Bukan karena Negosiasi, Ini Alasan Sebenarnya Trump Batalkan Project Freedom
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penghentian sementara atas pengawalan kapal-kapal komersial atau "Project Fredom" hanya sehari setelah diberlakukan.
Trump menegaskan, keputusan itu diambil dengan alasan "hampir mencapai kesepakatan dengan Iran."
Namun, laporan NBC News menyebut adanya alasan sebenarnya, yang berkaitan dengan Arab Saudi, di balik penundaan Project Freedom.
Baca juga: Trump Santai soal Baku Tembak AS-Iran di Selat Hormuz: Cuma Sentuhan Kasih Sayang
Saudi tolak bantu AS
NBC News melaporkan bahwa Trump mengejutkan sekutu-sekutunya di kawasan Teluk ketika mengumumkan “Project Freedom” melalui media sosial pada Minggu (3/5/2026) sore.
Ia bahkan disebut baru berbicara dengan para pemimpin Qatar setelah operasi sudah berjalan.
Sebagai respons, Arab Saudi dikabarkan memberi tahu AS bahwa mereka tidak mengizinkan pesawat militer Amerika beroperasi dari Pangkalan Udara Prince Sultan di tenggara Riyadh maupun melintas di wilayah udara Saudi untuk mendukung operasi tersebut.
Trump sempat melakukan percakapan telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Namun pembicaraan itu dilaporkan gagal mencapai solusi.
Situasi itu memaksa Trump menghentikan “Project Freedom” demi memulihkan akses militer AS ke wilayah udara penting di kawasan.
Seorang pejabat Saudi yang berbicara kepada NPR dengan syarat anonim mengatakan, kerajaan tidak dilibatkan sebelum operasi dimulai.
“Kami mengatakan kepada mereka bahwa kami bukan bagian dari ini dan mereka tidak bisa menggunakan wilayah dan pangkalan kami untuk ini,” kata pejabat tersebut.
Pejabat itu juga mengatakan, Saudi mengirim pesan kepada Iran bahwa kerajaan tidak akan terlibat dalam serangan AS yang berkaitan dengan upaya Trump membuka kembali Selat Hormuz.
Baca juga: 3 Kapal Perang AS Diserang Iran di Selat Hormuz, Rudal dan Drone Diluncurkan
Selain itu, Arab Saudi juga “sangat mendukung upaya diplomatik” Pakistan untuk menengahi kesepakatan antara Iran dan AS guna mengakhiri konflik.
Operasi hanya berjalan singkat
Helikopter Apache AH-64 terbang saat berpatroli di Selat Hormuz pada 17 April 2026, di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel, yang berujung blokade jalur air strategis tersebut.
Trump menghentikan “Project Freedom” pada Selasa (5/5/2026) waktu setempat.
Hanya dua kapal dagang berbendera Amerika yang diketahui melintasi jalur yang dikawal AS tersebut.
Militer AS juga mengatakan, telah menenggelamkan enam kapal kecil Iran yang dianggap mengancam kapal sipil di kawasan itu.
Sementara itu, negosiasi damai, yang diklaim Trump "hampir mencapai kesepakatan", tampak masih alot. Iran masih berusaha mempertahankan kemampuan nuklirnya, sedangkan AS menginginkan sebaliknya.
Trump bahkan kembali mengancam akan menyerang Iran dengan serangan sangat keras jika Teheran tak kunjung mencapai kesepakatan.
Baca juga: Balas Dendam, AS Gempur Fasilitas Peluncur Rudal dan Drone Iran
Tag: #bukan #karena #negosiasi #alasan #sebenarnya #trump #batalkan #project #freedom