Wali Kota di California Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
Walikota Arcadia, California, Amerika Serikat (AS) bernama Eileen Wang mundur dari jabatannya usai ketahuan jadi agen China.(www.arcadiaca.gov)
15:30
13 Mei 2026

Wali Kota di California Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara

Wali Kota Arcadia, sebuah kota di California Selatan, Amerika Serikat, Eileen Wang, mengundurkan diri setelah Departemen Kehakiman AS (DoJ) menuduhnya bertindak sebagai agen ilegal pemerintah China.

Wang disebut mengaku bersalah atas dakwaan pidana tersebut dan kini terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Menurut laporan BBC, Wang yang berusia 58 tahun didakwa karena diduga menjalankan arahan pejabat China untuk menyebarkan propaganda pro-Beijing tanpa memberi tahu pemerintah AS sebagaimana diwajibkan hukum setempat.

Baca juga: 3 Incaran China dari KTT Trump-Xi Jinping, Beijing Siap Pakai Kartu As

Mengaku bersalah dan mundur dari jabatan

Dewan Kota Arcadia menyatakan Wang resmi mundur dari jabatannya pada Senin (11/5/2026) waktu setempat, hanya beberapa jam setelah kasusnya dipublikasikan.

Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Tengah California menyebut Wang didakwa atas satu tuduhan pidana karena bertindak di Amerika Serikat sebagai agen ilegal pemerintah asing.

Dalam pernyataan melalui pengacaranya, Jason Liang dan Brian Sun, Wang mengakui kesalahannya.

“Dia meminta maaf dan menyesali kesalahan yang telah dibuat dalam kehidupan pribadinya,” kata mereka.

Pengacaranya juga menyebut Wang menerima tanggung jawab atas “kesalahan pribadi di masa lalu”.

“Cinta dan dedikasinya kepada warga Arcadia tidak berubah dan tidak goyah,” lanjut pernyataan tersebut.

Wang sempat hadir singkat di hadapan hakim federal. Pengadilan menetapkan uang jaminan sebesar 25.000 dollar AS atau sekitar Rp 436 juta.

Diduga sebarkan propaganda pro-China

Ilustrasi bendera China, China, ekonomi China. FREEPIK/WWW.SLON.PICS Ilustrasi bendera China, China, ekonomi China.

Departemen Kehakiman AS menuduh Wang bekerja sama dengan Yaoning “Mike” Sun untuk mengelola situs US News Center, media yang mengeklaim melayani komunitas warga China-Amerika di Arcadia.

Menurut dokumen pengadilan, sejak akhir 2020 hingga 2022, Wang dan Sun disebut mempromosikan propaganda yang menguntungkan pemerintah China “atas arahan dan kendali” pejabat Beijing.

Departemen Kehakiman menyatakan, keduanya menerima instruksi langsung dari pejabat pemerintah China untuk mempublikasikan konten pro-China di situs tersebut.

Salah satu contoh yang disebut jaksa adalah ketika seorang pejabat China mengirim artikel siap tayang melalui aplikasi WeChat kepada Wang.

Artikel itu membantah tuduhan kerja paksa dan pelanggaran terhadap etnis Uyghur di wilayah Xinjiang, China.

Baca juga: China Dianggap Mediator Potensial untuk AS dan Iran, Bisa Jadi Kekuatan Penting

Tak lama setelah menerima tautan tersebut, Wang disebut membagikan artikel itu di US News Center dan merespons pejabat China tersebut.

Rekan Wang sudah lebih dulu dipenjara

Yaoning “Mike” Sun sebelumnya telah mengaku bersalah pada Oktober 2025 atas dakwaan yang sama. Ia kini menjalani hukuman penjara selama empat tahun.

DW melaporkan, Wang pernah secara terbuka menyebut Sun sebagai tunangannya. Pria berusia 68 tahun itu juga tercatat sebagai bendahara kampanye Wang saat pemilu dewan kota tahun 2022.

Selain itu, jaksa AS juga menuding Wang berkomunikasi dengan tokoh Partai Komunis China bernama John Chen, yang sebelumnya telah dihukum 20 bulan penjara pada 2024 karena menjadi agen pemerintah China.

Pemerintah Kota Arcadia angkat bicara

Manajer Kota Arcadia, Dominic Lazzaretto, mengatakan, tuduhan bahwa pemerintah asing mencoba memengaruhi pejabat lokal AS merupakan hal yang “sangat mengkhawatirkan”.

“Kami menanggapinya dengan serius,” ujar Lazzaretto melalui situs resmi kota Arcadia.

Namun, ia menegaskan bahwa investigasi tersebut berkaitan dengan tindakan pribadi Wang dan tidak melibatkan keuangan kota, staf pemerintahan, maupun proses pengambilan keputusan di pemerintahan Arcadia.

Menurut pihak kota, dugaan tindakan Wang juga disebut berhenti setelah ia resmi dilantik menjadi pejabat dewan kota pada Desember 2022.

Baca juga: Peneliti China Bikin Armor ala Buaya, Manusia Bisa Tahan Proyektil

Tag:  #wali #kota #california #jadi #agen #china #terancam #tahun #penjara

KOMENTAR