Sempat Nyeri Dada, Angga Turunkan Berat Badan 53 Kg dalam 16 Bulan
Tangkapan layar akun Tiktok Angga @fitwithangga. Sempat merasakan nyeri dada dan khawatir akan kesehatannya, Angga berhasil menurunkan berat badan dari 120 kilogram menjadi 67 kilogram dalam waktu 16 bulan dengan mengubah gaya hidup.(Tiktok/@fitwithangga)
18:15
16 April 2026

Sempat Nyeri Dada, Angga Turunkan Berat Badan 53 Kg dalam 16 Bulan

Nyeri di area dada menjadi momen yang membuat Pramuda Angga Aditya sadar bahwa kondisi tubuhnya tidak bisa lagi diabaikan.

Rasa takut itu muncul karena ia ingin tetap hadir lebih lama untuk keluarganya sebagai kepala rumah tangga.

Cerita tersebut disampaikan Angga saat diwawancarai Kompas.com pada Rabu (15/4/2026) tentang perjalanan dietnya menurunkan berat badan secara signifikan.

Dalam waktu sekitar 16 bulan, berat badan Angga turun dari 120 kilogram menjadi 67 kilogram.

Baca juga: Turun 13 Kg dalam 5 Bulan, Gilang Mulai dari Jalan Kaki hingga Lari 15 Km

Awal perubahan dimulai dari rasa takut dan kesadaran diri

Angga mengaku kondisi kesehatannya sempat membuatnya khawatir, terutama ketika merasakan nyeri di bagian dada.

Ia menyadari bahwa kelebihan berat badan yang dialaminya berisiko bagi kesehatan, termasuk kemungkinan penyakit jantung.

“Waktu itu saya takut banget, saya masih punya tanggung jawab sebagai kepala keluarga dan saya ingin hadir lebih lama,” ujar Angga.

Selain faktor kesehatan, momen lain yang menyentuh adalah saat ia melihat foto lama dirinya yang terlihat lebih sehat dibandingkan kondisi saat itu.

Dua hal tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya untuk memulai perubahan gaya hidup.

Baca juga: Dari 85 Kg ke 72 Kg, Diet IF 18:6 Jadi Cara Gilang Turunkan Berat Badan

Menjalani diet dengan pola yang konsisten

Tangkapan layar akun Tiktok Angga @fitwithangga. Sempat merasakan nyeri dada dan khawatir akan kesehatannya, Angga berhasil menurunkan berat badan dari 120 kilogram menjadi 67 kilogram dalam waktu 16 bulan dengan mengubah gaya hidup.Tiktok/@fitwithangga Tangkapan layar akun Tiktok Angga @fitwithangga. Sempat merasakan nyeri dada dan khawatir akan kesehatannya, Angga berhasil menurunkan berat badan dari 120 kilogram menjadi 67 kilogram dalam waktu 16 bulan dengan mengubah gaya hidup.

Angga kemudian mulai menjalani program penurunan berat badan dengan pendekatan yang ia pelajari secara mandiri.

Ia menerapkan metode intermittent fasting dengan durasi puasa sekitar 20 hingga 24 jam.

Pola tersebut dikombinasikan dengan konsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat.

Selain itu, ia juga menambahkan aktivitas fisik sederhana seperti bodyweight workout dan berjalan kaki sekitar 8.000 hingga 12.000 langkah per hari.

Menurut Angga, perubahan pola pikir terhadap makanan juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Baca juga: Turun 45 Kg dalam 11 Bulan Tanpa Gym, Pria Ini Ubah Pola Makan

Tantangan terbesar ada di awal perubahan

Angga mengaku minggu pertama menjadi fase paling berat karena harus mengubah kebiasaan yang sudah lama dijalani.

Ia terbiasa mengonsumsi minuman manis, makanan tinggi gula, serta pola makan berlebih dalam sehari.

Perubahan tersebut membuatnya harus meninggalkan berbagai kenyamanan yang sebelumnya dianggap biasa.

“Tantangan terberat itu shifting lifestyle, semua kebiasaan lama harus diubah dan itu tidak mudah,” kata Angga.

Godaan makanan seperti donat atau martabak saat di lingkungan kerja juga menjadi ujian tersendiri selama proses diet.

Perubahan fisik dan mental yang terasa signifikan

Setelah berhasil menurunkan berat badan lebih dari 50 kilogram, Angga merasakan perubahan besar pada kondisi tubuhnya.

Ia mengaku tubuh terasa lebih ringan, tidak mudah lelah, dan mampu beraktivitas tanpa hambatan seperti sebelumnya.

Keluhan seperti mendengkur saat tidur juga sudah hilang, dan ia bisa naik tangga tanpa merasa sesak napas.

Dari sisi mental, Angga merasa lebih percaya diri dan memiliki pikiran yang lebih jernih dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Perubahan tersebut juga berdampak pada produktivitas kerja yang meningkat.

Angga juga mendokumentasikan proses penurunan berat badannya melalui akun TikTok miliknya @fitwithangga, yang berisi pengalaman serta pembelajaran selama menjalani perubahan gaya hidup.

Baca juga: Turun 36 Kg Tanpa Diet Ketat, Pria Ini Mengubah Cara Menghadapi Emosi

Pesan Angga: perubahan butuh proses dan kesadaran

Angga menegaskan bahwa perubahan gaya hidup tidak selalu nyaman, tetapi merupakan bagian dari proses menuju kondisi yang lebih sehat.

Ia juga mengingatkan bahwa banyak orang salah memahami konsep mencintai diri sendiri.

“Self love itu bukan membiarkan tubuh dalam kondisi tidak sehat, tapi justru menjaga kesehatan,” ujar Angga.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu memulai perubahan dan lebih kritis terhadap berbagai informasi terkait diet.

Menurutnya, kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini menjadi kunci agar tubuh tetap optimal dalam jangka panjang.

Baca juga: Turun 20 Kg Tanpa Gym, Profesor Ini Sadar Setelah Diingatkan Dokter

Tag:  #sempat #nyeri #dada #angga #turunkan #berat #badan #dalam #bulan

KOMENTAR