Trump Kembali Cemooh Obama, Sentil Bangunan Senilai Rp 15 Triliun
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ejekan terhadap mantan Presiden Barack Obama dengan menargetkan Pusat Kepresidenan Obama yang akan dibuka di Chicago.
Pada Sabtu (6/6/2026), Trump membagikan gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan bangunan tersebut dalam kondisi terbengkalai dan dipenuhi tumpukan sampah. Dalam gambar itu, sebuah kantong sampah raksasa terlihat menutupi bagian atap bangunan.
“Perpustakaan Barack Hussein Obama, dalam 10 tahun, ketika sudah sepenuhnya berkembang!” tulis Trump.
Baca juga: Obama Bilang Alien Itu Nyata, tapi...
Menurut laporan New York Post, Pusat Kepresidenan Obama senilai 850 juta dollar AS (sekitar Rp 15 triliun) itu dijadwalkan dibuka pada perayaan Juneteenth di sisi selatan Chicago.
Namun, proyek tersebut sebelumnya telah beberapa kali menjadi sasaran kritik Trump.
Trump juga pernah menyatakan penolakannya terhadap konsep pembangunan pusat kepresidenan Obama.
“Saya tidak percaya pada pembangunan perpustakaan atau museum … seperti yang dilakukan Barack Hussein Obama di Chicago,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada Maret ketika memperkenalkan rancangan pusat kepresidenannya di Miami.
Sebagai perbandingan, Trump mengatakan bahwa pusat kepresidenannya sendiri kemungkinan akan memiliki konsep berbeda.
“Yang paling mungkin adalah menjadi sebuah hotel dengan bangunan indah di bawahnya dan sebuah pesawat Air Force One 747 di lobi,” ujarnya.
Baca juga: Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan agar Tak Bocorkan Rahasia
Unggahan Trump muncul saat peringatan D-Day
Presiden AS Donald Trump mengunggah foto hasil kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan Pusat Kepresidenan Obama yang akan dibuka di Chicago dalam kondisi terbengkalai dan dipenuhi tumpukan sampah.
Dilansir The Independent, unggahan Trump terhadap Pusat Kepresidenan Obama muncul pada hari yang sama ketika dunia memperingati 82 tahun pendaratan pasukan Sekutu di Normandia, Perancis, dalam Perang Dunia II atau dikenal sebagai D-Day.
Alih-alih mengunggah pernyataan khusus untuk mengenang peristiwa tersebut di akun Truth Social miliknya, Trump justru membagikan sejumlah konten berbasis AI yang menyerang pihak-pihak yang dianggap sebagai lawannya.
Selain gambar terkait Obama, Trump juga membagikan video musik AI dengan lagu berjudul “Trump” yang dibuat oleh kandidat Kongres New York Anthony Constantino, yang baru-baru ini mendapat dukungan darinya.
Video tersebut menggambarkan Trump dalam berbagai adegan yang dibuat secara digital, termasuk menunggangi singa, makan bersama Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, serta menghadiri acara UFC Freedom 250 di Gedung Putih.
Lagu itu terus mengulang lirik, “Everywhere I go, they love Donald Donald Trump" atau “Ke mana pun saya pergi, mereka menyukai Donald Donald Trump.”
Baca juga: Trump Bidik Kesepakatan Nuklir dengan Iran, Akankah Lebih Unggul dari Era Obama?
Tag: #trump #kembali #cemooh #obama #sentil #bangunan #senilai #triliun