Mendikti Ungkap Ada 4 Pelaku Skandal Riset Palsu di Denmark, Lulusan UNY dan Tidak Ada Dosen
Mendiktisaintek Brian Yuliarto setelah menghadiri konferensi pers hasil UTBK-SNBT tahun 2026 di Kemdiktisaintek, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).(KOMPAS.com/MELVINA TIONARDUS)
16:34
2 Juni 2026

Mendikti Ungkap Ada 4 Pelaku Skandal Riset Palsu di Denmark, Lulusan UNY dan Tidak Ada Dosen

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengungkap terduga pelaku dalam skandal pemalsuan riset di konferensi International Society of Pneumonia and Pneumococcal Diseases (ISPPD) berjumlah 4 orang

Hal ini berdasarkan hasil penelusuran Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) bersama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

"Sampai saat ini masih empat orang. Karena ada beberapa nama yang mungkin banyak ya, ternyata kan tidak tahu-menahu. Jadi, sampai saat ini masih empat orang," kata Brian di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Menurut Brian, semua terduga pelaku ini tidak berstatus dosen atau peneliti di kampus.

Baca juga: Mendikti Ungkap Motif Pelaku Riset Palsu: Manfaatkan Travel Grant untuk ke Luar Negeri

Oleh karena itu, pihak kampus tidak bisa melakukan sanksi etik maupun disiplin kepada para terduga pelaku.

"Kami pertama mengecek, apakah ada di antara para pelaku itu yang terafiliasi atau sebagai dosen maupun peneliti, ternyata tidak ada yang dosen dan peneliti. Sehingga kami, selanjutnya kami telusuri," ucap Brian.

Menurut Brian, kasus pemalsuan riset ini sangat mencoreng nama Indonesia di luar negeri.

Brian pun langsung membentuk tim investigasi untuk menindaklanjuti soal kasus tersebut serta berkoordinasi dengan UNY karena keempat pelaku alumni UNY.

"Kita sudah membentuk tim khusus untuk tindak lanjut. Tim ini juga ada dari pimpinan UNY, ya. Kenapa UNY? Karena kesamaan dari semua yang terduga melakukan pelanggaran, ini lulusan dari UNY," tuturnya.

Dari hasil pendalaman, Brian mengungkap motif keempat pelaku adalah ingin memanfaatkan travel grant ke luar negeri.

Baca juga: Mendiktisaintek Akan Proses Hukum Pelaku Riset Palsu Denmark agar Jera

"Tapi tentu, ini memiliki atau sangat bermasalah dari sisi etik dan integritas, dan yang sangat disayangkan juga adalah dengan kasus ini, maka kredibilitas penelitian di Indonesia juga kemudian akan disangsikan," lanjut dia.

Brian pun berharap ada efek jera terhadap pelaku.

Ia berencana untuk membawa kasus ini ke proses hukum.

Ia menegaskan, efek jera diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami akan menindaklanjuti kasus ini. Kita akan, masih mengumpulkan terus data-data. Kami juga membuka masukan kalau ada teman-teman dari media sosial yang mendapatkan data-data lebih spesifik," kata Brian.

Tag:  #mendikti #ungkap #pelaku #skandal #riset #palsu #denmark #lulusan #tidak #dosen

KOMENTAR