Pemerintah Diminta Periksa Fisik-Mental WNI yang Bebas dari Israel
Sebuah kapal dari armada kemanusiaan baru yang menuju Jalur Gaza melakukan keberangkatan simbolis dari Pelabuhan Vell Barcelona pada 12 April 2026 karena keberangkatan armada tersebut ditunda akibat cuaca buruk. Armada baru yang terdiri dari lebih dari 80 kapal dan 1.000 aktivis pro-Palestina internasional, yang mencoba mencapai Gaza tahun lalu, sedang mempersiapkan misi baru ke wilayah yang hancur tersebut dari Barcelona. Tanggapan Israel terhadap perjalanan pertama Armada Global Sumud?mencegat kapal
12:58
22 Mei 2026

Pemerintah Diminta Periksa Fisik-Mental WNI yang Bebas dari Israel

Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Iman Sukri meminta pemerintah memeriksa kondisi kesehatan fisik dan mental sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang baru bebas dari tahanan Israel.

Iman mengatakan pemeriksaan kesehatan penting dilakukan untuk memastikan kondisi para relawan tetap baik setelah menjalani penahanan dalam situasi konflik.

“Para relawan juga perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh setelah tiba di Indonesia. Negara harus memastikan mereka pulang dalam kondisi aman dan sehat,” ujar Iman, Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Pemerintah Diminta Tak Lepas Tangan Usai 9 WNI Bebas dari Israel: Kawal Sampai Indonesia

Menurut politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu, perhatian pemerintah tidak boleh berhenti setelah para WNI dibebaskan dengan cara dideportasi ke Turki.

Iman menegaskan, pemerintah harus terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh relawan tiba di Indonesia dengan selamat.

“Proses ini jangan dilepas begitu saja setelah dibebaskan. Pemerintah harus terus mengawal sampai mereka benar-benar tiba di Indonesia. Koordinasi dengan seluruh pihak terkait perlu diperkuat agar tidak ada hambatan selama proses transit dan pemulangan,” kata dia.

Baca juga: WNI yang Ditangkap Israel Pulang ke Indonesia pada Sabtu Besok

Diberitakan sebelumnya, sembilan WNI ditangkap Israel misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 telah bebas.

Para aktivis dan jurnalis tersebut ditangkap dari kapal berbeda yang mereka tumpangi saat berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengatakan sembilan WNI tersebut kini telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turkiye.

Baca juga: Nasib 9 WNI Aktivis GSF, Dipulangkan Usai Alami Kekerasan Saat Ditangkap Israel

“Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan oleh militer Israel telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turkiye,” kata Sugiono melalui akun X resminya, Jumat.

Sugiono mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulangan seluruh WNI ke Tanah Air berjalan lancar.

“Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar sehingga seluruh WNI dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” ujar dia.

Tag:  #pemerintah #diminta #periksa #fisik #mental #yang #bebas #dari #israel

KOMENTAR