Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
Anggota Pramuka mebawa foto sosok Kaka Herman Sulistyo, korban tabrak lari di jembatan bitung, dalam prosesi upacara pemakaman almarhum di Kota Tangerang, Banten, Minggu (7/6/2026). ANTARA/HO-Pramuka.Id
21:44
11 Juni 2026

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Penyelidikan kasus tabrak lari yang menewaskan tokoh Pramuka Tangerang Raya, Herman Sulistyo (71), mulai menemukan titik terang. Satlantas Polresta Tangerang mengaku telah mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Serang KM 11, dekat Jembatan Bitung, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kasatlantas Polresta Tangerang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan penyidik saat ini masih mendalami keterlibatan kendaraan tersebut sebelum menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/6) dini hari itu.

"Prosesnya masih kita lidik, namun ada kendaraan yang kita duga terlibat, dan masih kita dalami," kata Fery di Tangerang, Kamis.

Dari hasil analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi menemukan petunjuk yang mengarah pada satu unit kendaraan roda enam jenis Mitsubishi. Kendaraan itu diduga memiliki keterkaitan dengan kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Meski demikian, Fery menegaskan penyidik belum dapat memastikan kendaraan tersebut sebagai pelaku tabrak lari karena proses penyelidikan masih berlangsung.

"Saat ini masih kita proses lidik dari kejadian itu," ujarnya.

Untuk memperkuat pembuktian, polisi telah memeriksa lima orang saksi yang dianggap mengetahui atau memiliki informasi terkait insiden tersebut.

Ilustrasi ChatGPT korban tabrak lari di kota Makassar [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus] Ilustrasi ChatGPT korban tabrak lari di kota Makassar [SuaraSulsel.id/Muhammad Yunus]

"Sudah, sekarang ada lima orang kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi," kata Fery.

Sebelumnya, Satlantas Polresta Tangerang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai petunjuk guna mengungkap identitas pengemudi yang melarikan diri usai kecelakaan.

Berdasarkan kronologi awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat Herman sedang bersepeda. Sebuah truk yang belum diketahui identitasnya diduga menabrak korban sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

"Kendaraan truk ini melarikan diri, di mana datang dari arah Bitung menuju arah Cikupa sesampainya di TKP, terlibat kecelakaan lalu lintas dengan penggoes sepeda oleh Herman, akibat dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut meninggal dunia," terangnya.

Usai kejadian, korban dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk menjalani pemeriksaan dan visum. Polisi juga berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk mempercepat proses pemberian santunan kepada keluarga korban.

"Kita juga kordinasi dengan Jasa Raharja untuk percepatan klaim/santunan," ujar Fery.

Editor: Bella

Tag:  #tabrak #lari #tewaskan #tokoh #pramuka #tangerang #polisi #kantongi #identitas #kendaraan

KOMENTAR