Mana Lebih Awet, Pasangan yang Bertemu di Aplikasi Kencan atau Dunia Nyata?
Ilustrasi pasangan, ilustrasi pacaran. Psikolog mengungkap lima kebiasaan sederhana yang dilakukan pasangan dalam hubungan yang sehat.(Google Gemini AI)
22:05
7 Mei 2026

Mana Lebih Awet, Pasangan yang Bertemu di Aplikasi Kencan atau Dunia Nyata?

- Di tengah maraknya penggunaan aplikasi kencan, banyak lajang yang mulai merasa penat.

Mereka mendambakan pertemuan romantis di dunia nyata  agar memiliki cerita awal hubungan yang lebih berkesan daripada sekadar saling menyukai profil di layar gawai.

Menariknya, sebuah penelitian pada tahun 2025 menunjukkan adanya manfaat jangka panjang yang nyata jika kamu menemukan pasangan secara langsung dibandingkan melalui dunia maya.

Baca juga: Kenapa Masih Merasa Kesepian meski Punya Pasangan? Ini Alasannya

Tim peneliti internasional dari University of Wroclaw di Polandia menganalisis data dari 6.646 individu berpasangan di 50 negara.

Hasil studi tersebut mengungkapkan bahwa individu yang bertemu pasangannya secara luring, rata-rata melaporkan tingkat kepuasan hubungan dan intensitas cinta yang lebih tinggi.

Peneliti menyebutkan bahwa kesamaan latar belakang dan lingkaran sosial menjadi faktor kuat di balik tingginya kebahagiaan ini.

Alasan pertemuan langsung menciptakan hubungan yang lebih kuat

Isyarat fisik yang membangun kedekatan dan rasa aman

Merespons temuan tersebut, pakar hubungan sekaligus pendiri Love Discovery Institute Carolina Pataky, Ph.D., menjelaskan, ketika orang-orang bertemu secara luring, mereka saling berhadapan secara nyata.

Menurut dia, kesan pertama di dunia nyata melibatkan banyak elemen yang tidak bisa diwakili oleh sebuah profil maya.

"Isyarat halus seperti nada suara, bahasa tubuh, energi, dan cara seseorang bergerak di suatu ruang, semuanya menjadi bagian dari kesan pertama," terang Pataky, mengutip Cosmopolitan, Kamis (7/6/2026).

"Interaksi ini mengaktifkan tingkat sistem saraf yang lebih dalam, menumbuhkan rasa aman dan kedekatan yang sulit ditiru melalui profil daring yang sudah diatur sedemikian rupa," sambung dia.

Peran lingkaran sosial sebagai fondasi kepercayaan pasangan

Ilustrasi pasangan, ilustrasi kencan.Google Gemini AI Ilustrasi pasangan, ilustrasi kencan.

Lebih lanjut, lingkungan sosial di mana pertemuan itu terjadi juga memainkan peran yang sangat penting.

"Pertemuan luring sering kali terjadi dalam konteks bersama, seperti kelompok pertemanan, tempat kerja, atau acara komunitas, yang secara alami membangun kepercayaan dan akuntabilitas," ujar Pataky.

Lingkaran sosial yang beririsan ini secara tidak langsung memberikan fondasi ekstra bagi kelangsungan asmara pasangan.

"Lingkaran sosial di sekitar kita ibarat fondasi tak kasatmata yang ikut memperkuat hubungan. Sebaliknya, aplikasi kencan memang bisa memicu ketertarikan dengan cepat, tetapi sering kali tidak memiliki elemen penstabil tersebut," jelas Pataky.

Akibatnya, ucap dia, pasangan harus berusaha lebih ekstra untuk membangun ikatan asmara yang benar-benar "mengakar".

Sisi positif menemukan pasangan lewat aplikasi kencan

Memperluas jangkauan pergaulan dan kejelasan niat berhubungan

Meskipun penelitian menunjukkan keunggulan pertemuan tatap muka, bukan berarti hubungan yang berawal dari internet pasti akan kandas.

Aplikasi kencan tetap memiliki sederet keuntungan, salah satunya adalah keberagaman calon pasangan.

Baca juga: 10 Tanda Cowok Green Flag di Aplikasi Kencan Online Menurut Pakar

"Aplikasi kencan bisa menjadi sarana yang luar biasa untuk memperluas lingkup pergaulan, terutama bagi mereka yang merasa lingkungan sosialnya cukup terbatas atau itu-itu saja," kata Pataky.

Melatih ketangguhan mental dan komunikasi yang terbuka

Selain itu, orang-orang yang berselancar di dunia maya untuk mencari komitmen jangka panjang umumnya memiliki tujuan yang jauh lebih terarah, dibandingkan saat kamu sekadar mengobrol santai dengan orang asing di sebuah kafe.

Ilustrasi pasangan.Google Gemini AI Ilustrasi pasangan.

"Tidak seperti pertemuan kebetulan, penikmat kencan daring biasanya memberikan 'sinyal' bahwa mereka secara aktif mencari koneksi, yang dapat menciptakan kejelasan sejak awal," jelas Pataky.

Selain itu, proses perkenalan jarak jauh ini ternyata juga bisa melatih ketangguhan mental sejak dini.

Pasangan seperti ini biasanya sudah lebih dulu mengasah berbagai keterampilan yang mampu memperkuat ketahanan hubungan mereka ke depannya.

Baca juga: Mencari Hubungan Ideal di Aplikasi Kencan? Perhatikan 2 Hal Ini

"Mulai dari cara menyiasati kendala jarak, menghadapi rasa ragu, hingga belajar berkomunikasi secara terbuka alih-alih cuma mengandalkan ketertarikan emosional semata," tutur Pataky.

Oleh sebab itu, Pataky menilai bahwa pasangan yang berhasil membawa romansa dari aplikasi kencan ke jenjang yang lebih serius cenderung memiliki komitmen yang didasari oleh pilihan matang, bukan sekadar faktor kebetulan semata.

Proses pengenalan yang penuh kesadaran ini justru bisa menciptakan fondasi asmara yang lebih kokoh dan berpotensi jauh lebih awet dibandingkan mereka yang bertemu secara langsung.

Fokus utama dalam membangun keberhasilan hubungan asmara

Pada akhirnya, caramu bertemu dengan pasangan tidak menentukan segalanya. Keduanya memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat ikatan emosional.

"Pertemuan tatap muka memang memberikan keuntungan awal untuk membangun kedekatan yang mendalam," ungkap Pataky.

"Namun, hubungan dari dunia maya juga bisa sama membahagiakannya asalkan kedua belah pihak benar-benar berusaha mengubah kecocokan di layar gawai menjadi kedekatan emosional di dunia nyata," sambung dia.

Oleh karena itu, kamu dan pasangan tidak perlu terlalu memusingkan dari mana awal mula cerita asmara tersebut terjalin.

Pataky menyarankan agar setiap orang lebih sedikit berfokus pada apakah mereka bertemu secara daring atau luring, dan lebih banyak pada menumbuhkan rasa ingin tahu, kehadiran, dan kerentanan saat mereka berinteraksi.

Baca juga: 4 Kunci Hubungan Langgeng Menurut Studi, Ada Frekuensi Konflik

Tag:  #mana #lebih #awet #pasangan #yang #bertemu #aplikasi #kencan #atau #dunia #nyata

KOMENTAR