Gaya Ikonik Elizabeth Taylor Hidup Lagi di Video Musik Taylor Swift
Elizabeth Taylor ketika memerankan karakter Cleopatra dari Mesir Kuno dalam film Cleopatra (1963). Video musik terbaru Taylor Swift menghadirkan kembali gaya glamor Elizabeth Taylor, lengkap dengan busana klasik dan perhiasan ikonik yang mencuri perhatian.(Wikimedia Commons)
11:35
2 April 2026

Gaya Ikonik Elizabeth Taylor Hidup Lagi di Video Musik Taylor Swift

Taylor Swift kembali mencuri perhatian lewat video musik terbarunya, Elizabeth Taylor, yang tampil berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Video ini tidak menampilkan Swift sama sekali, melainkan menyuguhkan rangkaian visual bergaya vintage yang seluruhnya berisi arsip kehidupan Elizabeth Taylor.

Pendekatan ini membuat video terasa seperti film dokumenter klasik yang elegan dan emosional.

BBC (1/4/2026) melaporkan bahwa video tersebut disusun dari berbagai potongan film, arsip, dan rekaman kehidupan sang aktris legendaris.

Baca juga: Momen Taylor Swift dan Travis Kelce Jadi Sorotan, Tuai Beragam Reaksi

Konsep video tanpa kehadiran Taylor Swift

Alih-alih menjadi pusat perhatian, Taylor Swift justru memilih “menghilang” dari video ini.

Seluruh visual diisi oleh adegan-adegan ikonik Elizabeth Taylor, mulai dari film hingga dokumentasi kehidupan pribadinya.

Langkah ini menjadi pendekatan yang jarang dilakukan dalam video musik pop modern, yang umumnya berfokus pada artisnya.

Konsep ini memperkuat kesan bahwa video tersebut merupakan bentuk penghormatan, bukan sekadar promosi lagu.

Baca juga: Taylor Swift Tampil Total dengan Fashion 90-an di Video Musik Opalite

Gaya visual vintage dari film hingga arsip paparazzi

Video musik terbaru Taylor Swift menghadirkan kembali gaya glamor Elizabeth Taylor, lengkap dengan busana klasik dan perhiasan ikonik yang mencuri perhatian.Instagram @taylorswift Video musik terbaru Taylor Swift menghadirkan kembali gaya glamor Elizabeth Taylor, lengkap dengan busana klasik dan perhiasan ikonik yang mencuri perhatian.

Video Elizabeth Taylor menampilkan cuplikan dari berbagai film klasik seperti Cleopatra dan Cat on a Hot Tin Roof.

Selain itu, terdapat juga rekaman arsip yang memperlihatkan bagaimana Taylor menjadi sorotan media dan paparazzi sepanjang hidupnya.

Perpaduan ini menciptakan gaya visual yang terasa retro sekaligus intim.

Hasilnya, video tidak hanya menampilkan estetika klasik, tetapi juga menggambarkan tekanan popularitas yang dialami sang aktris.

Baca juga: Taylor Swift dan Travis Kelce Tak Pernah Bertengkar Selama Pacaran, Normalkah?

Perhiasan ikonik jadi elemen visual yang kuat

Salah satu elemen paling mencolok dalam video ini adalah detail perhiasan Elizabeth Taylor.

Page Six (31/3/2026) melaporkan bahwa video tersebut menampilkan sejumlah koleksi legendaris, termasuk cincin berlian 33,19 karat pemberian Richard Burton.

Cincin tersebut dikenal sebagai salah satu perhiasan paling terkenal di dunia dan pernah dilelang sekitar 8,8 juta dolar AS.

Selain itu, muncul pula mahkota berlian Mike Todd Diamond Tiara yang menambah kesan glamor khas Hollywood era klasik.

Detail visual ini memperkuat identitas Elizabeth Taylor sebagai simbol kemewahan dan ikon gaya.

Baca juga: Taylor Swift Siapkan Bachelorette Party Super Mewah, dari Nashville sampai Italia

Cara Swift mengisahkan kehidupan dan tekanan popularitas

Taylor Swift mengungkapkan bahwa ia melihat kesamaan antara dirinya dan Elizabeth Taylor, terutama dalam menghadapi sorotan publik.

Dalam wawancara yang dikutip BBC, Swift menyebut Taylor sebagai figur glamor yang juga menjadi sosok kontroversial di mata publik.

“Dia berada di bawah sorotan yang sangat intens dan tetap bisa menjalani hidupnya,” ujar Swift.

Melalui pendekatan visual ini, Swift tidak hanya bercerita tentang sosok idolanya, tetapi juga menyisipkan refleksi terhadap pengalaman pribadinya.

Baca juga: Taylor Swift Bikin Jam Tangan Cartier Santos Demoiselle Populer, Harganya Rp 300 Jutaan

Lebih dari video musik

Berbeda dari video musik biasa, Elizabeth Taylor lebih terasa seperti karya penghormatan yang sinematik.

Video ini menyerupai montase perjalanan hidup yang menampilkan momen paling berkesan dari sang aktris.

Cucu Elizabeth Taylor, Quinn Tivey, juga menilai karya tersebut sebagai penghormatan yang emosional dan jujur.

Ia mengatakan bahwa Swift berhasil menangkap warisan hidup neneknya dengan cara yang “dimensional, jujur, dan menyenangkan”.

Baca juga: Momen Taylor Swift Telepon Travis Kelce di Eras Tour, Saling Dukung Meski LDR

Dirilis eksklusif dan tidak langsung ke YouTube

Video musik ini saat ini dirilis secara eksklusif di Apple Music dan Spotify.

Swift tidak langsung mengunggahnya ke YouTube, yang diduga berkaitan dengan perubahan aturan tangga lagu di Amerika Serikat.

Strategi ini menunjukkan pendekatan distribusi baru yang berbeda dari kebiasaan industri musik sebelumnya.

Tag:  #gaya #ikonik #elizabeth #taylor #hidup #lagi #video #musik #taylor #swift

KOMENTAR