Manfaat Kandungan Peptide untuk Atasi Kantung Mata
Sebagian anak muda sudah mulai menggunakan krim mata karena sejumlah faktor, termasuk terlalu banyak menatap layar dan kurang tidur.(FREEPIK/ASIERROMERO)
18:50
19 April 2026

Manfaat Kandungan Peptide untuk Atasi Kantung Mata

- Kantung mata yang menggelap dan mengendur sering menjadi keluhan utama bagi banyak orang seiring bertambahnya usia. Kondisi ini umumnya muncul akibat kelelahan kronis maupun proses penuaan kulit yang wajar.

Beruntungnya, ada beragam untuk menyamarkan area bawah mata yang tampak lelah tersebut. Salah satunya dengan menggunakan krim mata yang diformulasikan khusus dengan kandungan peptide.

Peptide adalah rantai pendek asam amino yang telah lama menjadi andalan dalam industri kecantikan. Sebab, ia mampu membantu memelihara kesehatan kulit.

Kandungan aktif ini turut diyakini mampu menyamarkan garis halus, memperbaiki masalah kulit kendur, dan meratakan tekstur wajah.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Kantung Mata Hitam dengan Aman dan Efektif

“Peptide mengatasi kantung mata pada tingkat dasar, merangsang produksi kolagen dan elastin untuk meningkatkan kekencangan, mengurangi munculnya garis-garis halus, dan mendukung struktur kulit secara keseluruhan," ujar ahli dermatologi sekaligus pendiri Eighth Day, Antony Nakhla, MD, menyadur Vogue, Minggu (19/4/2026).

Beberapa peptide tertentu juga bisa membantu mengatasi lingkaran hitam di bawah mata, dengan meningkatkan mikro-sirkulasi dan mengurangi pemecahan hemoglobin di bawah permukaan. Hasilnya, area bawah mata tampak lebih segar dan terangkat.

Baca juga: 2 Trik Mudah Menutupi Kantung Mata dengan Makeup

Peptide untuk mengatasi masalah kantung mata

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

Cara kerja peptide pada kulit

Direktur bedah laser dan kosmetik Helen He, MD, membenarkan khasiat peptide.

Ada empat klasifikasi utama peptide yang sering dipakai dalam produk perawatan wajah, yakni:

  1. Signaling Peptides: Berfungsi memberikan instruksi pada sel tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolagen dan elastin.
  2. Carrier Peptides: Bertugas mengantarkan mineral jejak seperti tembaga dan mangan ke dalam sel.
  3. Neurotransmitter-inhibiting Peptides: Mampu meniru aksi efek penenang layaknya prosedur Botox.
  4. Enzyme inhibitor Peptides: Berperan memblokir jalur biologis spesifik yang memicu timbulnya hiperpigmentasi dan kerusakan kolagen.

Baca juga: 3 Kandungan Skincare yang Dianjurkan untuk Usia 40 Tahun, Apa Saja?

Menurut dr. He, hasil yang signifikan dari bahan ini akan terlihat jika kamu menggunakannya secara konsisten.

Ia juga menyebutkan bahwa perbaikan warna dan tekstur biasanya mulai tampak dalam waktu empat minggu.

Sementara itu, untuk peningkatan produksi kolagen membutuhkan proses bertahap antara tiga hingga enam bulan.

Satu-satunya pengecualian adalah jenis argireline peptide yang mampu memberikan efek memudarkan kerutan lebih cepat layaknya Botox selama produk terus digunakan.

Baca juga: Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Mencegah Kulit Keriput di Usia 50+

Perhatikan efek sampingnya

Ilustrasi mengoleskan eye creamTorik Danumaya Ilustrasi mengoleskan eye cream

Meskipun peptide topikal tergolong sangat aman bagi mayoritas orang, ada beberapa catatan yang patut kamu waspadai. Kulit di sekitar area bawah mata bertekstur amat tipis sehingga rentan mengalami iritasi.

Dokter He mengingatkan bahwa beberapa formulasi dapat memicu dermatitis kontak, khususnya bagi pemilik kulit sensitif.

Bagi kamu yang mengidap eksim, sangat dianjurkan untuk melakukan uji tempel sebelum mengoleskannya.

Walau begitu, keluhan yang sangat ekstrem seperti hilangnya volume kulit yang parah tetap membutuhkan penanganan serius melalui prosedur klinik atau tindakan bedah.

Baca juga: Karboksi Terapi, Perawatan Wajah dengan CO2 untuk Cerahkan Kulit

Hindari perawatan injeksi

Saat ini, prosedur injeksi peptide mungkin sedang menjadi tren yang ramai dibicarakan, tetapi kamu sebaiknya menghindari penggunaannya khusus untuk area mata.

Menurut dr. He memperingatkan, efektivitas sekaligus tingkat keamanan suntikan peptide secara umum masih amat terbatas.

Mengingat belum adanya regulasi yang seragam mengenai terapi suntikan tersebut, memilih perawatan klinik lain adalah keputusan yang jauh lebih bijak.

Beri concealer di kantung mata agar mata lebih cerah.SHUTTERSTOCK Beri concealer di kantung mata agar mata lebih cerah.

Ia menyarankan prosedur injeksi yang telah diakui, seperti hyaluronic acid filler untuk mengembalikan volume kulit, biostimulator kolagen, serta perawatan platelet-rich plasma (PRP) dan platelet-rich fibrin (PRF).

Panduan mengaplikasikan krim mata

Saat mengaplikasikan krim mata dengan kandungan peptide, dr. He menganjurkan agar melakukannya tipis-tipis lalu menepuknya secara perlahan.

Jangan pernah menggosok atau menariknya karena area kulit mata tersebut ekstra sensitif.

“Jenis peptide, formulasi, ukuran, dan stabilitas, akan memengaruhi permeabilitas dan efektivitasnya,” terang dr. He.

“Banyak produk yang mengklaim sebagai peptide sebenarnya hanya menempel di atas kulit, pada dasarnya berfungsi sebagai pelembap," lanjut dia.

Merawat kulit di area mata membutuhkan komitmen jangka panjang. Memadukan bahan ini dengan tabir surya yang baik, retinoid, serta memahami pemicu utama timbulnya kantung mata, merupakan langkah paling efektif.

Baca juga: Tanda Penuaan di Wajah yang Sering Terlewat dan Hal yang Mempercepat

Tag:  #manfaat #kandungan #peptide #untuk #atasi #kantung #mata

KOMENTAR