Trump Asyik Nonton Pertandingan UFC Saat AS-Iran Negosiasi di Pakistan
Presiden AS Donald Trump menghadiri UFC 327 di Kaseya Center pada 11 April 2026 di Miami, Florida.(TASOS KATOPODIS/Getty Images via AFP)
10:54
12 April 2026

Trump Asyik Nonton Pertandingan UFC Saat AS-Iran Negosiasi di Pakistan

- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terpantau sedang asyik menyaksikan pertandingan UFC di Miami, AS, Sabtu (11/4/2026) waktu setempat.

Momen ini terjadi ketika utusan AS dan Iran menjalin pembicaraan di Islamabad, Pakistan untuk mencapai kesepakatan damai.

Dilansir CNN, Minggu (12/4/2026), Trump terlihat menghadiri acara tersebut bersama Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Dalam video yang beredar, Rubio terlihat berbisik kepada Trump dari tempat duduk di dekatnya.

Baca juga: Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal, Negosiasi Gagal Capai Kesepakatan


Keduanya tampak berbicara singkat sebelum Trump menoleh ke arah kerumunan di belakangnya dan mengepalkan tinjunya sambil tersenyum.

Trump sempat berbicara singkat kepada wartawan saat berangkat ke Miami. Ketika ditanya tentang perkembangan negosiasi di Pakistan.

Dia mengatakan bahwa "tidak ada bedanya bagi saya" apakah kesepakatan tercapai antara AS dan Iran.

Marco Rubio juga ditampilkan di layar besar pada acara UFC tersebut setelah Wakil Presiden JD Vance mengumumkan bahwa tidak ada kesepakatan yang tercapai dengan Iran.

Baca juga: Belum Ada Titik Temu, Negosiasi AS-Iran Lanjut ke Hari Kedua

Para reporter yang mendampingi Trump dan Rubio mengamati keduanya tersenyum dan menikmati jalannya pertandingan.

Trump memang cukup sering terlihat di acara UFC selama masa kepresidenannya, termasuk saat melakukan kampanye pada 2024.

Pada 2019, ia pernah menghadiri acara UFC 244. Kemudian pada 2024, ia menghadiri UFC 302 di bulan Juni dan UFC 309 pada bulan November.

Terakhir sebelum ini, Trump menghadiri UFC 316 dan Miami Fight Night pada tahun 2025.

Baca juga: Perundingan AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan, JD Vance Cabut dari Pakistan

Negosiasi AS-Iran gagal capai kesepakatan

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance saat berpidato di pertemuan tahunan National Catholic Prayer Breakfast di Washington DC, Jumat (28/2/2025).AFP/TING SHEN Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance saat berpidato di pertemuan tahunan National Catholic Prayer Breakfast di Washington DC, Jumat (28/2/2025).

Sebelumnya, Wakil Presiden JD Vance mengatakan, tidak ada kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang secara permanen setelah negosiasi di Islamabad, Pakistan.

“Kami telah melakukan ini selama 21 jam, dan kami telah mengadakan sejumlah diskusi substantif dengan pihak Iran. Itu kabar baiknya,” kata Vance dalam konferensi pers di Islamabad.

“Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan,” sambung dia.

Vance menilai, Iran tidak berkomitmen untuk meninggalkan senjata nuklir dalam negosiasi.

Baca juga: AS Curiga China Kirim Senjata ke Iran Saat Gencatan Senjata, Beijing Membantah

“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mendapatkan senjata nuklir, dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat-alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat memperoleh senjata nuklir,” tegas Vance.

Dia menuturkan, AS belum melihat keinginan Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang.

Sementara itu, kantor berita Iran Fars mengatakan bahwa jalan menuju kesepakatan bergantung pada perubahan "tuntutan yang tidak masuk akal" oleh AS.

Media itu menyebut, para ahli dari kedua belah pihak sedang berupaya menemukan titik temu dan mediator Pakistan sedang mencoba untuk menyelesaikan perbedaan pendapat.

Tag:  #trump #asyik #nonton #pertandingan #saat #iran #negosiasi #pakistan

KOMENTAR