Anggota Parlemen Ajukan Pemakzulan Menhan AS karena Dukung Perang Iran
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (tengah) mendampingi Presiden AS Donald Trump berkunjung ke markas Pasukan Garda Nasional Udara Michigan pada 29 April 2025 di Pangkalan Garda Nasional Udara Selfridge, Michigan.(GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SCOTT OLSON via AFP)
14:30
7 April 2026

Anggota Parlemen Ajukan Pemakzulan Menhan AS karena Dukung Perang Iran

- Anggota Kongres Partai Demokrat, Yassamin Ansari, telah mengajukan pengaduan pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth.

Ansari diketahui merupakan keturunan Iran, dan terus mempertanyakan legalitas operasi militer AS terhadap Negeri Persia tersebut.

“Apa yang telah kita saksikan dari pemerintahan Trump selama akhir pekan ini benar-benar mengerikan dan memilukan,” kata Ansari dilansir Al Jazeera, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Pesawat Iran Dibombardir Israel, Bandara Teheran Jadi Sasaran


“Ancaman terhadap infrastruktur sipil Iran dan seluruh negara Iran adalah tidak nyata dan bersifat apokaliptik,” katanya.

Menurutnya, mengancam penduduk Iran dengan “pemusnahan” adalah kejahatan perang yang mengerikan.

Dia mengatakan, Hegseth adalah pendukung perang dan bertanggung jawab atas pengarahan aksi militer “gila", yang menurutnya telah menewaskan ribuan warga sipil serta beberapa personel militer AS.

Ansari menambahkan, Hegseth telah berulang kali melanggar konstitusi, termasuk mengabaikan Kongres dan sengaja menargetkan infrastruktur sipil.

Baca juga: Kesal Tak Dibantu NATO Perang Lawan Iran, Trump Ancam Caplok Greenland Lagi

AS ancam serang infrastruktur sipil Iran

Sebuah foto menunjukkan pemandangan umum fase 17-18 dari fasilitas ladang gas South Pars di kota pelabuhan Assaluyeh di selatan Iran, di tepi Teluk Persia, pada 19 November 2015.AFP/ATTA KENARE Sebuah foto menunjukkan pemandangan umum fase 17-18 dari fasilitas ladang gas South Pars di kota pelabuhan Assaluyeh di selatan Iran, di tepi Teluk Persia, pada 19 November 2015.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump melayangkan ancaman kepada Iran bahwa AS akan terus menyerang infrastruktur jika mereka tidak menyerah.

"Dan jika mereka tidak melakukannya, mereka tidak akan memiliki jembatan. Mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik. Mereka tidak akan memiliki apa pun," kata Trump dikutip dari BBC, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Trump Sesumbar Tak Butuh Minyak Timur Tengah, Dunia Diminta Urusi Selat Hormuz

Trump juga mengancam akan mengambil minyak Iran jika tidak mencapai kesepakatan, termasuk membuka Selat Hormuz.

"Jika saya bisa memilih, apa yang ingin saya lakukan? Mengambil minyak," katanya.

"Sayangnya, rakyat Amerika ingin melihat kita pulang. Jika itu terserah saya, saya akan mengambil minyaknya, saya akan menyimpan minyaknya (...) menghasilkan banyak uang dan saya juga akan mengurus rakyat Iran," tegas Trump.

Tag:  #anggota #parlemen #ajukan #pemakzulan #menhan #karena #dukung #perang #iran

KOMENTAR