Klaim Sepihak CONMEBOL, Argentina Juara Finalissima 2026
Megabintang Argentina, Lionel Messi, melambaikan tangan kepada para suporter setelah kemenangan timnas Tango di Finalissima, Italia vs Argentina, di Stadion Wembley, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.(AFP/GLYN KIRK)
01:14
29 Maret 2026

Klaim Sepihak CONMEBOL, Argentina Juara Finalissima 2026

Ajang Finalissima 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina semula digelar apda awal bulan ini meski akhirnya dibatalkan.

Pertandingan Spanyol vs Argentina di Finalissima 2026 awalnya akan digelar di Qatar, namun karena ketegangan yang masih berlangsung di Timur Tengah, lokasi pertandingan harus dipindahkan.

Sejumlah tempat sempat diusulkan termasuk Stadion Bernabeu sebagai lokasi usulan terakhir meski akhirnya tidak menemui kata sepakat di antara kedua pihak.

Baca juga: Dilibas Argentina 1-2, Pelatih Mauritana: Lionel Messi Dilarang Pensiun!

UEFA menuding Asosiasi Sepakbola Argentina sebagai penyebab pembatalan Finalissima, dengan alasan mereka menolak semua opsi lokasi yang diajukan.

Namun, CONMEBOL memberikan pandangan berbeda dengan menuding pihak Spanyol sebagai penyebabnya karena lokasi pertandingan yang dipilih dinilai menguntungkan tim tuan rumah.

Pertandingan batal digelar usai Argentina dan federasinya menolak semua opsi yang diajukan oleh RFEF atau UEFA.

Baca juga: Senyum Lionel Messi Sambut Gol Debut Nico Paz untuk Argentina

Argentina Juara Finalissima 2026

Karena Spanyol dianggap sebagai sumber masalah, Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez menilai jika Argentina menjadi pemenang di edisi kali ini.

Berdasarkan laporan Cadena SER, Alejandro Dominguez merasa Spanyol dianggap tidak hadir pada pertandingan tersebut.

Argentina yang berstatus juara bertahan dinilai berhasil meraih gelar juara untuk kali kedua di Finalissima meski pengakuan tersebut tak bisa dianggap resmi.

Baca juga: Hasil Argentina Vs Mauritania 2-1: Messi Tak Starter, Albiceleste Kunci Kemenangan

Penyerang timnas Spanyol Mikel Oyarzabal merayakan gol kedua ke gawang Serbia. Hasil Spanyol vs Serbia bergulir di Estadio de la Ceramica, di Villarreal, Spanyol, pada Sabtu dini hari WIB.AFP/JOSE JORDAN Penyerang timnas Spanyol Mikel Oyarzabal merayakan gol kedua ke gawang Serbia. Hasil Spanyol vs Serbia bergulir di Estadio de la Ceramica, di Villarreal, Spanyol, pada Sabtu dini hari WIB.

"Argentina adalah juara dua kali Finalissima. Spanyol tidak hadir," kata Alejandro Dominguez.

Pernyataan tersebut dikeluarkan awal pekan ini dan memberikan kesempatan bagi Federasi Sepakbola Spanyol untuk memberikan tanggapan atas klaim CONMEBOL.

Respons dari RFEF

Menyoroti klaim sepihak dari Alejandro Dominguez, Presiden RFEF, Rafael Louzan, menyampaikan pandangannya terhadap komentar tersebut.

Louzan merasa jika Spanyol sudah mempersiapkan segalanya agar pertandingan tetap digelar meski berakhir dengan penolakan.

"Itu lelucon, bukan? Saya bercanda. Mari kita jelaskan bahwa Spanyol telah melakukan segala upaya agar Finalissima ini dapat dimainkan," ujarnya dikutip dari Cadena SER.

"Kami tidak mengajukan syarat apapun. Oleh karena itu, jelas bahwa Spanyol sangat ingin melaksanakan pertandingan ini. Jika pihak lain tidak memiliki keinginan yang sama, saya tidak tahu... Saya pikir kita akan memainkannya suatu saat nanti."

Baca juga: Agenda Timnas Argentina Berantakan Usai Finalissima 2026 Batal Digelar

Situasi ini memicu tensi antara Spanyol dan Argentina, yang berpeluang saling berhadapan di Finalissima selanjutnya.

Tak hanya itu, keduanya juga berpotensi bertemu di Piala Dunia musim panas ini, mengingat status mereka sebagai kandidat kuat peraih gelar di Amerika Utara.

"Saya ingin memahaminya, tapi jika tidak, kita akan bertemu di Piala Dunia," tambahnya.

Tag:  #klaim #sepihak #conmebol #argentina #juara #finalissima #2026

KOMENTAR