Punya Sahabat Sejati Bermanfaat Positif untuk Kesehatan Jantung
Ilustrasi sahabat.(Dok. Unsplash/Hannah Busing)
10:20
23 Maret 2026

Punya Sahabat Sejati Bermanfaat Positif untuk Kesehatan Jantung

- Sahabat sering kali dianggap sebagai pendukung emosional yang membuat hidup terasa lebih berwarna melalui tawa, nasihat, hingga berbagi waktu berkualitas bersama. Namun, fungsi sahabat ternyata jauh melampaui sekadar teman berbagi cerita di kala luang.

Sejumlah besar penelitian medis mengungkap, hubungan sosial yang kuat secara harfiah mampu meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Aktivitas sosial yang bermakna bahkan disebut sebagai salah satu faktor kunci yang berkontribusi pada penuaan yang lebih sehat bagi setiap individu.

Studi bertajuk "Social Relationships and Mortality Risk: A Meta-analytic Review" menunjukkan, orang yang punya sahabat sejati cenderung hidup lebih lama.

Sebaliknya, kurangnya hubungan sosial yang kuat dikaitkan dengan peningkatan risiko sekitar 30 persen untuk penyakit jantung koroner dan stroke.

Baca juga: Tips Jadi Teman Curhat yang Baik tanpa Adu Nasib

Bagaimana sahabat membantu meningkatkan kesehatan jantung?

Dilansir dari Real Simple, Minggu (22/3/2026), stres telah lama terbukti menjadi faktor utama penyebab penyakit jantung.

Kumpulan 100 kata-kata untuk sahabat tersayang yang tulus dan penuh makna. Cocok untuk caption, chat, atau ungkapan terima kasih pada sahabat.
freepik Kumpulan 100 kata-kata untuk sahabat tersayang yang tulus dan penuh makna. Cocok untuk caption, chat, atau ungkapan terima kasih pada sahabat.

Tekanan mental yang tidak terkelola dengan baik dapat mengganggu kualitas tidur, meningkatkan tekanan darah, hingga memicu peradangan pada pembuluh darah.

Dalam hal ini, kehadiran sahabat berfungsi sebagai strategi manajemen stres yang efektif.  Saat seseorang menghadapi situasi yang menegangkan, tubuh biasanya akan memicu respons melawan atau lari.

“Jika tidak terkendali, respons melawan atau lari yang berulang meningkatkan tekanan darah dan peradangan, yang pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit jantung,” jelas dr. Roy Ziegelstein, MD, MACP.

Dukungan emosional yang diberikan oleh teman terdekat mampu menekan tingkat peradangan dalam tubuh dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

“Jadi, persahabatan yang bermakna tidak mengurangi stres, tetapi membantu respons terhadap stres," sambung dia.

Baca juga: Penyakit Jantung Mengintai Usia 40 Tahun ke Bawah, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Mendorong perubahan perilaku sehat

Selain membantu mengelola emosi, sahabat juga berperan besar dalam membentuk gaya hidup seseorang.

IlustrasiFREEPIK Ilustrasi

Framingham Heart Study adalah sebuah studi yang meneliti ribuan orang di tiga generasi untuk mempelajari lebih lanjut tentang faktor risiko kardiovaskular.

Studi menemukan, pertemanan sangat berpengaruh dalam keputusan peserta untuk berhenti merokok, yang menjadi penyebab utama penyakit jantung.

Dukungan sosial dari orang-orang terdekat terbukti mampu mendorong perubahan perilaku yang lebih positif dan sehat. Sahabat sering kali menjadi pengingat atau rekan duet dalam menjalani pola hidup yang disiplin.

“Dukungan sosial, terutama dari orang-orang dengan kebiasaan hidup sehat, membantu seseorang mengadopsi dan mempertahankan kebiasaan baik, seperti makan dengan benar dan berolahraga, serta membantu menghindari kebiasaan buruk,” ungkap dr. Ziegelstein.

Baca juga: 8 Tanda Serangan Jantung pada Perempuan yang Sering Diabaikan, Termasuk Nyeri Lengan Kiri

Dampak kesepian setara dengan obesitas

Kecemasan dan depresi telah dikenal sebagai faktor risiko yang memicu timbulnya penyakit jantung koroner.

Penelitian lain menunjukkan, orang yang mengalami isolasi sosial lebih cenderung menunjukkan gejala penyakit jantung tertentu, termasuk tekanan darah tinggi.

"Pengaruh kesepian terhadap risiko penyakit jantung sebanding dengan dampak merokok atau obesitas," ucap profesor kedokteran dan direktur kardiologi nuklir di Mount Sinai, dr. Alan Rozanski, MD.

Untuk mengatasi emosi negatif ini, ia mendorong terjalinnya hubungan sosial yang bermakna dengan orang-orang terkasih.

Namun, jalinan bukan sekadar saling menyapa secara digital, baik melalui pertukaran pesan teks atau media sosial karena itu sering kali kurang mendalam.

Baca juga: Mendengkur Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Kata Dokter

Tag:  #punya #sahabat #sejati #bermanfaat #positif #untuk #kesehatan #jantung

KOMENTAR