Pewarna Rambut Non-Amonia Diminati, Ini Keunggulannya
Ilustrasi tips sebelum mengecat rambut sendiri.(FREEPIK/ANSIIA)
19:05
16 April 2026

Pewarna Rambut Non-Amonia Diminati, Ini Keunggulannya

– Tren pewarnaan rambut tidak hanya berkembang dari sisi warna dan teknik, tetapi juga dari formula yang digunakan. Belakangan ini, pewarna rambut tanpa amonia atau non-ammonia kian diminati.

Perubahan ini tidak lepas dari meningkatnya perhatian konsumen terhadap kenyamanan selama proses pewarnaan rambut, bukan hanya hasil akhirnya.

Hairdresser sekaligus Head of Education Performance Professionnel Product Division L'Oreal Indra Tanudarma menjelaskan bahwa penggunaan pewarna rambut kini tidak hanya soal warna, tetapi juga pengalaman saat proses berlangsung.

“Dengan non-ammonia, pengalaman saat coloring jadi lebih nyaman, tidak terasa di kulit kepala dan tidak ada bau menyengat,” jelasnya dalam acara media gathering L’Oreal Professionnel di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Keramas Setelah Mewarnai Rambut?

Perbedaan Pewarna Rambut Amonia dan Non-Amonia

Secara umum, pewarna rambut dengan amonia dan tanpa amonia memiliki karakteristik yang berbeda, terutama dari sisi pengalaman penggunaan.

Produk dengan amonia umumnya memiliki aroma yang cukup kuat dan pada beberapa orang dapat menimbulkan sensasi tertentu di kulit kepala saat proses pewarnaan berlangsung.

Sementara itu, formula non-ammonia cenderung lebih nyaman digunakan karena tidak menimbulkan bau menyengat dan terasa lebih ringan di kulit kepala.

Kendati demikian, penggunaan amonia dalam pewarna rambut bukan berarti buruk. 

Setiap jenis formula memiliki fungsi dan karakteristik masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan rambut.

Baca juga: Hati-hati, Air Hangat Bisa Merusak Warna Cat Rambut

Efek Penggunaan Amonia pada Rambut

Penggunaan amonia dalam pewarna rambut berfungsi untuk membuka kutikula rambut agar warna dapat terserap lebih baik dan bertahan lebih lama.

Namun, penggunaan dalam jangka panjang dapat memengaruhi kondisi rambut. Hair care expert Zeel Gandhi mengatakan bahwa paparan amonia dapat membuat rambut menjadi lebih rentan rusak.

“Dalam jangka panjang, amonia dapat merusak korteks rambut dan membuatnya menjadi kasar serta lebih lemah,” jelasnya, dikutip dari SkinKraft, Kamis (16/4/2026).

Selain itu, penggunaan berulang juga dapat menyebabkan rambut kehilangan kelembapan alami sehingga terasa lebih kering dan mudah patah.

Namun, efek tersebut umumnya dipengaruhi oleh frekuensi penggunaan serta kondisi rambut masing-masing.

Baca juga: Tips Memilih Warna Rambut Sesuai Skin Tone Menurut Hairdresser

Kenyamanan Jadi Pertimbangan Utama

Seiring perubahan gaya hidup, kenyamanan menjadi salah satu faktor penting dalam memilih produk perawatan rambut.

Jika sebelumnya fokus utama ada pada hasil warna, kini banyak orang juga mempertimbangkan kenyamanan selama proses pewarnaan.

Formula non-ammonia dinilai mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman tanpa mengorbankan hasil akhir.

Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap produk yang lebih ramah di kulit kepala dan tidak mengganggu indera penciuman selama proses pewarnaan.

Baca juga: Warna Rambut Ini Dianggap Paling Menarik, Kata Studi

Tren yang Terus Berkembang

Perubahan penggunaan formula pewarna rambut ini juga tidak lepas dari tren yang berkembang di masyarakat. Menurut Indra, saat ini konsumen cenderung menginginkan tampilan rambut yang lebih natural sekaligus praktis dalam perawatan sehari-hari.

“Semakin ke sini keinginan para wanita itu jadi semakin lebih subtle dan lebih natural, karena orang mungkin enggak mau sering retouch ke salon setiap satu atau dua bulan sekali,” tutur Indra.

Kebutuhan akan tampilan yang lebih natural dan minim perawatan ini turut mendorong meningkatnya minat terhadap produk pewarna rambut yang lebih nyaman digunakan.

Baca juga: Tren Warna Rambut 2026 Bergeser, Natural dan Seamless Makin Diminati

Tetap Sesuaikan dengan Kebutuhan Rambut

Meski pewarna rambut non-ammonia makin populer, pemilihan produk tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Setiap orang memiliki jenis rambut dan preferensi yang berbeda, sehingga tidak ada satu formula yang cocok untuk semua.

Dengan memahami perbedaan antara pewarna rambut amonia dan non-ammonia, seseorang dapat menentukan pilihan yang lebih tepat sesuai kebutuhan dan kenyamanan.

Tag:  #pewarna #rambut #amonia #diminati #keunggulannya

KOMENTAR