Pesona Dekorasi Pernikahan Bernuansa Alam yang Selalu Diminati
Instalasi pernikahan yang ada di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).(KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA)
19:10
4 Mei 2026

Pesona Dekorasi Pernikahan Bernuansa Alam yang Selalu Diminati

- Tren dekorasi pernikahan pada 2026 diprediksi akan semakin mengarah pada konsep yang mengedepankan unsur alam, kreativitas, dan personalisasi. 

Tidak lagi terpaku pada satu gaya tertentu, calon pengantin kini cenderung menggabungkan nilai tradisi dengan sentuhan modern untuk menciptakan pengalaman pernikahan yang lebih berkesan.

Konseptor dari PRIME Conceptor, Ferdi Wong, mengatakan tema alam tetap menjadi pilihan utama dalam industri dekorasi pernikahan karena sifatnya yang fleksibel dan tak lekang oleh waktu.

“Bisa diakui dari tahun ke tahun, walau tetap trending dan tetap viral dengan style yang berbeda, konsep nature itu tetap menjadi satu pilihan yang memang sangat elegan dan timeless,” katanya saat ditemui di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga: Intip Tren Riasan hingga Dekorasi Pernikahan 2026

Menurut dia, konsep berbasis alam terus berkembang mengikuti interpretasi kreatif masing-masing vendor, sehingga mampu hadir dalam berbagai tampilan yang segar.

“Baik itu dari wedding, event, lifestyle lainnya, konsep nature itu masih relevan. Bahkan industri fashion sekarang juga banyak yang mengangkat tema nature atau alam,” ujarnya.

Konsep alam dinilai tak pernah kehilangan daya tarik

Konseptor The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom Exhibition, Ferdi Wong di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Konseptor The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom Exhibition, Ferdi Wong di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Dekorasi bernuansa alam dinilai memiliki kekuatan dalam menciptakan suasana hangat, intim, sekaligus elegan. 

Kehadiran elemen seperti dedaunan segar, bunga asli, instalasi kayu, hingga pencahayaan natural mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih hidup.

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep ini tak hanya diterapkan pada pesta kebun atau outdoor wedding, tetapi juga diadaptasi ke dalam ballroom melalui instalasi artistik yang memadukan tekstur organik dengan desain modern.

Menurut Ferdi, kekuatan utama konsep alam terletak pada kemampuannya untuk terus bertransformasi mengikuti perkembangan tren visual global.

Oleh karena itu, meski tren dekorasi berganti setiap tahun, unsur nature tetap menjadi fondasi utama dalam berbagai eksplorasi desain pernikahan.

Baca juga: Siapa Perancang Dekorasi Pernikahan Luna Maya?

Pernikahan adat dan internasional kini dipadukan

Owner & Art Director RumahKampung, Fajar J. Adi saat ditemui The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Owner & Art Director RumahKampung, Fajar J. Adi saat ditemui The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Di sisi lain, Owner & Art Director RumahKampung, Fajar J. Adi, melihat tren 2026 justru semakin membuka ruang bagi pasangan untuk memadukan konsep tradisional dan internasional secara bersamaan.

“Untuk tahun 2026 dekor di industri wedding sebenernya nggak bisa satu satu pakem sekarang. Sebab, banyak pasangan yang menggelar pesta tradisional dan internasional dalam satu waktu,” katanya.

Baca juga: Komentar Vendor Pesta Pernikahan Soal Tren Menikah di KUA

Menurut Fajar, generasi muda saat ini juga menunjukkan kecenderungan untuk kembali merangkul akar budaya keluarga mereka.

“Kalau anak muda sekarang, justru lebih mengembalikan adat dari kedua orangtuanya, seperti ada kerinduan untuk tetap kembali ke adat istiadat asal,” ujarnya.

Fenomena ini mendorong vendor dekorasi adat untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi properti, estetika visual, maupun tata cara seremonial.

“Makanya temen-temen di vendor industri adat juga semakin berkembang, meningkatkan kualitas dalam banyak hal, baik dari propertinya maupun tata cara seremonial,” lanjutnya.

Baca juga: Lapangan Golf Bisa Jadi Alternatif Tempat Pesta Pernikahan yang Intimate

Kreativitas vendor jadi penentu utama

Instalasi pernikahan yang ada di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Instalasi pernikahan yang ada di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Fajar menilai kreativitas vendor menjadi elemen terpenting dalam menerjemahkan keinginan calon pengantin ke dalam dekorasi yang sesuai karakter mereka.

“Kedua konsep pernikahan tetap mengutamakan kreativitas dari setiap vendor untuk mengeksekusi keinginan calon pengantin dan kondisi venue yang ada,” katanya.

Eksplorasi material organik, seperti anyaman, rangkaian rotan, dan ronce bunga segar, juga diprediksi semakin diminati sepanjang 2026.

“Material yang organik, misalnya dedaunan, bunga, atau buah-buahan juga semakin banyak diminati. Calon pengantin muda sekarang memilih untuk eksplor dengan dekorasi yang kreatif dan dipersonalisasi,” ujarnya.

Baca juga: 4 Ide Dekorasi Bunga untuk Pernikahan yang Cantik dan Romantis

Menurut dia, dekorasi tradisional dengan sentuhan organik menawarkan pengalaman multisensori yang lebih kuat.

“Konsep dekor bertemakan tradisional dengan bahan organik ini juga memanjakan panca indera. Bukan hanya indah secara visual, tapi juga bisa disentuh, aromanya juga semerbak dari bunga-bunga asli,” kata Fajar.

Sementara itu, untuk konsep internasional, teknologi visual tetap menjadi daya tarik tersendiri.

“Sementara untuk international wedding biasanya banyak bermain di dekorasi lighting dan teknologi LED supaya bisa menciptakan atmosfer venue yang dramatis dan hangat di momen spesial,” tuturnya.

Baca juga: 3 Tips Perawatan Kulit Jelang Pernikahan agar Tampil Flawless

Personalisasi jadi kunci tren wedding 2026

Instalasi pernikahan yang ada di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Instalasi pernikahan yang ada di The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).

Secara umum, tren dekorasi pernikahan 2026 mengarah pada pengalaman yang lebih personal, emosional, dan artistik.

Pasangan tak lagi sekadar mengikuti tren yang sedang viral, tetapi mulai mencari konsep yang benar-benar merepresentasikan kisah, budaya, dan karakter mereka.

Perpaduan antara unsur alam, sentuhan tradisi, serta dukungan teknologi modern pun diprediksi menjadi formula utama yang mendominasi industri pernikahan tahun depan.

Baca juga: Marriage Is Scary: Ketika Pernikahan Terasa Menakutkan bagi Gen Z

Tag:  #pesona #dekorasi #pernikahan #bernuansa #alam #yang #selalu #diminati

KOMENTAR