Bansos, Santunan, hingga Pelayanan Terbaik untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Tim SAR mengevakuasi korban kecelakaan antara KRL Commuter Line dengan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026).(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
13:30
30 April 2026

Bansos, Santunan, hingga Pelayanan Terbaik untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

- Pemerintah memastikan korban kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, akan mendapatkan bantuan.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat mengunjungi salah satu keluarga korban yang tewas dalam kecelakaan itu.

Baca juga: Gus Ipul Pastikan Seluruh Korban Tragedi Kereta Api di Bekasi Timur Dapat Bantuan

Nantinya, Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan asesmen untuk mendata korban agar mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.

"Jadi secara keseluruhan ada 81 yang luka-luka dan yang wafat 16. Semuanya akan kita lakukan asesmen dan akan kita berikan dukungan program sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Gus Ipul usai mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi KA-KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).

Pemerintah, kata Gus Ipul, tidak akan meninggalkan keluarga korban sendirian tanpa adanya pendampingan hingga dukungan.

"Di samping tentu ada asuransi ya dari Jasa Raharja, tapi dari Kemensos tentu berupa bantuan-bantuan yang ada di kami berupa bansos, santunan, dan terpenting program pemberdayaan," jelas Gus Ipul.

Baca juga: Ramai-ramai DPR Soroti “Taksi Hijau” Green SM di Tragedi Kereta Bekasi Timur

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).KOMPAS.com/FIRDA JANATI Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).

Santunan kepada Keluarga Korban

Pada hari yang berbeda, Gus Ipul menyampaikan bahwa santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia telah ditangani melalui mekanisme asuransi yang berlaku.

Meski santunan dijamin asuransi, Kemensos memastikan negara tetap hadir memberikan dukungan tambahan bagi keluarga korban.

"Untuk santunan kepada ahli waris biasanya sudah ada mekanismenya melalui asuransi. Tetapi bagi keluarga korban, Insya Allah akan kami berikan dukungan berdasarkan hasil asesmen," kata Gus Ipul di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: BKN Naikkan Pangkat Anumerta dan Hak Pensiun bagi Nurlaela, ASN Korban Kecelakaan Kereta Bekasi

Korban Dapat Pelayanan Terbaik

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meminta agar para korban yang dirawat di rumah sakit mendapat pelayanan terbaik.

"Dalam Bapak Presiden menjenguk tadi tentu yang pertama Beliau memberikan petunjuk untuk seluruh korban yang dirawat untuk diberikan pelayanan yang terbaik," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Selasa.

Prasetyo turut menyampaikan duka cita mendalam untuk para korban. Dia mengatakan, Prabowo menjenguk para korban sebelum berangkat kunjungan kerja ke luar kota pada Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Kearifan Lokal yang Membahayakan di Perlintasan Kereta Api

Selama Prabowo di rumah sakit, Kepala Negara juga mendengarkan penjelasan pihak rumah sakit soal penanganan para korban.

"Beliau menyempatkan untuk sedikit berdiskusi mendengar masukan dari kepala rumah sakit terhadap penanganan korban dan kebutuhan peralatan-peralatan di rumah sakit," ucapnya.

Prabowo juga mendapatkan laporan mengenai kejadian tadi malam dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin yang turut mendampinginya selama di RSUD Kota Bekasi.

"Dan Beliau memerintahkan dilakukan beberapa langkah investigasi tentu harus dilakukan. Kemudian juga beliau minta dipikirkan untuk mengantisipasi supaya hal-hal seperti ini tidak terulang kembali," tegas Prasetyo.

Baca juga: KSP Dudung Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi, Angkat Bicara soal Pelintasan Sebidang Liar

Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL yang dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi.Sekretariat Presiden RI Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL yang dirawat di RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi.

16 Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya diberitakan, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Total korban dalam peristiwa tersebut mencapai 106 orang, di mana 16 di antaranya meninggal usai mendapatkan perawatan intensif dan 90 lainnya luka-luka.

Baca juga: Apa yang Dilakukan Masinis Saat Kecelakaan Kereta? Ini Prosedurnya

Para korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bhakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dalam peristiwa tersebut.

Tag:  #bansos #santunan #hingga #pelayanan #terbaik #untuk #korban #kecelakaan #kereta #bekasi

KOMENTAR