Apakah Salicylic Acid Boleh Dipakai Setiap Hari? Cek Panduan Amannya
Ilustrasi cuci muka menggunakan cleanser mengandung Salicylic Acid.(Freepik)
14:15
21 Mei 2026

Apakah Salicylic Acid Boleh Dipakai Setiap Hari? Cek Panduan Amannya

Bagi pemilik kulit berjerawat dan mudah komedoan, sering kali mengandalkan Salicylic Acid atau Beta Hydroxy Acid (BHA) dalam rutinitas skincare.

Namun, muncul pertanyaan yang sering membuat bimbang: Apakah Salicylic Acid boleh dipakai setiap hari?

Mengingat sifatnya yang mengeksfoliasi kulit, penggunaan yang salah bisa memicu iritasi. Mari kita bedah jawabannya berdasarkan penjelasan medis dan tips kecantikan yang tepat.

Jawabannya: Boleh, Tapi Ada Syaratnya

Melansir dari laman Alodokter, penggunaan Salicylic Acid setiap hari sebenarnya diperbolehkan, asalkan kulit Anda sudah beradaptasi dan produk yang digunakan memiliki konsentrasi yang rendah (biasanya antara 0,5% hingga 2%).

Namun, perlu diingat bahwa kondisi kulit setiap orang berbeda.

Pemilik kulit berminyak mungkin lebih toleran terhadap penggunaan harian dibandingkan mereka yang memiliki kulit kering atau sensitif.

Jika baru pertama kali mencoba, sangat tidak disarankan untuk langsung memakainya setiap hari karena berisiko merusak skin barrier.

Cara Pakai Salicylic Acid Agar Tidak Mengiritasi Kulit

Agar mendapatkan manfaat maksimal berupa kulit glowing tanpa rasa perih atau kemerahan, ikuti panduan cara pakai berikut ini:

1. Mulai secara Bertahap (Skin Pacing)

Jangan langsung menggunakan produk setiap malam. Mulailah dengan frekuensi 2-3 kali seminggu.

Jika dalam dua minggu kulit tidak menunjukkan reaksi negatif
seperti kering mengelupas atau kemerahan, Anda bisa meningkatkan frekuensinya secara perlahan.

2. Pilih Jenis Produk yang Tepat

Jika Anda ingin menggunakannya setiap hari, pertimbangkan untuk memilih Salicylic Acid dalam bentuk sabun cuci muka (cleanser).

Karena dibilas dengan air (wash-off), kontak zat aktif dengan kulit lebih singkat sehingga risiko iritasi lebih kecil dibandingkan bentuk serum atau toner yang didiamkan di wajah.

3. Wajib Menggunakan Pelembap (Moisturizer)

Salicylic Acid bekerja dengan cara masuk ke pori-pori dan mengangkat minyak berlebih.

Proses ini dapat membuat kulit terasa lebih kering. Oleh karena itu,
selalu kunci kelembapan kulit dengan moisturizer setelah menggunakan produk BHA untuk menjaga keseimbangan hidrasi.

4. Jangan Lupa Sunscreen di Pagi Hari

Eksfoliasi kimiawi membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Mengutip Alodokter, sangat penting untuk menggunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 pada pagi dan siang hari untuk mencegah luka bakar matahari atau hiperpigmentasi.

5. Hindari Mencampur dengan Bahan Aktif Keras Lainnya

Jika Anda menggunakan Salicylic Acid, sebaiknya hindari pemakaian bersamaan dengan Retinol atau Vitamin C dosis tinggi dalam satu waktu.

Gunakan secara bergantian, misalnya Vitamin C di pagi hari dan Salicylic Acid di malam hari, untuk mencegah "stres" pada kulit.

Tanda-Tanda Anda Harus Mengurangi Frekuensi

Jika saat menggunakan setiap hari Anda merasakan gejala berikut, segera hentikan atau kurangi pemakaian.

  • Kulit terasa tertarik dan sangat kering.
  • Muncul rasa perih atau panas saat mengaplikasikan produk lain.
  • Wajah tampak memerah dan mengelupas secara berlebihan.
  • Muncul jerawat kecil dalam jumlah banyak secara mendadak (purging yang berlebihan).

Kesimpulannya, penggunaan Salicylic Acid setiap hari adalah hal yang aman bagi sebagian orang, terutama yang memiliki masalah jerawat membandel dan kulit berminyak.

Namun jika muncul sejumlah tanda di atas, sebaiknya kurangi penggunaan atau hentikan sementara produk mengandung Salicylic Acid.

Editor: Yasinta Rahmawati

Tag:  #apakah #salicylic #acid #boleh #dipakai #setiap #hari #panduan #amannya

KOMENTAR