Pesawat Menhan Inggris Diduga Diganggu Rusia, GPS Lumpuh 3 Jam Saat Dekati Perbatasan
Pesawat Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang membawa Menteri Pertahanan Inggris John Healey dilaporkan mengalami gangguan sinyal dan sistem GPS saat terbang dekat perbatasan Rusia pekan lalu.
Insiden itu dikonfirmasi Kementerian Pertahanan Inggris pada Senin (25/5/2026) waktu setempat.
Menurut laporan The Times, gangguan terjadi ketika Healey kembali ke Inggris pada Kamis (21/5/2026) usai mengunjungi pasukan Inggris yang ditempatkan di Estonia.
Baca juga: Sistem Patriot Kehabisan Amunisi, Rudal Oreshnik Rusia Tembus Langit Kyiv
Kementerian Pertahanan Inggris membenarkan laporan tersebut kepada AFP. Dalam pernyataannya, kementerian menyebut insiden itu sebagai bentuk campur tangan Rusia yang berbahaya.
“Ini adalah gangguan Rusia yang ceroboh, tetapi RAF telah sangat siap menghadapi aktivitas semacam ini,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris.
Meski begitu, pemerintah Inggris tidak memastikan siapa pelaku di balik gangguan tersebut maupun apakah pesawat yang membawa Healey memang sengaja dijadikan target.
GPS pesawat mati total selama perjalanan
Laporan The Times menyebut sistem GPS pesawat lumpuh selama sekitar tiga jam perjalanan. Akibatnya, pilot terpaksa menggunakan sistem navigasi alternatif untuk menerbangkan pesawat kembali ke Inggris.
Selain GPS, perangkat elektronik di dalam pesawat juga dilaporkan tidak dapat terhubung ke internet. Sebagian panel dashboard pesawat bahkan disebut mengalami gangguan fungsi selama penerbangan.
Baca juga: Tak Cuma Ideologi, Ini Faktor-faktor Hubungan China-Rusia Bisa Awet
Inggris-Rusia memanas
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan Inggris mengungkap dua jet Rusia “berulang kali dan secara berbahaya” mencegat pesawat pengintai Inggris di atas Laut Hitam pada April lalu.
Healey mengecam tindakan tersebut dan menyebut perilaku pilot Rusia di wilayah udara internasional sebagai “berbahaya dan tidak dapat diterima”.
Ia juga menegaskan bahwa insiden itu tidak akan “menghalangi komitmen Inggris untuk mempertahankan NATO, sekutu kami, dan kepentingan kami dari agresi Rusia."
Pejabat Inggris mengatakan, insiden di Laut Hitam itu merupakan yang paling serius yang melibatkan pesawat pengintai Rivet Joint milik Inggris sejak 2022. Pada tahun tersebut, sebuah pesawat Rusia sempat menembakkan rudal di dekat pesawat Inggris di kawasan yang sama.
Adapun hubungan antara Rusia dan Inggris terus memburuk sejak invasi Moskwa ke Ukraina pada 2022. Inggris menjadi salah satu pendukung utama Ukraina dalam menghadapi Rusia.
Insiden gangguan sinyal terhadap pesawat pejabat tinggi Inggris juga bukan pertama kali terjadi.
Pada 2024, pesawat RAF yang membawa mantan Menteri Pertahanan Inggris Grant Shapps juga sempat mengalami gangguan sinyal saat kembali dari Polandia dan melintas dekat wilayah Rusia.
Baca juga: Ukraina Beri Sanksi Baru ke Rusia, Targetkan Komandan Militer dan Kapal Sipil
Tag: #pesawat #menhan #inggris #diduga #diganggu #rusia #lumpuh #saat #dekati #perbatasan