Jangan Anggap Remeh, Stres Kronis Bisa Bikin Tulang Cepat Keropos
Ilustrasi kesehatan tulang. (Pexels)
08:10
3 April 2026

Jangan Anggap Remeh, Stres Kronis Bisa Bikin Tulang Cepat Keropos

- Stres berkepanjangan kerap dikaitkan dengan penurunan kesehatan mental dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.

Nyatanya, tekanan psikologis yang tidak dikelola dengan baik juga diam-diam bisa merusak struktur kerangka tubuh secara perlahan tanpa disadari. Sebab, hormon stres atau kortisol meningkat.

"Hormon stres (kortisol) itu kan steroid juga. Lama-lama, kalau dia dalam jangka waktu yang lama stresnya berulang, bisa menyebabkan pengeroposan tulang."

Baca juga: Efek Stres Juga Bisa Bikin Perut Selalu Kembung

Hal ini diungkapkan oleh dokter konsultan ortopedi dan traumatologi, serta konsultan kaki dan pergelangan kaki di Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. Alfa Januar Krista, Sp.OT, M.Kes, FICS, AIFO-K, kepada Kompas.com di Jakarta pada Kamis (2/4/2026).

Stres berkepanjangan meningkatkan kortisol

Kondisi tubuh yang terus-menerus berada dalam tekanan tinggi akan memicu lonjakan produksi hormon kortisol yang berdampak negatif secara langsung pada tingkat kepadatan tulang.

Proses pelemahan dan pengeroposan ini dapat terjadi karena hormon kortisol atau steroid dalam tingkat tinggi, terbukti mampu mengganggu kelancaran siklus alami regenerasi tulang manusia.

Untuk diketahui, ada sel bernama osteoblas di dalam tubuh yang berfungsi untuk membentuk tulang, tetapi juga ada sel osteoklas yang berfungsi untuk “menghancurkan” tulang.

Tingginya kadar hormon stres tersebut akan secara aktif mengintervensi keseimbangan kerja sel pembangun dan perombak tulang di dalam tubuh.

"Karena memang hormon steroid atau kortisol ini bisa memengaruhi pembentukan tulang, jadi memengaruhi osteoblas dan osteoklas, dan juga penyerapan kalsium. Kalsium penting untuk tulang kita," jelas dr. Alfa.

Dokter konsultan ortopedi dan traumatologi, sekaligus konsultan kaki dan pergelangan kaki, di Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. Alfa Januar Krista, Sp.OT, M.Kes, FICS, AIFO-K, saat ditemui di Jakarta, Kamis (2/4/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Dokter konsultan ortopedi dan traumatologi, sekaligus konsultan kaki dan pergelangan kaki, di Primaya Hospital Bekasi Timur, dr. Alfa Januar Krista, Sp.OT, M.Kes, FICS, AIFO-K, saat ditemui di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Hati-hati dengan steroid eksternal

Selain bersumber secara alami dari produksi internal tubuh akibat beban pikiran, penumpukan steroid juga bisa datang dari luar tubuh.

Konsumsi obat-obatan tertentu secara rutin, atau jamu-jamuan yang mengandung steroid dan dikonsumsi tanpa pengawasan medis, dapat menjadi bumerang bagi kesehatan tulang.

"Apalagi sering ya, berulang-ulang, itu bisa menyebabkan kadar hormon steroid di tubuh kita meningkat. Lama-lama efek sampingnya bisa itu salah satunya pengeroposan tulang," ucap dr. Alfa.

Baca juga: Mengenal Demam Psikogenik, Ketika Stres Bikin Suhu Tubuh Naik

Bahaya ganda bagi penderita penyakit genetik

Risiko pengeroposan ini dipercaya akan berlipat ganda memburuk apabila seseorang yang sedang mengalami fase stres berat, ternyata juga mengidap penyakit bawaan yang melemahkan struktur tulang sedari lahir.

Terdapat kondisi genetik spesifik yang muncul sejak masa kanak-kanak, yang membuat anatomi tulang penderitanya menjadi sangat rapuh, yaitu osteogenesis imperfecta.

"Ada penyakit tertentu, osteogenesis imperfecta, yang menyebabkan tulangnya itu memang rapuh. Terbentur sedikit, kasihan (tulang) patah," ungkap dr. Alfa.

Mengingat kelainan seperti osteogenesis imperfecta merupakan sebuah masalah mutasi genetik yang sangat sulit atau tidak bisa diperbaiki, pendekatan penanganan medis yang paling dianjurkan adalah memaksimalkan langkah pencegahan fisik supaya tidak terjadi insiden patah tulang sama sekali.

Perihal stres, pengidap osteogenesis imperfecta bisa meminimalisirnya dengan melakukan hal-hal yang bisa meningkatkan suasana hati, seperti bertemu atau mengobrol dengan sahabat atau melakukan hobi.

Hal serupa juga bisa dilakukan oleh masyarakat secara umum guna mencegah terjadinya pengeroposan tulang.

Bahkan, fenomena tulang keropos karena stres kronis, bisa dijadikan sebagai pengingat bagi banyak orang mengenai pentingnya menjaga keseimbangan gaya hidup sehari-hari agar tidak memicu kerusakan struktural tulang di masa mendatang, yang sulit untuk dikembalikan ke kondisi semula.

Baca juga: 4 Rahasia Hidup Lebih Tenang dan Bahagia Tanpa Stres, Termasuk Menerima Emosi

Tag:  #jangan #anggap #remeh #stres #kronis #bisa #bikin #tulang #cepat #keropos

KOMENTAR