Liverpool Tanpa Shot on Target, Skema 5 Bek Arne Slot Tuai Kritik
- Liverpool mendapat kritik usai kalah 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final Liga Champions (UCL) di Paris, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Liverpool dinilai tampil pasif sejak awal laga karena memilih menggunakan skema lima bek.
Dalam pertandingan tersebut, Liverpool tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Ini menjadi kali pertama sejak November 2020 mereka gagal membuat shot on target di Liga Champions.
Arne Slot menurunkan tiga bek tengah, yakni Joe Gomez, Ibrahima Konate, dan Virgil van Dijk.
Pos bek sayap diisi Milos Kerkez dan Jeremie Frimpong. Keputusan ini langsung menjadi perhatian.
Mantan kiper Inggris, Paul Robinson, menilai pendekatan tersebut memberi sinyal negatif sejak awal pertandingan.
"Liverpool tampil buruk, benar-benar buruk," kata Robinson kepada BBC.
"Mereka mengubah sistem, mereka bermain dengan 5 pemain belakang."
"Dari peluit pertama, mereka tunduk pada PSG, mereka menyerahkan kendali kepada lawan."
Baca juga: Alasan Arne Slot Simpan Mo Salah Saat Liverpool Dibungkam PSG
Liverpool Kehilangan Kendali
Dominasi PSG terlihat jelas sepanjang laga. Tim tuan rumah menguasai bola hingga 74 persen dan mencatatkan 733 operan. Sementara Liverpool hanya membuat 255 operan.
Menurut Robinson, perubahan sistem membuat Liverpool tidak bermain kompak.
Ia menilai keputusan memakai lima bek justru membuat tim terlihat hanya fokus bertahan.
Penyerang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, melewati kiper Liverpool Giorgi Mamardashvili, untuk mencetak gol kedua PSG lawan The Reds. Laga Liga Champions PSG vs Liverpool berlangsung di Parc de Princes, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.
Baca juga: Barcelona vs Atletico Madrid 0-2: Hansi Flick Persoalkan Kinerja VAR
"Liverpool tidak terlihat kohesif dengan sistem itu. Segera setelah Anda memakai 5 bek, aromanya langsung menyerah dan Anda menjadi tim yang hanya akan bertahan."
Ia juga menambahkan bahwa keputusan tersebut tidak membantu tim dalam menyerang maupun memperbaiki kelemahan.
"Formasi itu tidak memaksimalkan kekuatan Liverpool maupun memperbaiki kelemahannya."
Van Dijk Akui Performa Menurun
Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengakui timnya tidak tampil maksimal dalam laga ini.
Ia menyebut pertandingan berjalan sulit sejak awal.
"Kerja yang berat. Kami sudah memperkirakannya. Saya pikir kami bertahan dengan banyak orang di sekitar kotak penalti," ujarnya.
"Sayangnya, gol pertama terjadi setelah bola berbelok arah."
Baca juga: Barcelona Vs Atletico Madrid 0-2: Araujo Sesali Dominasi Sia-sia Blaugrana
Van Dijk juga menyinggung peluang serangan balik yang tidak dimaksimalkan dengan baik.
"Kami mendapatkan beberapa momen kecil dalam kesempatan serangan balik yang mana kami harus lebih baik dalam menyelesaikannya."
Ia berharap timnya bisa tampil lebih baik pada leg kedua di Anfield, terutama dalam penguasaan bola.
"Mudah-mudahan kami bisa melakukan lebih baik di Anfield nanti terutama dalam hal penguasaan bola," pungkas Van Dijk.
Tag: #liverpool #tanpa #shot #target #skema #arne #slot #tuai #kritik