Kontras dengan Guti Hernandez, Fermin Lopez Akui Telat Sadari Bakatnya
Lamine Yamal merayakan gol dengan Fermin Lopez dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Villarreal CF di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 28 Februari 2026. (Foto oleh MANAURE QUINTERO / AFP)(AFP/MANAURE QUINTERO)
19:13
1 April 2026

Kontras dengan Guti Hernandez, Fermin Lopez Akui Telat Sadari Bakatnya

Gelandang muda andalan Barcelona, Fermin Lopez, baru-baru ini berbagi kisah mengenai titik balik dalam perjalanan kariernya di pentas Liga Spanyol.

Menariknya, Fermin Lopez mengaku baru benar-benar menyadari bahwa dirinya mampu menembus level profesional saat usianya sudah menginjak 19 tahun.

Hal tersebut menjadi sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan bagi talenta sekelasnya.

Dalam sebuah sesi bincang-bincang bersama Miki Nunez, Fermin Lopez merefleksikan momen krusial yang terjadi setelah ia menyelesaikan masa peminjaman di Linares.

Pengalaman tersebut menjadi gerbang utama bagi sang pemain untuk bergabung dalam latihan pramusim tim senior dan meyakinkan dirinya bahwa ia layak bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Baca juga: Fermin Lopez Pilih Beli Barang Ini Saat Terima Gaji Pertama di Barcelona

Kisah yang dibagikan ini terasa kontras dengan pengalaman Guti Hernandez.

Mantan bintang Real Madrid tersebut, yang juga hadir dalam wawancara, mengaku sudah mendapatkan kontrak profesional sejak usia 18 tahun.

Sementara bagi Fermin, keyakinan itu baru muncul setelah ia mencicipi atmosfer latihan tim utama di bawah arahan pelatih saat itu.

“Bagi saya, itu terjadi belum lama ini, yaitu ketika saya berusia 19 tahun dan menjalani latihan pramusim bersama tim utama, setelah baru saja kembali dari masa peminjaman di Linares, dan ketika pramusim berakhir saya berkata: 'Ini benar-benar nyata',” kenang Fermin dikutip dari Barca Universal.

Uniknya, barang pertama yang dibeli pemain asal Spanyol ini saat mulai mandiri secara finansial bukanlah mobil mewah atau properti.

Ia memilih barang yang sangat fungsional. "Tepat sekali, sebuah iPhone," tuturnya dengan sederhana.

Loyalitas di Camp Nou dan Kedisiplinan Hansi Flick

Baca juga: Barcelona Berpeluang Lepas Jules Kounde, 3 Raksasa Liga Inggris Mengantre

Performa gemilang yang ditunjukkan sang gelandang di LaLiga musim ini, dengan catatan 12 gol dan 16 assist, membuatnya menjadi buruan klub-klub besar, termasuk godaan gaji fantastis dari Arab Saudi.

Fermin Lopez (kanan) dan Lamine Yamal merayakan kemenangan di akhir pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Levante UD di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 22 Februari 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)AFP/JOSEP LAGO Fermin Lopez (kanan) dan Lamine Yamal merayakan kemenangan di akhir pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara FC Barcelona vs Levante UD di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 22 Februari 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)

Namun, kecintaannya pada klub asal Katalunya itu tak tergoyahkan. Ia menegaskan keinginannya untuk tetap merumput di Camp Nou dalam waktu yang lama.

“Tidak. Ini tergantung pada setiap individu, pada situasi setiap pemain, tetapi bagi saya, berada di Barça adalah tujuan utama. Itu adalah impian saya,” tegasnya.

“Kamu selalu menginginkan lebih, tentu saja, tapi aku baik-baik saja.”

Di sisi lain, sang pemain juga memberikan bocoran mengenai ketatnya aturan kedisiplinan di bawah asuhan pelatih Hansi Flick.

Meski mengetahui adanya sanksi denda bagi pemain yang terlambat, ia mengaku belum pernah terkena sanksi tersebut karena selalu berusaha profesional.

Baca juga: 3 Alternatif Barcelona jika Gagal Permanenkan Marcus Rashford

“Saya tidak tahu jumlah pastinya, karena hal itu belum pernah terjadi pada saya,” ungkap Fermin Lopez.

Ia menutup pembicaraan dengan prinsip bahwa setiap pemain profesional harus siap dengan aturan finansial klub.

“Saya tahu ada sanksi finansial jika Anda terlambat latihan. Tapi itu adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi pada Anda.”

Tag:  #kontras #dengan #guti #hernandez #fermin #lopez #akui #telat #sadari #bakatnya

KOMENTAR