Musyif Diny: Jangan Lupa Doakan Presiden dan Pimpinan Negeri agar Adil dan Bijaksana
Konsultan Ibadah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Asrorun Niam Sholeh mengingatkan jemaah untuk memperbanyak beribadah, dzikir dan munajat kepada Allah jelang puncak pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).(KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)
17:58
18 Mei 2026

Musyif Diny: Jangan Lupa Doakan Presiden dan Pimpinan Negeri agar Adil dan Bijaksana

- Musyrif Diny atau Konsultan Ibadah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Asrorun Niam Sholeh mengimbau jemaah haji untuk mendoakan pimpinan negeri ini agar dapat memimpin dengan sikap yang adil dan bijaksana.

Asrorun mengingatkan jemaah untuk berdoa kepada Allah SWT untuk kelancaran pelaksanaan ibadah haji, keluarga yang sakinah dan masyarakat bangsa Indonesia yang damai dan sejahtera.

"Jangan lupa mendoakan Presiden dan para pemimpin negeri untuk dapat memimpin dan membangun bangsa Indonesia dengan adil, bijaksana sehingga dapat mengantarkan bangsa Indonesia menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," ujar Asrorun, dalam keterangan pers yang diterima, Senin (18/5/2026).

Asrorun juga meminta jemaah untuk muhasabah dan bertekad menjadikan ibadah haji sebagai momentum perbaikan diri, perbaikan keluarga, dan perbaikan negeri.

Baca juga: Prabowo Sebut Rakyat di Desa Tak Pakai Dollar, Purbaya: Untuk Menghibur Saja

"Perbaiki negeri mulai dari perbaiki diri sendiri. Etos haji adalah etos kesetaraan, kebersamaan, kejujuran dan kerja keras," kata dia.

Menurut Asrorun, ibadah haji merupakan momentum jemaah untuk memperbanyak pahala dengan zikir dan munajat kepada Allah jelang puncak pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Shalat lima waktu berjamaah. Bagi yang sehat dapat ke Masjidil Haram dengan memanfaatkan fasilitas transportasi yang tersedia. Bagi yang ada udzur, shalat jemaah dilakukan di masjid-masjid tempat tinggal selama di Mekkah," ujar dia.

Bukan hanya mementingkan soal ibadah, Asrorun mengingatkan jemaah menjaga kesehatan dengan menyantap konsumsi yang sehat, istirahat yang cukup, dan pikiran tenang.

"Jangan memforsir diri, aji mumpung. Fokus dan Prioritaskan persiapan rangkaian ibadah haji mulai tanggal 8 sampai dengan 13 Dzulhijjah, terutama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," kata dia.

Baca juga: Sahroni Ungkap Alasan Listyo Sigit Masih Dipertahankan Jadi Kapolri oleh Prabowo

Asrorun yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa menuturkan melanjutkan, ibadah haji itu ada unsur ibadah jasmaniyah atau ibadah fisik.

"Karenanya, butuh kebugaran, di samping ibadah maliyah (karenanya butuh biaya) dan ibadah ruhiyah, mental spiritual," ucap dia.

Tag:  #musyif #diny #jangan #lupa #doakan #presiden #pimpinan #negeri #agar #adil #bijaksana

KOMENTAR