Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?
Kabar kurang sedap menghampiri persiapan skuad Garuda jelang ajang FIFA Series 2026 menyusul adanya polemik status kewarganegaraan yang menyeret nama Dean James di Belanda.
Pemain andalan Timnas Indonesia tersebut baru-baru ini digugat oleh klub NAC Breda karena dianggap tidak sah bermain di kompetisi kasta tertinggi Eredivisie.
Gugatan ini langsung memunculkan tanda tanya di kalangan penggemar terkait potensi batalnya sang bek kiri bergabung dengan pemusatan latihan asuhan pelatih John Herdman di Jakarta.
Pihak NAC Breda secara blak-blakan menuding klub Go Ahead Eagles telah melakukan pelanggaran administrasi karena tetap mendaftarkan sang pemain sebagai warga negara Belanda.
Padahal, pesepak bola keturunan Surabaya itu diketahui telah resmi menjalani proses naturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada tanggal 10 Maret 2025 di Roma, Italia.
Proses pengambilan sumpah setia itu bahkan dilakukannya bersamaan dengan dua pemain keturunan lainnya yakni Emil Audero dan Joey Pelupessy.
Sejak resmi menjadi WNI, ia telah mencatatkan lima kali penampilan bersama skuad Merah Putih di laga uji coba internasional maupun Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menyikapi tudingan serius dari tim rival, Direktur Go Ahead Eagles yakni Jan-Willem van Dop akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi panjang lebar.
Manajemen klub bersikeras bahwa sang pemain masih sah terdaftar sebagai warga negara Belanda berdasarkan data resmi dari sistem pemerintahan setempat.
“Kami login ke Mijn Overheid, dan di sana tertulis jelas, kewarganegaraan Belanda,” kata Van Dop seperti dilansir dari Oost.
Petinggi klub tersebut menanggapi sangat santai laporan administratif yang diajukan oleh pihak lawan ke otoritas liga.
“Saya bahkan tidak berdebat. Saya hanya bilang, ‘silakan, semoga sukses’,” ujar Van Dop.
Menurut pandangannya, keberatan yang diajukan oleh NAC Breda terasa cukup janggal karena kasus serupa di masa lalu tidak pernah berujung pada pengulangan pertandingan.
“Dulu hanya kena denda, tidak ada laga ulang. Kenapa sekarang harus berbeda?” kata Van Dop.
Pihaknya bahkan menyatakan siap mengambil langkah hukum yang tegas jika otoritas sepak bola memberikan perlakuan yang tidak adil kepada klubnya.
“Kalau berbeda, saya akan ke pengadilan. Harus jelas semuanya, dan kami harus dapat perlakuan harus sama,” tegas Van Dop.
Ia kembali menekankan bahwa status administrasi kependudukan sang pemain sama sekali tidak perlu dijadikan bahan perdebatan yang berlarut-larut.
“Kami cek di Mijn Overheid, dan tertulis jelas: kewarganegaraan Belanda. Itu sudah cukup jelas,” tegas Van Dop lagi.
Sang direktur juga secara khusus menyoroti adanya perbedaan mendasar antara status pencabutan dokumen paspor dengan pencatatan kewarganegaraan seseorang di mata hukum.
“Kalau paspor harus dicabut, harus ada permintaan resmi. Itu tidak pernah terjadi,” jelas Van Dop.
Di tengah polemik yang terus berkembang liar, tim pelatih tetap memberikan kepercayaan penuh kepada Dean James untuk bertanding melawan FC Utrecht.
“Kalau tidak dimainkan, seolah kami mengaku bersalah. Padahal kami tidak merasa melakukan kesalahan,” kata Van Dop.
Hingga saat ini, bek kiri tersebut masih berstatus sebagai salah satu dari 24 pemain pilihan John Herdman untuk memperkuat skuad Garuda pada 27-30 Maret mendatang.
Tag: #dean #james #batal #gabung #timnas #indonesia #usai #status #kewarganegaraan #jadi #polemik