yang diselamatkan di Iran mengalami luka serius.

Sementara itu, Trump mengeluarkan pernyataan terbaru bahwa awak pesawat tempur F-15 yang diselamatkan di Iran terluka parah.

Melalui platform Truth Social, Trump menyebut bahwa anggota kru F-15 AS yang diselamatkan di pegunungan Iran mengalami luka serius.

“Kami telah menyelamatkan seorang awak/perwira F-15 yang terluka parah dan sangat berani, dari dalam pegunungan Iran,” tulis Trump di Truth Social, Minggu (5/4/2026).

Pernyataan tersebut berbeda dengan klaim awal Trump yang menyebut bahwa kru F-15 tersebut berhasil dievakuasi dengan “selamat dan sehat".

Baca juga: Jatuhnya Jet F-15 AS Tak Pengaruhi Negosiasi dengan Iran, Trump: Ini Perang

Menurut laporan AFP, Trump mengatakan pada Minggu (5/4/2026) pagi di Truth Social bahwa militer AS berhasil menyelamatkan kru F-15 kedua dengan kondisi selamat dan sehat.

"Militer AS berhasil melakukan salah satu Operasi Pencarian dan Penyelamatan paling berani dalam Sejarah AS, untuk salah satu Perwira Anggota Kru kami yang luar biasa, yang juga merupakan seorang Kolonel yang sangat dihormati, dan yang dengan senang hati saya beritahukan kepada Anda bahwa sekarang SELAMAT dan SEHAT!," tulis Trump, dikutip dari CBS News.

Disusul unggahan selanjutnya, Trump menggambarkan misi penyelamatan tersebut sebagai operasi keberanian yang luar biasa dari semua pihak.

Namun, baru-baru ini ia justru mengunggah pernyataan yang berbeda terkait kondisi kru pesawat tempur F-15 tersebut.

Baca juga: AS-Iran Balapan Cari Pilot F-15 yang Jatuh, Kenapa Harus Adu Cepat?

Sebelumnya, sebuah pesawat tempur yang diidentifikasi sebagai F-15E milik AS ditembak jatuh di Iran pada Jumat (3/4/2026).

Pesawat tersebut dikendarai oleh dua awak. Seorang pilot berhasil diselamatkan tak lama setelah kejadian di hari yang sama.

Sementara kru kedua, yang merupakan petugas sistem persenjataan, sempat hilang. Namun pada Minggu (5/4/2026), militer AS mengeklaim berhasil menyelamatkan kru kedua tersebut.

Tag:  #iran #sebut #gagal #selamatkan #kedua #hercules #heli #hancur

KOMENTAR