Mengapa Dude Herlino-Alyssa Diperiksa di Kasus PT Dana Syariah Indonesia?
Pasangan artis Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diperiksa oleh Bareskrim Polri terkait dengan kasus dugaan penipuan dan penggelapan penyaluran pendanaan oleh PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).
Keduanya berstatus sebagai saksi dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih lima jam pada Kamis (2/4/2026).
Lalu, apa yang didalami penyidik dari pemeriksaan Dude dan Alyssa?
Ditanya soal kontrak brand ambassador
Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Polri memeriksa Dude dan Alyssa terkait dengan status mereka sebagai brand ambassador (BA) dari PT DSI.
“Pertanyaan berkisar pada job desk mereka di PT DSI sebagai brand ambassador,” ujar Kuasa hukum Dude dan Alyssa, Muhamad Alyudi Harahap seusai pemeriskaan, Kamis.
Baca juga: 4 Fakta Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim soal Kasus PT DSI
Alyudi menegaskan, kedua kliennya hanya BA untuk PT DSI, bukan bagian dari manajemen dan tidak terlibat dalam pengelolaan internal perusahaan.
“Kerja-kerjanya profesional dan proporsional. Keduanya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan internal perusahaan. Kehadiran mereka juga untuk membantu penyidik dalam proses penegakan hukum terkait perkara PT DSI,” jelasnya.
Adapun kontrak kerja antara Dude dan Alyssa selaku BA diperpanjang per tahun oleh PT DSI sesuai kebutuhan yang ada.
"Mas Dude berperan sebagai brand ambassador PT DSI dan hubungan itu jelas diatur dalam kontrak. Kontrak dibuat per tahun dan diperpanjang setiap tahun. Hanya sebatas itu," ujar Alyudi.
Baca juga: Diperiksa Bareskrim, Dude–Alyssa Tegaskan Tak Tahu Masalah Internal PT DSI
Dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB, Dude mendapat 32 pertanyaan, sedangkan Alyssa ditanya 21 pertanyaan.
Dude menegaskan, pertanyaan dari penyidik hanya berkutat seputar pekerjaan mereka sebagai BA.
“Pertanyaan berkaitan dengan job desk pekerjaan kami sebagai brand ambassador. Penyidik ingin mengetahui secara mendalam apa saja tugas kami,” ujar Dude.
Soal honor ikut ditanya
Kepala Tim Penyidik Dittipideksus Brigjen Susatyo Purnomo Condr mengatakan, pihaknya ikut mendalami terkait besaran honor yang diterima Dude dan Alyssa selaku BA.
Pendalaman ini dilakukan ketika penyidik meneliti sejumlah dokumen yang telah disita dari PT DSI.
“Termasuk honor dan hal-hal lain menjadi obyek pemeriksaan, serta bagaimana mereka memahami bisnis plan DSI untuk disampaikan kepada masyarakat secara luas. Itu penting untuk kami ketahui dari keterangan kedua saksi,” ujar Susatyo.
Dalam pemeriksaan pertama kepada pasangan artis ini, penyidik fokus pada peran keduanya selaku BA dan materi yang disampaikan kepada masyarakat.
“Materi pemeriksaan terkait peran sebagai brand ambassador, bagaimana profesionalitas mereka dalam menyampaikan business plan PT DSI kepada masyarakat. Ketika dalam pelaksanaannya ditemukan dugaan fraud, tentu hal itu menjadi bagian dari obyek pemeriksaan,” imbuh Susatyo.
Baca juga: Polisi Dalami Kontrak dan Honor Dude Harlino–Alyssa di PT DSI
Kasus PT DSI
Sebelumnya, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni TA selaku Direktur Utama sekaligus pemegang saham PT DSI, MY selaku mantan direktur dan pemegang saham, serta ARL yang menjabat sebagai komisaris dan pemegang saham perusahaan tersebut.
Ketiganya diduga memiliki peran dalam operasional dan pengelolaan kegiatan pendanaan pada PT DSI yang merugikan para pemberi pendanaan atau lender.
Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penggelapan dalam jabatan, penipuan, penipuan melalui media elektronik, pembuatan laporan keuangan palsu, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Modus yang digunakan diduga berupa penyaluran pendanaan dari masyarakat dengan menggunakan proyek fiktif yang berasal dari data atau informasi borrower existing.
Dari hasil penyidikan sementara, praktik tersebut diduga berlangsung dalam kurun waktu 2018 hingga 2025 dan menimbulkan kerugian bagi para pemberi pendanaan.
Tag: #mengapa #dude #herlino #alyssa #diperiksa #kasus #dana #syariah #indonesia