China Dianggap Mediator Potensial untuk AS dan Iran, Bisa Jadi Kekuatan Penting
Duta Besar Iran untuk China Abdolreza Rahmani Fazli.(AFP/HAIDAR HAMDANI)
10:06
13 Mei 2026

China Dianggap Mediator Potensial untuk AS dan Iran, Bisa Jadi Kekuatan Penting

- Duta Besar Iran untuk China, Rahmani Fazli, mengatakan Beijing merupakan mediator potensial antara Washington dan Teheran.

China dapat menjadi kekuatan penting untuk mengurangi ketegangan antara Teheran dan Washington,” kata Fazli kepada kantor berita negara Iran IRNA, dilansir CNN, Selasa (12/5/2026).

“Tetapi mediasi tidak boleh menjadi alat untuk mengelola tekanan terhadap Iran,” lanjutnya.

Komentar tersebut muncul setelah kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ke China dan menjelang keberangkatan Presiden AS Donald Trump ke Beijing Selasa sore.

Sumber yang mengetahui diskusi di Gedung Putih mengatakan kepada CNN, keputusan besar terkait kelanjutan konflik kemungkinan besar tidak akan dibuat sebelum perjalanan Trump.

Baca juga: Trump Tak Sekuat Dulu, China Kini Lebih Unggul soal Isu Taiwan


China menjadi penyeimbang politik Iran

Fazli menambahkan, China bukan hanya mitra ekonomi tetapi juga bagian dari penyeimbang politik Teheran terhadap ancaman eksternal.

Menurutnya, kunjungan Araghchi terjadi ketika Iran secara aktif mencoba membentuk kembali posisi diplomatiknya setelah konflik dengan AS dan Israel, daripada hanya bereaksi secara militer atau taktis.

“Iran, dalam mengelola fase pasca-perang, tidak hanya mengandalkan reaksi sementara, tetapi berupaya mendefinisikan kembali keselarasan diplomatiknya melalui keterlibatan dengan mitra strategis,” ujar Fazli.

Dia menambahkan, “China memandang krisis ini bukan dari sudut pandang menekan Iran, tetapi dari sudut pandang menahan perang dan mencegah runtuhnya keamanan regional.”

Mengenai Selat Hormuz, pejabat Iran tersebut mengatakan bahwa langkah-langkah keamanan Iran di jalur air itu bersifat defensif dan bukan anti-perdagangan.

Baca juga: Terpukul Perang Iran, Trump Terbang ke China Cari Kemenangan

Pakistan dan China bahas ketegangan Iran-AS

Menteri Luar Negeri China Wang Yi.Reuters Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Pakistan dan China, Ishaq Dar dan Wang Yi membahas perkembangan regional dan upaya Islamabad untuk menengahi penyelesaian perang Iran pada Selasa (12/5/2026).

Dikutip dari Al Jazeera, Selasa, pembicaraan dilakukan melalui sambungan menjelang pertemuan yang direncanakan di Beijing antara Donald Trump dan Xi Jinping.

“Menteri Luar Negeri Wang Yi menegaskan kembali apresiasi dan dukungan atas peran mediasi konstruktif Pakistan,” kata Ishaq Dar dalam sebuah pernyataan yang merangkum hasil diskusi antara kedua pemimpin tersebut.

"Kedua belah pihak menggarisbawahi pentingnya melanjutkan gencatan senjata yang berkelanjutan dan memastikan kelancaran lalu lintas melalui Selat Hormuz," sambungnya.

Tag:  #china #dianggap #mediator #potensial #untuk #iran #bisa #jadi #kekuatan #penting

KOMENTAR