Akomodasi Layanan Haji 2026: 277 Hotel, 45 Klinik, hingga 74 Dapur di Arab Saudi
Ilustrasi haji. Biaya haji 2026.(PIXABAY/ADLI WAHID)
07:02
16 April 2026

Akomodasi Layanan Haji 2026: 277 Hotel, 45 Klinik, hingga 74 Dapur di Arab Saudi

- Pemerintah lewat Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sudah memastikan akomodasi pelayanan seperti penginapan, konsumsi, dan transportasi untuk jemaah haji 2026 atau 1447 Hijriah.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, persiapan layanan haji 2026 sudah hampir 100 persen.

"Persiapan layanan haji hampir selesai 100 persen. Tahapan saat ini adalah pengecekan akhir seluruh layanan menjelang operasional haji," ujar Irfan dalam konferensi pers di Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Jakarta, Rabu (15/4/2026), dikutip dari siaran Youtube Kompas TV.

Baca juga: Keselamatan Jemaah Haji Jadi Prioritas Pemerintah di Tengah Konflik Timur Tengah

Untuk penginapan, Kemenhaj telah menyediakan 227 hotel yang berada di Makkah (177 hotel) dan Madinah (100 hotel).

Untuk di wilayah Makkah, tempat menginap terletak di Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziah. Sedangkan di Madinah, seluruh hotel berada di wilayah Markaziah

Untuk memastikan kesehatan para jemaah haji, Kemenhaj juga telah menyiapkan 40 klinik di Makkah dan lima klinik di Madinah.

Pemerintah, jelas Irfan, juga bekerja sama dengan salah satu rumah sakit besar di Arab Saudi, yakni Saudi German Hospital.

"Setiap kloter terdiri atas satu dokter dan satu tenaga kesehatan," kata Irfan.

Baca juga: Persiapan Layanan Haji 2026 Sudah Hampir 100 Persen

Lalu untuk memenuhi konsumsi jemaah haji asal Indonesia, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah.

Sementara untuk transportasi, pemerintah menyiapkan bus untuk tiga peruntukan. Pertama adalah bus antarkota untuk mengantar para jemaah haji untuk rute Jeddah-Makkah-Madinah.

Peruntukan kedua adalah bus selawat, yang akan melayani pergerakan jemaah selama 24 jam ke Masjidil Haram.

Sedangkan ketiga, bus masyair yang akan melayani jemaah haji Indonesia selama berada di Arafah-Muzdalifah-Mina.

Baca juga: Ada Mekkah Route, Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi Saat Tiba di Arab Saudi

Dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, ia memastikan bahwa keselamatan dan keamanan jemaah haji asal Indonesia menjadi prioritas di tengah konflik Timur Tengah yang terjadi.

Presiden Prabowo Subianto, ungkap Irfan, meminta keselamatan jemaah haji diutamakan dalam setiap pengambilan kebijakan.

"Eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah menjadi perhatian pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji. Presiden memerintahkan bahwa keselamatan jemaah adalah prioritas utama," ujar Irfan.

"Sehingga, semua skenario penyelenggaraan ibadah haji dan rencana mitigasi risiko harus didasarkan pada prinsip tersebut," sambungnya.

Tag:  #akomodasi #layanan #haji #2026 #hotel #klinik #hingga #dapur #arab #saudi

KOMENTAR