Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
Bek Persib Bandung Julio Cesar mewanti-wanti timnya untuk tidak terpeleset di laga pamungkas BRI Super League 2025/2026.
Tim Maung Bandung diambang hattrick juara. Syaratnya, mereka minimal meraih hasil seri bahkan menang saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 WIB.
Dengan bermain di GBLA dan rekor tak terkalahkan yang masih terjaga di kandang musim ini, peluang mendapatkan satu poin saja akan mudah didapatkan Maung Bandung.
Tak ingin gelar juara yang sudah di depan mata sirna, Cesar meminta timnya untuk menjaga fokus menjelang laga penutup musim ini.
"Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, tapi kami harus fokus pada pertandingan. Kami harus melewati pertandingan ini. Kami harus konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan," kata dia melansir ANTARA, Kamis (21/5/2026).
Bek asal Brasil itu mengatakan hal ini juga karena kualitas Persijap, yang menjadi salah satu dari tiga tim yang berhasil mengalahkan Persib musim ini.
Di pertemuan pertama pada Agustus tahun lalu, Persib dikalahkan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini dengan skor 1-3.
"Sekarang ini adalah pertandingan terakhir. Kami kalah di sana (Jepara) dan kami harus menang di rumah kita sendiri," kata Julio.
Dalam kesempatan yang sama, Julio juga mengatakan akan selalu mengingat gol menit-menit akhir yang dicetaknya ke gawang PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada laga terakhir.
Gol ini memastikan langkah Persib untuk menjadi juara lebih mudah karena memenangkan laga dengan skor 2-1, dengan saat yang sama pesaing terkuat mereka Borneo FC ditahan imbang Persijap 0-0.
"Perasaannya luar biasa di menit-menit terakhir, ketika saya mencetak gol bersama rekan-rekan. Ini momen yang bagus bagi kami. Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja akan mengingat momen ini sepanjang hidup saya," kata bek 31 tahun itu.
Di balik perjuangan spartan para pemain di lapangan, Julio juga mengungkapkan ada peran kapten tim, Marc Klok. Sebelum peluit pertama dibunyikan, Klok memberikan pidato motivasi (team talk) yang berhasil membakar api semangat seluruh anggota tim.
Menurut Julio, pidato Klok menyentuh sisi emosional tim karena mendedikasikan pertandingan untuk Bojan Hodak yang terpaksa absen akibat hukuman akumulasi kartu kuning dan harus pulang ke Kroasia menghadiri pemakaman ibunya.
"Sebelum memasuki pertandingan, Marc memberikan kata-kata yang hebat. Semua orang seperti terbakar (bersemangat). Kami berbicara tentang Bojan juga yang tidak bersama kami. Kami bermain untuk dia. Semua orang memasuki pertandingan untuk memberikan seratus persen (penampilan)," ungkap dia.
Tag: #ogah #terpeleset #laga #terakhir #julio #cesar #minta #pemain #persib #bandung #lakukan