Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah
Ilustrasi(FREEPIK)
17:05
1 April 2026

Jangan Asal Ikut Tren, Operasi Plastik Harus Perhatikan Harmoni Wajah

- Operasi plastik kini bukan tindakan yang dianggap tabu untuk menyempurnakan penampilan wajah. Namun, tindakan ini jangan dianggap sebagai cara instan untuk mengubah penampilan secara drastis. 

Dokter menegaskan bahwa tujuan utama tindakan ini bukanlah mengubah wajah seseorang menjadi sosok yang berbeda, melainkan memperbaiki keseimbangan dan harmoni wajah.

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruktif dan Estetik RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Alexander Perkasa-Hendropriyono, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin menyampaikan, pendekatan estetika modern kini lebih menekankan pada keaslian dan karakter individu.

“Menurut saya paradigma estetik surgery yang saat ini berusaha untuk terapkan dan ajarkan ke masyarakat adalah tetap mempertahankan identitas dan inner beauty pasien,” kata dr. Alex dalam Media Discussion RS Pondok Indah, di Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Deretan Selebritas Indonesia yang Menjalani Operasi Plastik pada 2025

Operasi Plastik bukan mengubah wajah jadi orang lain

Menurut dr. Alex, masih banyak anggapan keliru bahwa operasi plastik bertujuan mengubah wajah seseorang secara total hingga menyerupai orang lain.

“Bukan yang 100 persen merubah bentuk menjadi orang lain. Misalnya operasi mata, tetap seperti orang aslinya hanya lebih baik dan proporsional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tindakan estetika seharusnya berfokus pada penyempurnaan fitur wajah tanpa menghilangkan ciri khas yang dimiliki pasien. Dengan pendekatan ini, hasil operasi akan terlihat lebih alami dan tidak berlebihan.

Selain itu, hasil yang diharapkan juga tidak hanya sekadar perubahan fisik, tetapi juga memberikan keselarasan antara penampilan luar dan kepercayaan diri.

“Kelihatannya akan 10 atau 20 tahun lebih muda, tapi inner beauty-nya sudah selaras dengan penampilan luar,” lanjut dr. Alex.

Baca juga: Penampilannya Berubah, Asri Welas Akui Jalani Operasi Plastik

Setiap pasien membutuhkan pendekatan berbeda

Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruktif dan Estetik RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Alexander Perkasa-Hendropriyono, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin dalam Media Discussion RS Pondok Indah, di Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruktif dan Estetik RS Pondok Indah – Pondok Indah, dr. Alexander Perkasa-Hendropriyono, Sp.B.P.R.E., M.Ked.Klin dalam Media Discussion RS Pondok Indah, di Jakarta Selatan, Senin (30/3/2026).

Lebih lanjut, dr. Alex menekankan, tidak ada satu metode atau prosedur yang dapat diterapkan secara sama pada setiap pasien.

“Setiap pasien memerlukan terapi, treatment, bahkan teknik operasi yang berbeda. Jangan percaya situasi atau kondisi di mana satu terapi itu bisa disamaratakan untuk semua pasien,” jelasnya.

Perbedaan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari struktur anatomi, kondisi kulit, hingga kebutuhan estetika masing-masing individu. 

Oleh karena itu, proses konsultasi menjadi tahap yang sangat penting sebelum tindakan dilakukan.

Baca juga: 10 Selebritas Hollywood yang Enggan Operasi Plastik, Ada Kate Winslet

Pendekatan personal ini juga berlaku pada perbedaan antara laki-laki dan perempuan.  Penanganan yang diberikan akan disesuaikan dengan karakteristik wajah serta tujuan estetika yang ingin dicapai.

Dengan demikian, hasil akhir dari prosedur operasi plastik akan sangat bergantung pada kondisi unik setiap pasien, bukan sekadar mengikuti tren atau standar kecantikan tertentu.

Pentingnya analisis dan harmoni wajah

Dalam praktiknya, dr. Alex menegaskan bahwa harmoni wajah menjadi kunci utama dalam setiap tindakan estetika.

“Maka, harus benar-benar memperhatikan harmoni wajah, diskusi, analisis dengan setiap pasien,” terang dia.

Analisis ini melibatkan penilaian menyeluruh terhadap proporsi wajah, keseimbangan antar fitur, serta bagaimana perubahan tertentu dapat memengaruhi keseluruhan tampilan.

Diskusi antara dokter dan pasien juga menjadi bagian penting untuk memastikan ekspektasi yang realistis dan hasil yang sesuai dengan keinginan pasien.

Melalui pendekatan yang mengedepankan harmoni dan keaslian, operasi plastik tidak lagi dipandang sebagai upaya mengubah identitas, melainkan sebagai cara untuk menonjolkan potensi terbaik dari setiap individu.

Baca juga: Demi Moore Tampil Lebih Tirus di Milan Fashion Week, Isu Operasi Plastik dan Ozempic Muncul Lagi

Tag:  #jangan #asal #ikut #tren #operasi #plastik #harus #perhatikan #harmoni #wajah

KOMENTAR