Iran Setop Ekspor Bahan Baku Plastik dan Pupuk, Imbas Serangan Israel
Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.(AFP/GIUSEPPE CACACE)
17:24
16 April 2026

Iran Setop Ekspor Bahan Baku Plastik dan Pupuk, Imbas Serangan Israel

- Pemerintah Iran memutuskan untuk menghentikan seluruh aktivitas ekspor produk petrokimia guna memprioritaskan kebutuhan dalam negeri. 

Petrokimia merupakan produk dari minyak bumi yang dipakai sebagai bahan baku utama pembuatan berbagai barang sintetis sehari-hari, seperti plastik, karet sintetis, serat, deterjen, pupuk, dan pelarut

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan bahan baku setelah serangan Israel melumpuhkan sejumlah pusat produksi utama.

Baca juga: Israel Serang Pabrik Petrokimia Terbesar Iran, Klaim Tak Lagi Berfungsi

Surat kabar ekonomi Donya-e-Eqtesad, Kamis (16/4/2026), melaporkan bahwa instruksi penghentian ekspor tersebut dikeluarkan sejak Senin (13/4/2026).

Instruksi dikeluarkan oleh pejabat senior National Petrochemical Company yang mengawasi industri hilir. 

Pemerintah meminta seluruh perusahaan petrokimia untuk menangguhkan pengiriman ke luar negeri hingga batas waktu yang belum ditentukan, sebagaimana dilansir Reuters.

Baca juga: Tembus Blokade AS, Kapal-kapal Iran Gunakan Rute Rahasia di Selat Hormuz

Fokus pada stabilitas 

Larangan ekspor ini bertujuan utama untuk menstabilkan pasar domestik dan memastikan pasokan ke berbagai industri manufaktur tetap terjaga pasca-kerusakan infrastruktur akibat serangan baru-baru ini.

Meski harga komoditas petrokimia di pasar global sedang melonjak, otoritas Iran mengeklaim tetap mempertahankan harga di tingkat domestik pada level sebelum konflik. 

Pejabat setempat menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi mendukung keberlangsungan industri lokal serta melindungi konsumen dalam negeri.

Gangguan produksi ini merupakan imbas langsung dari serangan Israel dalam beberapa pekan terakhir yang menargetkan pusat petrokimia strategis di Asaluyeh dan Mahshahr. 

Baca juga: Giliran Menhan AS yang Hadapi Upaya Pemakzulan Imbas Perang Iran

Serangan tersebut dilaporkan menghantam perusahaan-perusahaan yang menyediakan bahan baku bagi pabrik-pabrik petrokimia, sehingga memicu hambatan operasional yang signifikan.

Kondisi ekonomi Iran kian terimpit setelah militer Amerika Serikat (AS) mulai memblokade lalu lintas pelayaran di pelabuhan-pelabuhan Iran pada minggu ini. 

Langkah Washington tersebut bertujuan untuk memangkas pendapatan ekspor Teheran guna memberikan tekanan politik, tepat di saat para diplomat kedua negara tengah mempertimbangkan putaran kedua pembicaraan damai.

Sebagai informasi, sektor petrokimia merupakan salah satu pilar ekonomi Iran. 

Berdasarkan data dari kantor berita Fars News, Iran rata-rata mengekspor sekitar 29 juta ton produk petrokimia per tahun dengan nilai mencapai 13 miliar dollar AS.

Baca juga: Iran Beri Tawaran ke AS, Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, asalkan...

Tag:  #iran #setop #ekspor #bahan #baku #plastik #pupuk #imbas #serangan #israel

KOMENTAR