AS Batal Kirim Utusan ke Pakistan, Iran Langsung Aktifkan Pertahanan Udara
Ilustrasi bendera Pakistan, Iran, dan Amerika Serikat. Kapan perundingan AS dan Iran di Pakistan?(Chat GPT)
07:36
26 April 2026

AS Batal Kirim Utusan ke Pakistan, Iran Langsung Aktifkan Pertahanan Udara

- Kantor berita Mehr melaporkan, sistem pertahanan udara aktif di atas Kermanshah dan daerah pinggiran sekitarnya.

Menurut pihak berwenang, beberapa aktivitas tersebut terdengar jelas di berbagai bagian kota.

“Sumber lokal mengeklaim suara ini berasal dari pengujian sistem pertahanan, tetapi sumber resmi belum mengumumkan konfirmasi mengenai hal ini,” lapor media tersebut.

Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran atas pengaktifan sistem pertahanan udara tersebut.

Baca juga: Trump Tiba-tiba Batalkan Perjalanan Utusan AS ke Pakistan, Ada Apa?

AS batal kirim utusan ke Pakistan

Pengaktifan sistem pertahanan udara ini terjadi seiring nasib negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan yang belum jelas.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memerintahkan para utusannya agar tidak melakukan perjalanan ke Pakistan untuk pembicaraan damai dengan Iran, Sabtu (25/4/2026).

Trump menyampaikan pengumuman tersebut dalam panggilan telepon individual dengan para wartawan dan dan menuliskannya dalam sebuah unggahan di media sosial, tak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi meninggalkan Islamabad.

Baca juga: Trump Tak Puas dengan Tawaran Iran, Sebut Belum Cukup untuk Berdamai

Menantu Trump, Jared Kushner dan utusan khusus Steve Witkoff dijadwalkan berangkat ke Islamabad, ibu kota Pakistan, pada hari Sabtu untuk putaran kedua pembicaraan perdamaian dengan Iran.

"Saya baru saja membatalkan perjalanan perwakilan saya ke Islamabad, Pakistan, untuk bertemu dengan pihak Iran. Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan!" tulisnya di platform media sosial Truth, dikutip dari AFP, Minggu (26/4/2026).

"Selain itu, ada perselisihan internal dan kebingungan yang luar biasa di dalam 'kepemimpinan' mereka (Iran). Tidak ada yang tahu siapa yang bertanggung jawab, termasuk mereka sendiri," lanjutnya.

Baca juga: Militer AS Cegat Armada Bayangan Iran, Dipulangkan ke Teheran

Tak berarti mulai perang lagi

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.AFP/POOL/ALEX BRANDON Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menyampaikan pidato kenegaraan mengenai konflik Timur Tengah di Cross Hall, Gedung Putih, Washington DC, 1 April 2026.

Namun, Trump tetap membuka kemungkinan untuk negosiasi lebih lanjut. Iran hanya perlu menelepon jika ingin berbicara dengan AS.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa batalnya perjalanan utusan AS ke Pakistan bukan berarti AS akan memulai perang kembali.

"Tidak. Itu tidak berarti demikian. Kami belum memikirkannya," jelas dia.

Baca juga: Satu Langkah di Tanggal 25 April 2026 Menuju Islamabad Talks Jilid Dua

AS telah memperpanjang gencatan senjata dengan Iran yang mulai berlaku pada 8 April, tanpa batas waktu.

Berbicara pada Sabtu sore di landasan pacu bandara Palm Beach di Florida, Trump mengatakan, Iran semestinya memberi sebuah dokumen yang lebih baik.

"Yang menarik, segera setelah saya membatalkannya, dalam waktu 10 menit, kami mendapatkan dokumen baru yang jauh lebih baik," ujarnya.

Tag:  #batal #kirim #utusan #pakistan #iran #langsung #aktifkan #pertahanan #udara

KOMENTAR