Pilot Pesawat Tempur Ambil Foto dan Video di Udara, Kena Denda Rp 1 Miliar
Ilustrasi pesawat tempur. Pesawat tenpur F-15 milik Skadron Udara 1 AU AS.(1st Fighter Wing Public Affairs)
11:36
23 April 2026

Pilot Pesawat Tempur Ambil Foto dan Video di Udara, Kena Denda Rp 1 Miliar

- Seorang pilot pesawat tempur Korea Selatan (Korsel) diperintahkan untuk membayar ganti rugi sebesar 88 juta won (Rp 1 miliar) atas tabrakan di udara pada tahun 2021.

Peristiwa itu disebabkan upaya sang pilot untuk mengambil foto dan video saat terbang, menurut laporan resmi Badan Audit dan Inspeksi, Rabu (22/4/2026), dilansir AFP.

Pilot tersebut, yang identitasnya dirahasiakan, ingin merekam penerbangan terakhirnya sebelum dipindahkan tugas.

Saat terbang dengan kecepatan 578 kilometer per jam, ia meminta pilot pesawat kedua dan seorang rekannya untuk mengambil foto dirinya menggunakan ponsel mereka.

Baca juga: 3 Negara Hadang Pesawat Presiden Taiwan, Dipuji China


Dalam upaya mendapatkan gambar yang sempurna, ia membalikkan jetnya dan terbang mendekat ke pesawat lain, yang mengakibatkan kesalahan perhitungan sehingga stabilator kirinya—stabilizer horizontal pada ekor pesawat—bertabrakan dengan sayap pesawat lain.

Tidak ada korban jiwa, tetapi manuver yang “tidak diizinkan” tersebut menyebabkan kerugian sebesar 878 juta won (Rp 10 miliar).

Manuver yang tidak dikoordinasikan dengan pilot lain dalam formasinya, menyebabkan pesawat berputar hingga 137 derajat, dengan tujuan bagian atasnya dapat direkam dalam video.

Kementerian pertahanan awalnya memerintahkan pilot tersebut membayar seluruh jumlah kerugian yang disebabkan.

Baca juga: Pesawat Gagal Terbang karena Keberatan, 5 Penumpang Harus Turun

Ia kemudian mengajukan banding ke dewan, yang mengurangi tanggung jawabnya menjadi 10 persen dari total biaya perbaikan.

Dewan mempertimbangkan bahwa pilot lain sebelumnya telah melakukan perekaman video di udara, dan bahwa ia masih dapat mengendalikan penerbangan dengan aman dan kembali ke pangkalan tanpa menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

"Sejak ditugaskan pada tahun 2010, individu tersebut telah bertugas dalam jangka waktu yang lama sebagai pilot tempur, mengelola pesawat dengan aman," kata laporan itu.

Meskipun laporan tersebut tidak menyebutkan jenis pesawat yang terlibat, kantor berita Yonhap mengatakan itu adalah pesawat F-15K.

Baca juga: Ini Alasan Menag Nasaruddin Naik Pesawat Jet Pribadi ke Takalar

Angkatan Udara Korsel minta maaf

Angkatan Udara Korsel meminta maaf atas peristiwa tabrakan di udara pada 2021 yang melibatkan dua jet tempur, pada Kamis (23/4/2026).

Permintaan maaf disampaikan sehari setelah auditor mengatakan pilot mengambil foto dan merekam video selama penerbangan dan menganggap mereka bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada publik atas kekhawatiran yang disebabkan oleh kecelakaan yang terjadi pada tahun 2021," kata seorang juru bicara angkatan udara dalam sebuah konferensi pers, dikutip dari Reuters, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: Pesawat Tempur Supersonik Mirage Ukraina Jatuh, Pilot Selamat

Ia menambahkan bahwa salah satu pilot yang terlibat telah diskors dari tugas penerbangan, menerima tindakan disiplin yang berat, dan sejak itu telah meninggalkan militer.

Dewan audit menetapkan pilot pendamping sebagai pihak yang bertanggung jawab utama, tetapi juga mengkritik angkatan udara karena kontrol yang longgar terhadap pengambilan gambar dalam penerbangan pada saat itu.

Angkatan udara mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah untuk memperketat aturan keselamatan penerbangan dan mencegah terulangnya insiden tersebut.

Tag:  #pilot #pesawat #tempur #ambil #foto #video #udara #kena #denda #miliar

KOMENTAR