TNI AU Siapkan Kajian dan Rencana Internal untuk Pengembangan Bandara Kertajati
Potret Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, belum lama ini(Dok Diskominfo Majalengka)
10:54
5 Juni 2026

TNI AU Siapkan Kajian dan Rencana Internal untuk Pengembangan Bandara Kertajati

- TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah kajian dan perencanaan internal terkait kemungkinan dukungan terhadap operasional maupun pemanfaatan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan dalam pertemuan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M Tonny Harjono dengan Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati di Mabes AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah opsi pengembangan Bandara Kertajati, termasuk pemanfaatannya untuk mendukung sektor dirgantara, kebutuhan pertahanan, hingga industri penerbangan nasional.

TNI AU juga telah menyiapkan berbagai kajian dan perencanaan internal yang dapat diselaraskan apabila ke depan diperlukan dukungan lebih lanjut terhadap operasional maupun pemanfaatan Bandara Kertajati,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, dalam siaran pers Dispenau, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Kemhan Sebut Rencana Pembangunan Bengkel Hercules di Kertajati dengan AS Belum Deal

Salah satu aspek yang dibahas adalah peluang pengembangan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) di kawasan bandara.

Fasilitas tersebut dinilai berpotensi mendukung kebutuhan perawatan pesawat sipil maupun militer sekaligus memperkuat industri kedirgantaraan nasional.

“KSAU menyampaikan bahwa TNI AU pada prinsipnya siap mendukung pengembangan Bandara Kertajati,” ujar dia.

Menurut dia, TNI AU telah memiliki pengalaman memanfaatkan fasilitas penerbangan di kawasan tersebut untuk berbagai kegiatan latihan dan operasi penerbangan.

Meski demikian, arah pengembangan Bandara Kertajati masih memerlukan pembahasan lanjutan antara pemerintah dan sejumlah kementerian/lembaga terkait.

Pembahasan itu diperlukan untuk menentukan model pemanfaatan kawasan serta menyusun peta jalan pengembangannya ke depan.

Baca juga: Pemerintah Matangkan Konsep Aerospace Park di Bandara Kertajati Usai Wacana Bengkel Hercules

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan RI menerima tawaran Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth dengan menjadikan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka sebagai pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) Pesawat Angkut Berat C-130 Hercules se-Asia.

"Dia menawarkan, dan ini tidak ada di negara ASEAN. Dia menawarkan, ‘Bagaimana kalau pemeliharaan C-130 di seluruh Asia saya pusatkan di Indonesia atas biaya kami?’. Saya lapor (ke) Bapak Presiden, ‘kasih Kertajati’. Nah, kita sedang bekerja untuk itu," kata Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR, Selasa (19/5/2026) lalu.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membenarkan soal tawaran dari AS itu.

“Terkait pernyataan Bapak Menhan tersebut, saat ini memang terdapat rencana untuk menyiapkan kawasan Bandara Kertajati sebagai salah satu pusat Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) pesawat C-130/Hercules di kawasan Asia,” ujar Rico saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026).

Rico mengungkapkan bahwa pemilihan Bandara Kertajati mempertimbangkan ketersediaan lahan yang luas serta fasilitas pendukung penerbangan sudah memadai.

Baca juga: Menimbang Untung Rugi bagi Indonesia jika Kertajati Jadi Bengkel Hercules Asia

Perwira tinggi TNI AD itu menjelaskan, pengembangan Bandara Kertajati sebagai MRO C-130 Hercules se-Asia dilakukan secara bertahap.

“Diarahkan untuk mendukung Indonesia sebagai hub pemeliharaan Hercules di kawasan,” ucap dia.

Menurut Rico, hal ini sejalan dengan upaya penguatan kemandirian industri pertahanan dan dukungan logistik penerbangan strategis nasional.

Tag:  #siapkan #kajian #rencana #internal #untuk #pengembangan #bandara #kertajati

KOMENTAR