Respons Lamine Yamal Setelah Chant Islamophobia di Laga Timnas Spanyol
Pertandingan FIFA Matchday Timnas Spanyol vs Mesir pada Selasa (31/3/2026 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB itu diwarnai insiden chant ofensif dari sebagian penonton yang menargetkan pemain Mesir, termasuk saat lagu kebangsaan berkumandang sebelum kickoff.(AFP/LLUIS GENE)
05:29
2 April 2026

Respons Lamine Yamal Setelah Chant Islamophobia di Laga Timnas Spanyol

– Bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol, Lamine Yamal, melontarkan kecaman keras terhadap insiden chant rasis yang terjadi dalam laga uji coba antara Spanyol dan Mesir di Stadion RCDE, Cornella.

Pertandingan FIFA Matchday Timnas Spanyol vs Mesir pada Selasa (31/3/2026 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB itu diwarnai insiden chant ofensif dari sebagian penonton yang menargetkan pemain Mesir, termasuk saat lagu kebangsaan berkumandang sebelum kickoff.

Terdengar nyanyian dari sebagian penonton yang berbunyi “siapa yang tidak melompat adalah Muslim”, yang memicu kontroversi luas.

Pihak stadion kemudian mengeluarkan peringatan resmi saat jeda pertandingan, meminta suporter menghentikan segala bentuk nyanyian yang bersifat ofensif, diskriminatif, atau rasis.

Baca juga: Buntut Nyanyian Islamofobia di Laga Kontra Mesir, Spanyol Terancam Sanksi FIFA

Melalui unggahan di media sosial, Yamal menegaskan sikapnya sebagai seorang Muslim sekaligus mengecam keras tindakan tersebut.

“Saya seorang Muslim, alhamdulillah. Nyanyian seperti itu memang ditujukan kepada tim lawan dan bukan kepada saya secara pribadi, tetapi tetap saja itu tidak sopan dan tidak bisa ditoleransi,” tulis Yamal.

Pemain FC Barcelona itu juga menilai penggunaan agama sebagai bahan ejekan mencerminkan sikap terburuk dalam sepak bola.

“Sepak bola seharusnya dinikmati, bukan digunakan untuk merendahkan orang karena siapa mereka atau apa yang mereka yakini,” lanjutnya.

          View this post on Instagram                      

A post shared by @lamineyamal

Investigasi dan Ancaman Sanksi

Insiden tersebut kini dalam penyelidikan otoritas keamanan Catalonia, Mossos d'Esquadra, yang membuka investigasi atas dugaan tindakan Islamofobia dan xenofobia.

Selain itu, PSSI-nya Spanyol (RFEF) berpotensi menghadapi sanksi sesuai regulasi disiplin FIFA.

Keputusan akhir akan bergantung pada laporan wasit Georgi Kabakov, termasuk kemungkinan penutupan sebagian stadion pada laga berikutnya serta denda finansial.

Baca juga: Hasil Spanyol Vs Mesir 0-0, La Roja Terusir dari Posisi 1 Dunia

RCD Espanyol sebagai tuan rumah stadion turut mengeluarkan pernyataan resmi yang mengecam keras perilaku tersebut.

Klub juga menyatakan keberatan atas generalisasi yang menyudutkan seluruh suporter mereka akibat insiden tersebut.

Sejumlah pejabat pemerintah Spanyol turut menyampaikan kecaman terhadap tindakan rasis yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

RFEF juga mengutuk chants Islamophobia tersebut sementara pelatih timnas Spanyol Luis de la Fuente mengatakan bahwa ia merasa "sangat jijik terhadap segala bentuk sikap xenofobia atau rasis."

Tag:  #respons #lamine #yamal #setelah #chant #islamophobia #laga #timnas #spanyol

KOMENTAR