5 Cara Bangkit dari Rasa Malas Usai Cuti Bersama Lebaran 2026
Ilustrasi bekerja. PsiJam kerja di atas 49 jam per minggu berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kelelahan kronis, dan gangguan mental.(Unsplash/Resume Genius)
10:10
26 Maret 2026

5 Cara Bangkit dari Rasa Malas Usai Cuti Bersama Lebaran 2026

- Momen hangat berkumpul bersama sanak saudara selama periode libur panjang dan cuti bersama Lebaran 2026 kini telah resmi berakhir.

Setelah berhari-hari menikmati waktu luang, menyantap aneka hidangan khas hari raya, dan terbebas dari beban pekerjaan, hari pertama kembali ke kantor kerap kali terasa sangat berat bagi sebagian besar orang.

Transisi mendadak dari fase liburan yang santai menuju rutinitas perkantoran yang padat ini sering memicu rasa malas dan enggan untuk beraktivitas.

Baca juga: Tips Kembali Produktif Bekerja Usai Libur Lebaran 2026

Psikolog sekaligus dosen di Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Nur Islamiah, M.Psi., Psikolog, PhD, menerangkan bahwa kondisi penurunan semangat dan keengganan ini dikenal dengan istilah post-holiday depression atau post-holiday blues.

Post-holiday blues setelah libur Lebaran

Ia menjelaskan bahwa fenomena ini ditandai dengan munculnya rentetan tekanan emosional, seperti perasaan sedih dan hampa seusai masa libur panjang berakhir.

“Jika gejala yang dirasakan semakin berat, kondisi ini dapat berkembang menjadi post-holiday depression, yaitu ditandai dengan hilangnya motivasi dan minat pada rutinitas yang biasa ditekuni, kesulitan untuk konsentrasi, kecemasan, gangguan tidur bahkan rasa putus asa,” ungkap Mia, mengutip situs web resmi IPB University, Rabu (25/3/2026).

Menurutnya, fase peralihan setelah perayaan Idul Fitri memang tidak selalu berjalan mulus dan kerap menjadi tantangan tersendiri.

Perubahan ritme dari suasana santai menjadi penuh tuntutan tenggat waktu pekerjaan bisa terasa sangat membebani pikiran.

“Jika kamu mengalami satu atau lebih dari gejala post-holiday blues, maka penting untuk menyadari dan melakukan langkah-langkah yang tepat,” ujar dia.

Langkah produktif bekerja usai libur Lebaran

Guna mengatasi rasa malas dan mengembalikan tingkat fokus di minggu pertama masuk kerja usai selesainya cuti Idul Fitri 2026 ini, Mia membagikan sejumlah langkah yang bisa kamu terapkan.

1. Awali dengan tugas bertahap

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mulai menyicil pekerjaan dari tugas yang paling ringan. Lakukan hal ini secara bertahap dan konsisten sebelum beralih ke tanggung jawab yang lebih kompleks.

Baca juga: Libur Lebaran Selesai, Mood Malah Turun? Ini Tips Atasi Post-Holiday Blues

“Setelah libur panjang, jangan langsung memaksa diri bekerja dengan target yang ambisius yang biasanya justru berakhir dengan kekecewaan,” imbau Mia.

2. Bentuk rutinitas skala kecil

Kunci keberhasilan untuk kembali produktif yang telah terbukti pada banyak orang adalah membangun kebiasaan kecil, tetapi disiplin.

Kamu bisa memulainya dengan bangun lebih awal, menyusun daftar prioritas kerja harian, hingga menerapkan teknik manajemen fokus seperti pomodoro, yakni bekerja selama 25 menit dan diselingi istirahat selama lima menit.

Ilustrasi peregangan.Dok. Freepik/Freepik Ilustrasi peregangan.

“Untuk hari pertama sampai kedua, set pomodoro sudah sangat bagus dan dapat ditingkatkan seiring waktu,” ucap Mia.

Baca juga: 6 Tips agar Tidak Stress Bekerja Setelah Liburan, Mulai secara Perlahan

3. Hubungkan kembali diri dengan lingkungan

Membangun ulang koneksi dengan area kerjamu secara fisik juga sangat penting. Kamu bisa memulainya dengan merapikan meja kerja, menambahkan unsur estetika kecil seperti tanaman hias, atau menyemprotkan wewangian untuk memberikan dorongan psikologis yang positif.

“Manfaatkan momen halalbihalal dengan berbincang ringan dengan rekan kerja atau teman kuliah untuk menghidupkan kembali rasa kebersamaan dan kenyamanan di lingkungan kerja,” tutur Mia.

Namun, ia mengingatkan agar kamu hadir secara tulus dengan mendengarkan, berbagi cerita secukupnya, dan saling memberi dukungan, tanpa perlu membandingkan pencapaian diri dengan orang lain.

4. Ubah energi liburan jadi motivasi

Masa cuti Lebaran memberikan peluang untuk mengisi ulang daya fisik dan mental. Jangan biarkan energi berharga ini berlalu begitu saja menjadi sekadar kenangan.

Ubah pengalaman manis tersebut menjadi bahan bakar untuk memulai rutinitas dengan pikiran yang lebih jernih dan ringan.

Cobalah untuk merefleksikan kembali dan menuliskan tiga momen paling menyenangkan selama liburanmu.

“Refleksi seperti ini juga membantu otak menyimpan memori positif sebagai sumber motivasi jangka panjang,” terang Mia.

Selain itu, bawalah kebiasaan baik saat liburan ke rutinitas kerjamu, seperti makan bersama atau menikmati waktu tanpa distraksi digital.

“Hal-hal sederhana ini bisa menjadi sumber ketenangan dan keseimbangan emosional jika dibawa ke rutinitas harian, meski dilakukan dalam versi yang disesuaikan dengan ritme pascaliburan,” sambung dia.

5. Cari bantuan profesional

Menghadapi minggu pertama bekerja usai Lebaran memang penuh rintangan, tetapi pemahaman psikologis yang tepat bisa mengubah rasa malas menjadi pijakan awal yang lebih produktif.

Kendati demikian, Mia mengingatkan, apabila perasaan hampa dan rasa tidak nyaman ini terjadi terus-menerus hingga mengganggu keseharianmu, tidak ada salahnya untuk segera mengonsultasikan masalah ini kepada tenaga kesehatan profesional.

Baca juga: Kenapa Rasa Cemas Muncul Saat Masuk Kerja Usai Liburan? Ini Cara Menyiasatinya

Tag:  #cara #bangkit #dari #rasa #malas #usai #cuti #bersama #lebaran #2026

KOMENTAR