Bukan Lagi Musuh Bebuyutan, Hubungan China-AS Masuki Arah Baru
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan negara mereka selama upacara penyambutan di Balai Besar Rakyat di Beijing pada 14 Mei 2026.(AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
14:54
14 Mei 2026

Bukan Lagi Musuh Bebuyutan, Hubungan China-AS Masuki Arah Baru

- Presiden China Xi Jinping menyambut baik posisi baru dalam hubungan bilateral antara China dan Amerika Serikat (AS). 

Pernyataan tersebut disampaikan Xi menyusul pertemuan tingkat tinggi antara dirinya dengan Presiden AS Donald Trump di Beijing.

Hubungan baru ini membayangkan adanya kerja sama yang berjalan beriringan dengan kompetisi yang terukur, menyusul pertemuan puncak (KTT) dirinya dengan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Xi Jinping Sambut Era Baru Hubungan China dan AS yang Stabil

Meski menyuarakan prospek kerja sama yang positif, Xi memberikan peringatan keras terkait isu Taiwan, sebagaimana dilansir Reuters.

Dia menekankan agar AS bertindak dengan kewaspadaan penuh terhadap Taiwan, yang diklaim oleh China namun ditolak oleh pihak Taipei.

"Jika ditangani dengan buruk, kedua negara bisa bertabrakan atau bahkan terlibat dalam konflik, sehingga mendorong seluruh hubungan China-AS ke dalam situasi yang sangat berbahaya," ujar Xi, Kamis (14/5/2026).

Berdasarkan pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri China, Xi Jinping menyatakan bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk membangun hubungan yang konstruktif dan stabil secara strategis. 

Panduan hubungan ini diharapkan dapat mengarahkan interaksi kedua negara dalam tiga tahun ke depan dan seterusnya.

Baca juga: Kepada CEO Top AS, Xi Jinping Pastikan Pintu Bisnis China Akan Terbuka Lebar

Xi menggambarkan fondasi utama dari hubungan ini adalah kerja sama, namun tetap disertai dengan kompetisi yang terukur. 

Menurutnya, formula ini diperlukan untuk mencapai sebuah kepastian global.

Kementerian Luar Negeri China menyebut, hal tersebut dilakukan demi mewujudkan stabilitas normal di mana perbedaan dapat dikendalikan.

Di sisi lain, untuk memperkuat stabilitas tersebut, Xi menyerukan kepada kedua negara agar memperluas cakupan pertukaran dan kerja sama di berbagai sektor penting.

Kementerian Luar Negeri China menyebutkan bahwa bidang-bidang potensial yang disasar meliputi sektor perdagangan, kesehatan, pertanian, pariwisata, penegakan hukum, hingga pertukaran antar-warga.

Baca juga: Mungkinkah China dan AS Membentuk Koalisi G2?

Tag:  #bukan #lagi #musuh #bebuyutan #hubungan #china #masuki #arah #baru

KOMENTAR