Internasionale Bergema di May Day 2026, Prabowo Ikut Bernyanyi
Presiden RI Prabowo Subianto mengepalkan tangan saat lagu Internationale diputar dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).(YouTube Sekretariat Presiden)
17:26
1 Mei 2026

Internasionale Bergema di May Day 2026, Prabowo Ikut Bernyanyi

- Presiden RI Prabowo Subianto ikut melantunkan lagu legendaris kaum buruh, Internasionale, sambil mengangkat kepalan tangan kanan ke udara dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Momen ini berlangsung Prabowo setelah Kepala Negara selesai berpidato dalam acara peringatan May Day tahun ini.

Baca juga: Prabowo Bela Ojol Kerja Keras tapi Duit Kena Potong 20 Persen: Enak Aje…

Saat lagu Internationale diputar, Prabowo tetap berada di depan mimbar didampingi para petinggi serikat buruh.

"Bangunlah kaum yang terhina, bangunlah kaum yang lapar...," dendang Prabowo dalam bait pertama Internasionale, terlihat dari gerak bibirnya.

Para perwakilan buruh di lokasi pun menyanyikan lagu yang menjadi simbol solidaritas dan perjuangan melawan penindasan.

Baca juga: Presiden Prabowo Target 1 Juta Rumah untuk Para Buruh

Ada yang angkat kepalan tangan kanan, ada yang kiri 

Para elite organisasi buruh juga mengepalkan tangannya ke udara.

Said Iqbal, Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI mengangkat kepalan tangan kiri, ada pula Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengangkat kepalan tangan kanan.

Ilhamsyah yang merupakan Ketua Umum KPBI mengangkat kepalan tangan kiri. Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengangkat kepalan tangan kanan.

Prabowo, elite organisasi buruh, dan massa buruh mendendangkan Internasionale di May Day 2026. YouTube Sekretariat Presiden Prabowo, elite organisasi buruh, dan massa buruh mendendangkan Internasionale di May Day 2026.

Ada pula Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat yang dulu dikenal sebagai aktivis buruh mengangkat kepalan tangan kanan, kadang mengepalkan kedua tangannya.

Di hadapan ratusan ribu massa buruh, Prabowo pun mengangkat tangan sambil mengepalkan tangan kanan. Sesekali ia ikut melantunkan melantunkan tersebut.

Prabowo pun meneriakkan kata "Hidup Buruh" dan "Hidup Indonesia" masing-masing sebanyak tiga kali, di tengah lagu itu dinyanyikan.

Masih diiringi Lagu Internationale, Kepala Negara menyalami para petinggi serikat buruh yang ada di sisi kanan dan kirinya. Ada momen Prabowo memeluk dan merangkul beberapa perwakilan buruh di lokasi.

Dari atas panggung, Prabowo pun membuka kemeja safarinya untuk dilemparkan ke massa buruh yang memenuhi panggung acara.

Warga pun berebut untuk mengambil baju yang dikenakan Prabowo selama acara Hari Buruh pagi tadi.

Hanya dengan memakai kaos hitam, Kepala Negara pun turun dari panggung untuk kembali ke mobilnya. Sepanjang jalan, ia menyalami massa buruh yang telah berkerumun.

Syair lagu Internasionale

Lagu Internasionale berasal dari Perancis berjudul L'Internasionale, syair karya Eugne Pottier 1871.

Di masa itu, sempat berdiri Komune Paris yang berumur dua tahun, pemerintahan dijalankan oleh kaum proletariat.

Lagu L'Internasionale kemudian diterjemahkan ke pelbagai bahasa, termasuk di Indonesia atau dahulu disebut sebagai Hindia Belanda. Dulu, lagu itu diterjemahkan oleh Soewardi Soerjaningrat atau Ki Hadjar Dewantara.

Begini syairnya:

Bangunlah kaum yang terhina, bangunlah kaum yang lapar

Kehendak yang mulia dalam dunia senantiasa bertambah besar

Lenyapkan adat dan paham tua, kita rakyat sadar, sadar

Dunia sudah berganti rupa untuk kemenangan kita

Perjuangan penghabisan, kumpulah melawan

Internasionale pasti di dunia!

Lagu Internasionale di May Day 2026YouTube Sekretariat Presiden Lagu Internasionale di May Day 2026

Tag:  #internasionale #bergema #2026 #prabowo #ikut #bernyanyi

KOMENTAR