Mengantuk Setelah Makan? Ini 6 Cara Atasi Food Coma saat Lebaran
Ilustrasi mengantuk.(FREEPIK)
17:05
21 Maret 2026

Mengantuk Setelah Makan? Ini 6 Cara Atasi Food Coma saat Lebaran

– Rasa kantuk hebat setelah makan besar atau yang dikenal sebagai food coma sering dialami banyak orang, terutama setelah mengonsumsi makanan berat saat momen seperti Lebaran atau acara keluarga.

Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh. Ahli gizi Kristen Carli, MS, RD menjelaskan, food coma adalah reaksi fisiologis normal setelah makan dalam jumlah besar.

“Food coma biasanya bersifat sementara dan tidak memiliki efek jangka panjang,” jelas dia, seperti dilansir Real Simple, Sabtu (20/3/2026).

Meski normal, rasa lemas dan kantuk ini tentu bisa mengganggu aktivitas. Berikut beberapa cara mengatasi dan mencegah food coma agar tubuh tetap bertenaga.

Baca juga: Batas Aman Makan Nastar dan Kue Kering Lebaran bagi Penderita Diabetes Menurut Dokter

Pahami penyebab food coma agar lebih mudah mengatasinya

Sebelum mengatasi, penting memahami penyebabnya. Food coma biasanya muncul karena tubuh bekerja ekstra untuk mencerna makanan dalam jumlah besar, terutama yang tinggi karbohidrat dan lemak.

Gejalanya umumnya memuncak satu hingga dua jam setelah makan dan bisa berlangsung beberapa jam, tergantung pada ukuran porsi, jenis makanan, metabolisme, serta kondisi hidrasi tubuh.

Ketika makanan masuk dalam jumlah besar, aliran darah akan lebih banyak menuju sistem pencernaan, sehingga tubuh terasa lemas dan mengantuk.

Baca juga: Sering Mengantuk Setelah Makan? Kenali Penyebab Food Coma

6 Cara mengatasi food coma saat Lebaran

1. Lakukan aktivitas ringan setelah makan

Salah satu cara paling efektif mengatasi food coma adalah dengan bergerak ringan setelah makan, seperti berjalan santai selama 10–15 menit.

“Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi durasi rasa lemas setelah makan,” kata Carli.

Aktivitas ringan ini membantu tubuh memproses makanan lebih efisien dan mencegah rasa kantuk berlebihan.

2. Hindari makan dalam porsi besar sekaligus

Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar sekaligus menjadi pemicu utama food coma. Maka dari itu, sebaiknya makan dalam porsi lebih kecil namun tetap cukup.

Ahli gizi Valerie Agyeman, RD menyarankan untuk tidak makan hingga merasa terlalu kenyang.

“Porsi makan yang lebih kecil memberikan beban yang lebih ringan pada sistem pencernaan,” ujar dia.

Dengan porsi yang lebih terkontrol, tubuh dapat mempertahankan energi lebih stabil dan tidak mudah mengantuk.

Baca juga: 8 Dampak Serius Melewatkan Jam Makan, Energi Lemas hingga Risiko Penyakit

Ilustrasi makan. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa asupan protein berkualitas penting untuk membantu mempertahankan massa otot selama menjalani puasa.FREEPIK Ilustrasi makan. Dokter olahraga dr. Risky Dwi Rahayu menjelaskan bahwa asupan protein berkualitas penting untuk membantu mempertahankan massa otot selama menjalani puasa.

3. Perhatikan keseimbangan nutrisi dalam makanan

Komposisi makanan juga berperan besar dalam memicu food coma. Makanan tinggi karbohidrat sederhana dan lemak cenderung membuat tubuh lebih cepat lelah.

Agyeman menyarankan untuk mengombinasikan protein, serat, dan lemak sehat dalam satu piring.

“Ini dapat membantu menstabilkan gula darah dan menjaga energi tetap konsisten sepanjang hari,” jelasnya.

Misalnya, padukan nasi dengan sayur, protein seperti ayam atau ikan, serta lemak sehat dari alpukat atau kacang-kacangan.

Baca juga: Hati-hati Makan Berlebihan Saat Lebaran, Ahli Gizi UI Ungkap Dampaknya untuk Tubuh

4. Pastikan tubuh tetap terhidrasi

Minum cukup air sebelum dan sesudah makan juga penting untuk mencegah food coma. Air membantu proses pencernaan menjadi lebih lancar.

“Air membantu tubuh memecah makanan lebih efisien dan menyerap nutrisi dengan optimal.” tutur Carli.

Hidrasi yang baik juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga mencegah rasa lemas setelah makan.

5. Terapkan mindful eating saat makan

Cara makan yang terburu-buru bisa membuat seseorang makan berlebihan tanpa sadar. Oleh karena itu, penting menerapkan mindful eating atau makan dengan kesadaran penuh.

Agyeman menjelaskan, makan perlahan dan memperhatikan sinyal kenyang dapat membantu mencegah rasa terlalu penuh.

Selain itu, suasana makan yang tenang juga membantu proses pencernaan berjalan lebih baik dan mengurangi risiko food coma.

Baca juga: Tak Perlu Diet Ketat, Ini 10 Pola Makan Terbaik untuk Turun Berat Badan

6. Pastikan tidur cukup sebelum makan besar

Kurang tidur dapat memperparah rasa kantuk setelah makan. Jika tubuh sudah lelah sejak awal, food coma bisa terasa lebih berat.

Tidur yang cukup membantu tubuh memproses makanan dengan lebih efisien dan menjaga energi tetap stabil.

Selain itu, kondisi tubuh yang segar membuat kamu lebih mampu mengontrol porsi makan dan pilihan makanan.

Jika kondisi ini terjadi terus-menerus atau terasa berlebihan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan lain yang mendasarinya.

Baca juga: Masih Lapar padahal Sudah Makan? Ini 6 Penyebabnya Menurut Ahli

Tag:  #mengantuk #setelah #makan #cara #atasi #food #coma #saat #lebaran

KOMENTAR