Menlu: 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Telah Tiba di Istanbul
Menlu Sugiono secara khusus menyoroti soal gugurnya empat Peacekeepers Indonesia yang bertugas di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).(Dok. YouTube Setpres)
04:54
22 Mei 2026

Menlu: 9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Telah Tiba di Istanbul

- Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan Israel kini sudah tiba di Turkiye untuk pulang ke Indonesia.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan oleh militer Israel telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turkiye,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, dalam keterangannya via akun X resmi, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Usai Dibebaskan dari Israel, 9 WNI Akan ke Istanbul untuk Dipulangkan

Para WNI itu tiba di Istanbul pada Kamis (21/5/2026) waktu setempat. Kementerian Luar Negeri RI segera memproses pesiapan pemulangan mereka ke Indonesia.

“Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar sehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” kata Sugiono.

Baca juga: Menlu Sugiono Ungkap 9 WNI yang Ditangkap Israel Telah Dibebaskan

Lebih lanjut, Indonesia mengutuk perlakuan pihak Israel terhadap aktivis dan jurnalis dari Indonesia itu.

“Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan yang dilakukan oleh Israel terhadap WNI pada saat penahanan,” kata Sugiono.

Sugiono menjelaskan bahwa tindakan tidak manusiawi terhadap para relawan Global Sumud Flotilla 2.0 itu adalah pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.

Sembilan WNI yang sempat ditahan Israel

Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia, Rabu (20/5/2026) sembilan WNI tersebut telah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa vidio pernyataan mereka ditangkap. Sembilan WNI tersebut yakni:

- Andi Angga Prasadewa di Kapal Josef
- Rahendro Herubowo di Kapal Ozgurluk
- Andre Prasetyo Nugroho di Kapal Ozgurluk
- Thoudy Badai di Kapal Ozgurluk
- Bambang Noroyono (Abeng) di Kapal BoraLize
- Herman Budianto Sudarsono di Kapal Zapyro
- Ronggo Wirasanu di Kapal Zapyro
- Asad Aras Muhammad di Kapal Kasr-1
- Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1.

Tag:  #menlu #yang #sempat #ditahan #israel #telah #tiba #istanbul

KOMENTAR