Pengamat Sebut Luke Vickery Masih Harus Bersaing untuk Masuk Timnas Indonesia
- Pengamat sepak bola Indonesia, Mohamad Kusnaeni, menilai Luke Vickery memiliki peluang untuk berkembang.
Luke Vickery disebut punya kecepatan dan kemampuan bermain di lini depan.
“Vickery ini pemain potensial. Usianya masih muda dan dia punya kecepatan serta skill bermain yang bagus,” kata Kusnaeni, dilansir dari ANTARA.
Ia juga menyinggung pengalaman pemain milik Macarthur FC itu bersama Timnas Australia U19 sebagai bukti kualitasnya.
“Bukti bahwa dia pemain potensial tercermin dari panggilan timnas Australia U19 untuknya."
"Ini menunjukkan bahwa bakatnya sudah dipantau secara serius oleh negeri tetangga kita.”
Meski begitu, pemain berusia 20 tahun tersebut masih berada pada tahap awal karier profesional.
Baca juga: Dean James Dicoret Timnas Indonesia, Sumardji: Tak Ada Masalah dengan Paspor
Persaingan Ketat di Lini Depan
Kusnaeni menilai kehadiran Vickery bisa memberi tambahan opsi bagi Timnas Indonesia.
Gaya bermain tim dengan formasi 3-4-3 atau 4-3-3 dinilai cocok dengan karakter pemain seperti dirinya.
Namun, peluang masuk skuad utama tidak mudah. Vickery harus bersaing dengan sejumlah pemain lain di posisi serupa.
“Namun tidak otomatis Vickery akan langsung mendapat kepercayaan," terang Kusnaeni.
Pengamat sepak bola, Mohamad Kusnaeni berforo di depan banner Liga Berjenjang U-16 Piala Menpora 2019.
"Sebab di posisi dia saat ini ada beberapa pemain yang tak kalah bagus, seperti Miliano Jonathans, Eliano (Reijnders), atau bahkan Yakub Sayuri."
"Kita juga masih punya nama-nama lain seperti Beckham (Putra), Egy (Maulana Vikri), dan Witan (Sulaeman),” tutur Kusnaeni.
Persaingan tersebut membuat peluang Vickery bergantung pada perkembangan performa dalam beberapa waktu ke depan.
Baca juga: Harapan Pelatih Persib untuk Dua Personel Maung di Timnas Indonesia
Pantauan PSSI dan Peluang Naturalisasi
Nama Vickery belakangan ramai dibicarakan sebagai pemain diaspora dengan garis keturunan Indonesia.
Luke Vickery disebut memiliki darah Indonesia dari nenek pihak ibu.
Kusnaeni menilai PSSI perlu menjaga komunikasi dengan pemain seperti Vickery agar tetap terbuka peluang bergabung ke tim nasional.
“Ada banyak pemain diaspora berbakat seusia dengan Vickery. Tugas PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) adalah terus memantau perkembangan mereka sekaligus merawat komunikasinya,” ujar Kusnaeni.
Baca juga: Komposisi Pelatih Timnas Indonesia Disebut Sarat Pengalaman dan Energi Baru
“Sehingga, jika suatu saat dibutuhkan, kita tidak kesulitan mendapatkan tambahan pemain berkualitas."
"Naturalisasi kan bukan semata soal kemampuan pemain, tapi juga mempertimbangkan kebutuhan tim nasional itu sendiri,” pungkasnya.
Musim ini, Vickery mencatat empat gol dan satu assist di Liga Australia.
Ia juga tampil sebagai starter dalam 13 dari 22 pertandingan, meningkat dibanding musim sebelumnya.
Tag: #pengamat #sebut #luke #vickery #masih #harus #bersaing #untuk #masuk #timnas #indonesia