AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri acara Perayaan Idul Adha 1447 H yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, pada Rabu (27/5/2026). (Suara.com/Bagaskara)
11:52
27 Mei 2026

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri acara Perayaan Idul Adha 1447 H yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, pada Rabu (27/5/2026).

Dalam sambutannya, AHY menekankan bahwa esensi kurban bukan sekadar ritual ibadah, melainkan manifestasi dari ketaatan kepada Tuhan dan kepedulian nyata terhadap sesama manusia.

AHY mengawali sambutannya dengan memberikan apresiasi kepada jajaran panitia kurban, khususnya Sekjen Partai Demokrat dan Herman Khaeron, atas meningkatnya jumlah hewan kurban yang disalurkan melalui DPP dari tahun ke tahun.

"Alhamdulillah, panggilan untuk berbagi melalui kurban ini semakin baik. Semakin banyak hewan kurban yang bisa diserahkan melalui DPP untuk disalurkan kepada yang berhak. Ini sesuatu yang membahagiakan dan harus kita syukuri," ujar AHY.

AHY mengajak seluruh kader untuk merenungkan kembali kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Menurutnya, perintah kurban adalah ujian ketakwaan yang sangat berat, namun dijalankan dengan penuh keikhlasan.

"Kisah itu bukan hanya menjadi legenda, tapi menjadi pelajaran luar biasa bagi kita sebagai hamba Allah yang bertakwa. Bagaimana menempatkan kepatuhan kepada perintah Allah di atas segalanya. Itu adalah nilai yang sangat mulia dan dalam," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa semangat kurban sejalan dengan ideologi perjuangan Partai Demokrat.

Ia menyebutkan bahwa partai tidak hanya berbagi secara seremonial, tetapi harus hadir dalam bentuk kebijakan yang pro-rakyat.

"Perjuangan Demokrat sejatinya adalah peduli dan berbagi. Fraksi Partai Demokrat memperjuangkan rakyat bukan hanya dengan membagi-bagikan kurban, tetapi melalui kebijakan, undang-undang, dan produk legislasi yang berpihak pada rakyat kecil serta kaum marginal," tegas AHY.

Selain hubungan dengan Tuhan (Hablum minallah) dan hubungan antarmanusia (Hablum minannas), AHY menyelipkan pesan penting mengenai isu lingkungan.

Ia menekankan bahwa perjuangan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam.

"Kita ingin ekonomi yang lebih baik dan kesejahteraan (prosperity), tapi ingat, alam kita juga harus dijaga (sustainability). Alam dan lingkungan ini adalah milik anak cucu kita. Di berbagai forum, Demokrat terus menyuarakan pentingnya menjaga keseimbangan ini," ujarnya.

AHY berharap momentum Idul Adha ini dapat memperkuat solidaritas sosial, terutama dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan atau terdampak bencana.

"Inilah pesan Idul Adha yang saya sampaikan. Semoga segala pengorbanan dan keikhlasan kita mendapatkan limpahan pahala dari Allah SWT," pungkasnya.

Editor: Bangun Santoso

Tag:  #perjuangan #demokrat #bukan #cuma #bagi #bagi #kurban #tapi #kebijakan #rakyat

KOMENTAR