Jemaah Haji Khusus Mulai Tiba di Madinah, Operasional Haji 2026 Berjalan Lancar
- Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menyampaikan bahwa rombongan perdana jemaah haji khusus telah tiba di Tanah Suci.
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah, Minggu (3/5/2026).
“Alhamdulillah kami sampaikan pula bahwa rombongan perdana jemaah haji khusus dengan jumlah 40 jemaah telah tiba di tanah suci,” kata Maria.
Baca juga: Jemaah Haji Kini Lebih Sejuk, Teknologi Kabut Canggih Dipasang di Jamarat
Ia menjelaskan, para jemaah tersebut menggunakan penerbangan Etihad Airways EY631 dengan rute Jakarta–Madinah.
Maria menambahkan, terdapat sejumlah perbedaan antara haji khusus dan haji reguler, di antaranya terkait waktu tunggu, biaya, serta waktu pelaksanaan ibadah haji.
Dalam kesempatan yang sama, Maria juga memaparkan perkembangan terkini operasional penyelenggaraan haji.
Dia menyebutkan bahwa hingga Minggu (3/5/2026), penyelenggaraan haji telah memasuki hari ke-13 masa operasional.
“Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah dari Madinah menuju ke Mekkah pun juga berjalan lancar, tertib, dan terus mendapatkan pendampingan petugas di seluruh titik layanan,” ujarnya.
Baca juga: 1.400 Inspeksi Dilakukan, Saudi Perketat Pengawasan Makanan dan Obat Jemaah Haji 2026
Berdasarkan data hingga Sabtu (2/5/2026), sebanyak 192 kelompok terbang (kloter) dengan total 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sementara itu, 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas tercatat telah tiba di Madinah.
Untuk pergerakan jemaah dari Madinah ke Mekkah, proses dilakukan secara bertahap.
Tercatat sebanyak 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas telah tiba di Mekkah guna melanjutkan rangkaian ibadah, termasuk umrah wajib serta persiapan menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Baca juga: Nekat Haji Tanpa Izin, Denda Rp 80 Juta hingga Deportasi Menanti
Maria memastikan seluruh proses pergerakan jemaah berlangsung secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas.
“Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama perjalanan,” ujarnya.
Tag: #jemaah #haji #khusus #mulai #tiba #madinah #operasional #haji #2026 #berjalan #lancar